Showing posts with label wisata padang. Show all posts
Showing posts with label wisata padang. Show all posts

Indahnya Danau Kembar

Diposting oleh malamjumat on Mar 27, 2013

Sumatera Barat memang terkenal dengan keindahan alamnya. Keindahannya tersebar di setiap kabupaten maupun kota. Mulai dari Kota Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Sawahlunto, Pesisir Selatan, Solok, dan sebagainya. Untuk Kabupaten Solok, diberi julukan "Negeri Seribu Danau". Di kabupaten ini terdapat beberapa danau dengan keindahan yang luar biasa, salah satunya Danau Kembar.

Danau Kembar terletak di daerah Bungo Tanjung, Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Karena berada di dataran tingi, wisata ini memiliki udara yang sangat dingin. Jaraknya sekitar 60 km dari ibukota Sumatera Barat, Padang.

Sesuai dengan namanya danau kembar terdiri atas dua danau yang letaknya saling berdekatan. Keduanya memiliki nama yang berbeda, danau yang pertama dinamakan Danau Diatas dan yang kedua Danau Dibawah. Jarak antara danau yang satu dengan yang lainnya hanya sekitar 1 km.

Keperawanan alam dan kebudayaan, adalah dua potensi yang menjadi modal pengembangan pariwisata derah yang juga terkenal sebagai penghasil beras kelas satu. Kesadaran akan potensi pariwisatanya, saat ini Pemkab Solok mulai memperbaiki akses menuju tempat wisata. Perbaikan ini guna menambah kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
Di sekitar danau terdapat beberapa cottage yang siap untuk disewakan. Selain itu, wisatawan bisa menikmati tour keliling danau menggunakan perahu sewaan milik warga. Sebelum merambah Danau Dibawah, wisatawan dapat beristirahat  di tempat yang sudah disediakan sambil menyantap makan siang.



Selengkapnya Indahnya Danau Kembar

Danau Ajaib Tarusan Kamang

Diposting oleh malamjumat on Mar 26, 2013

Kawasan Tarusan Kamang, yang terletak di Jorong Halalang dan Babukik, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Magek, Kabupaten Agam, merupakan salah satu kawasan wisata menarik. Tidak jauh dari Bukittinggi, sekitar 5 km atau 95 km dari ibukota Sumatera Barat, Padang.

Alasannya, kawasan itu menyimpan misteri, yang sampai kini belum terpecahkan. Di sisi lain, alamnya memang indah. Kawasan perbukitan sekitar tarusan masih asri. Hijauan tersebut meruakan salah satu daya tarik, di samping keanehan yang diyakini sebagai kebesaran Ilahi.

Karena kawasan itu masih sangat alami, untuk menjadikannya sebagai sebuah objek wisata diperlukan bebagai pembenahan, seperti pembenahan jalan, kawasan seputar tarusan (telaga), dan pembangunan infrastruktur lainnya.

Ketika musimnya, ia akan kering kerontang, meninggalkan air sejengkal di tengahnya. Namun, ketika musimnya, air akan berlimpah dan membentuk telaga yang sangat luas. Air yang mengalir ke tarusan tidak berasal dari anak sungai, namun bandar-bandar kecil yang lewat di antara persawahan dan tambak warga.

Tanpa menunggu hujan berkepanjangan, cukup rinai, tarusan ini ajaibnya bisa memiliki air yang berlimpah-ruah, hingga bisa menenggelamkan jalan pemukiman di sekitarnya.

Namun, tiba-tiba pula air itu akan hilang dengan sendirinya. Masyarakat sekitar menyakini, di ujung telaga ini ada puputan atau putaran air, berupa celah tempat keluar air di sela-sela tebing bukit barisan yang mengapit telaga ini.

Diapit bukit barisan yang masih asri, Tarusan Kamang juga dihadang bukit panjang yang membatasi Nagari Kamang Mudiak dan Kamang Hilia. Keberadaan bukit-bukit ini menciptakan suasana sejuk di sekitarnya.

Keasrian alam menjadi daya tarik lainnya. Di sekitar Tarusan Kamang terdapat area persawahan masyarakat yang hamparannya bertingkat-tingkat, sehingga elok dipandang mata. Selain itu ada hamparan tambak yang ketika air telaga melimpah, ikut menenggelamkan tambak berserta isinya. Ikan-ikan yang lepas ke telaga kemudian diburu sebagai milik bersama.

Satu lagi keelokkan pemandangan di Tarusan Kamang adalah hamparan rerumputan yang menghijau. Ketika air surut, hamparan rerumputan itu akan terlihat jelas. Saat itulah kerbau-kerbau berburu rumput segar ke dasar telaga.


Selengkapnya Danau Ajaib Tarusan Kamang

Keindahan dari Puncak Bukit Langkisau

Diposting oleh malamjumat on

Tidak hanya Ngarai Sianok atau Lembah Anai maupun Pantai Padang, Sumatera Barat punya Bukit Langkisau yang tak kalah memesona. Dari atas bukit, bisa terlihat pemandangan di sekitar Kabupaten Pesisir Selatan. Panorama Pantai Carocok dari atas Bukit Langkisau memang luar biasa indah. Bukit Langkisau ini sekitar 80 km dari Kota Padang.

Tempat ini terkenal sebagai arena untuk paralayang. Anda akan terbang di atas ketinggian lebih dari ratusan meter dengan lautan, pantai, rumah penduduk, dan juga pulau-pulau kecil di bawah kaki tempat berpijak.

Ketinggian Bukit Langkisau mencapai lebih dari 200 mdpl. Dari atas bukitnya, Anda akan terbang dengan parasut seperti burung yang sedang terbang di angkasa. Rasakan hembusan angin kencang saat Anda mengendalikan parasutnya. Teriaklah dan luapkan emosi Anda saat di udara. Inilah kegiatan yang berbeda dan menantang.

Selengkapnya Keindahan dari Puncak Bukit Langkisau

Menikmati Eksotisnya Puncak Lawang

Diposting oleh malamjumat on

Puncak Lawang merupakan nama suatu puncak dataran tinggi di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Dari tempat ini, kita bisa meihat birunya Danau Maninjau. Puncak Lawang terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Jaraknya sekitar 130 km atau 3 jam perjalanan dari Kota Padang. Ini daerah puncak menuju Danau Maninjau. Dari sini kita dapat melihat pemandangan Danau Maninjau secara utuh.

Dari Danau Maninjau ke kawasan Puncak Lawang, kita akan melewati perjalanan dengan 44 belokan yaitu Kelok 44. Berada di ketinggian ± 1.210 m di atas permukaan laut, kita dapat menikmati keindahan kawasan Danau Maninjau dan Samudra Indonesia.


Dari sini bisa melintasi hutan lindung menuju Embun Pagi. Suasana dan keindahan Embun Pagi tidak kalah saat memandang keindahan di Puncak Lawang. Jika kita ingin berlama-lama menikmati Danau Maninjau atau ingin menikmati Panorama Embun Pagi, jangan lupa singgah dulu di Pasar Matur, guna membeli Kacang Matur kacang rendang yang gurih untuk menemani perjalanan wisata anda nantinya.

 Objek wisata Embun Pagi, terletak tidak seberapa jauh dari objek wisata Danau Maninjau dan juga berada pada ketinggian sekitar ± 1.000 M dari permukaan laut. Berada di Embun Pagi memberikan kebebasan pada Anda untuk melayangkan pandangan menikmati keindahan alam sekitarnya. Dari sini, Anda juga bisa menikmati pesona objek wisata Danau Maninjau dari lain sisi. Berbagai fasilitas pendukung juga tersedia di Maninjau, salah satunya Hotel Maninjau.

Jika kita ingin turun menuju Danau Maninjau dari Embun Pagi, kita dapat menggunakan kendaraan pribadi atau bus umum. Perjalanan ke sana akan mengharuskan kita melewati kawasan Kelok Ampek Puluah Ampek karena memang menjelang sampai di Danau Maninjau, kita akan melalui tikungan tajam sebanyak 44 kali. Pada tiap tikungan yang tajam itu, selalu diberi tanda sudah berapa tikungan yang kita lewati, dan semua tikungan itu berjumlah 44 buah.
Selengkapnya Menikmati Eksotisnya Puncak Lawang

Kekuatan Jembatan Akar di Painan

Diposting oleh Auri Kasturi on Mar 25, 2013

Di Kota Painan, Sumatera Barat, Anda bisa melihat bukti kekuatan alam. Sebuah jembatan kokoh tercipta dari jalinan kayu. Sebuah Jembatan yang cukup unik yang kini menjadi salah satu tempat wisata favorit yaitu Jembatan Akar yang teletak kurang lebih 88 km ke arah selatan dari kota Padang.

Jembatan ini bermula dari kedua pohon beringin yang tumbuh bersebrangan di antara sungai. Menurut legenda ada seorang tokoh adat yang membuat kedua akar pohon tersebut saling mengikat antara satu dengan yang lain, beliau bernama Pakih Sokan.

Jembatan yang menghubungkan desa Pulut dan Lubuk Silau ini kurang lebih berusia 100 tahun. Kini jembatan tersebut telah diberi tiang penyangga agar bisa menjaga jembatan agar tetap kokoh. Tempat ini telah menjadi salah satu tempat yang menarik dikunjungi jika anda jalan-jalan di Padang dan Sumatera Barat..

Selengkapnya Kekuatan Jembatan Akar di Painan

Keunikan Simpang Haru Padang

Diposting oleh Auri Kasturi on

Tugu Tali Tigo Sapilin atau yang lebih di kenal dengan sebutan Tugu Simpang Haru ialah sebuah tugu unik dengan bentuk seperti api yang sedang membara dan dihiasi ukiran-ukiran zaman perang.

Tugu ini berada di tengah Kota Padang dan sering dijadikan acuan arah bagi masyarakat Kota Padang.
Sejarahnya, Tugu ini didirikan sebagai wujud penghargaan terhadap kaum perempuan.

Bentuk tugu yang seperti tiga lidah api yang terdiri dari Bundo Kanduang atau Ninik Mamak, Alim Ulama dan Cerdik pandai ini, mengambil konsep dari tatanan adat Minangkabau, di mana perempuan menempati posisi yang setara dengan laki-laki.
Selengkapnya Keunikan Simpang Haru Padang

Air Terjun Tanjung Jaro nan Indah

Diposting oleh Auri Kasturi on Mar 23, 2013

Sumatera Barat memang kaya dengan wisata alam. Biasanya wisatawan sudah mengenal Bukittinggi, Padang, Mentawai. Padahal masih banyak daerah lain yang memiliki potensi wisata. Salah satunya adalah di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Di Nagari Simpang Kapuak Kecamatan Mungka Kabupaten Lima puluh Kota terdapat sebuah air terjun yang bagus yaitu air terjun Tanjung Jaro di jorong Balai Tampung Pinang. Jaraknya sekitar 35 km dari Kota Bukittinggi atau 125 km dari Kota Padang.

Yang menarik dari air terjun Tanjung jaro ini adalah airnya yang sejuk dikelilingi oleh alamnya yang masih perawan.Walau di musim kemarau Air Terjun Tanjung jaro ini tidak mengalami kekeringan.

Air terjun yang tingginya mencapai 20 meter ini mempunyai debit air yang besar,menurut peneliti dari pemda lima puluh kota Air terjun tanjung jaro ini mempunyai debit 80 m3/detik. Air terjun Tanjung Jaro ini memiliki tiga tingkat air terjun,tiap-tiap tingkatnya ada lubuk yang dibatasi oleh batu-batu besar.

Lubuk-lubuk di air terjun Tanjung Jaro ini sangat bagus untuk mandi-mandi.Saat hari-hari libur tidak sedikit anak-anak atau wisatawan lokal yang mandi di lubuk Tanjung jaro ini.
Selengkapnya Air Terjun Tanjung Jaro nan Indah

Taman Wisata Alam Rimbo Panti yang Rimbun

Diposting oleh Auri Kasturi on

Taman wisata ini adalah bagian dari cagar alam seluas 570 ha. Objek wisata alam berhawa sejuk dengan spesies herbarium tanaman langka ini, hanya berjarak 180 km dari Kota Padang. Di areal ini, selain dikenal dengan herbarium juga masih didiami oleh binatang langka yang dilindungi seperti: Harimau Sumatera, Macan Tutul, Tapir, Rusa, Kambing Hutan, Beruang Madu, Siamang dan ratusan jenis burung.

Kawasan objek wisata Rimbo Panti,berada di lintasan jalan Sumatera yang membuat daya tarik tersendiri bagi wisatawan, letaknya yang sangat strategis membuat wisatawan mudah menjangkau daerah ini. Objek wisata rimbo panti ini memiliki banyak spesies tanaman pohon yang mampu dikelola secara optimal untuk menjadi daya tarik pengunjung. Selain itu disana juga mempunyai kolam pemandian air panas dengan suhu 100 derajat celcius.

Kecamatan Panti memiliki taman wisata air panas. Di sini terdapat sumber air dengan suhu airnya mencapai 100 derajat celcius, yang merupakan tingkat titik didih air. Penjaga taman mengatakan, bila merebus telor hanya memakan waktu 10 menit saja.

Transportasi

Oplet: Bukittinggi – Lubuk Sikaping – Rimbo Panti, sekitar 130 km dan memakan waktu 3 jam perjalanan.
 
Bus: Padang – Bukittinggi – Lubuk sikaping – Rimbo Panti, sekitar 229 km dan memakan waktu 6 jam perjalanan.
Selengkapnya Taman Wisata Alam Rimbo Panti yang Rimbun

Berwisata ke Monumen Equator Pasaman

Diposting oleh Auri Kasturi on

Monumen ini adalah tugu lintasan khatulistiwa berupa bola dunia yang disangga oleh tiga tiang utama. Dari komplek monumen yang memiliki areal seluas 4 ha ini, wisatawan bisa mendatangi Museum Tuanku Imam Bonjol dan beragam souvenir khas Pasaman.

Bonjol sendiri terletak di Pasaman, 110 km dari Bukittinggi atau 200 km dari Kota Padang. Ada yang unik dari monumen ini yaitu setiap pengunjung yang melintas oleh pengelola monumen akan diberikan selembar sertifikat sebagai pertanda kita telah pernah melewati garis tengah dunia itu.

Museum Tuanku Imam Bonjol terletak di kecamatan Bonjol tepat pada garis lintang Khatulistiwa. Pada museum tersebut terdapat benda-benda peninggalan sejarah berupa keris, pedang, kitab-kitab yang menggambarkan perjuangan Tuanku Imam Bonjol sewaktu memimpin perang Padri.
Selengkapnya Berwisata ke Monumen Equator Pasaman

Mentawai, Tempat Selancar Terbaik

Diposting oleh Auri Kasturi on

Padang - Kepulauan Mentawai terkenal dengan keindahan pantainya. Ombaknya yang tinggi bisa dimanfaatkan untuk kegiatan selancar (surfing). Lokasi objek wisata selancar ini dapat dijangkau dengan kapal motor dan pesawat perintis. Jika menggunakan kapal, perjalan ditempuh selama 14 jam dengan rute Padang- Sipora-Muara Siberut.

Selancar merupakan ikon kepulauan Mentawai yang telah dikenal di seluruh dunia. Beberapa kali telah digelar kompetisi surfing internasional di sini. Tidak kurang dari 400 "Spot Surfing" (titik selancar) yang dapat dijadikan lokasi berselancar.
 
Aktivitas selancar bisa dilakukan di beberapa pantai yang terdapat di kepulauan Mentawai. Adapun pantai-pantai tersebut adalah: Pantai Nyangnyang, Pantai Karang Bajat, Pantai Karoniki, dan Pantai Pananggelat Mainuk yang semuanya terletak di Kecamatan Siberut Selatan. Selain di Kecamatan Siberut Selatan, di Kecamatan Sipora juga terdapat beberapa pantai seperti Pantai Katiet Bosua dan Pantai Selatan. Sedangkan di Kecamatan Pagai Utara terdapat Pantai Barat.
 
Keistimewaan
Laut Mentawai, mulai dari ombak hingga dasar lautnya memiliki kekayaan dan potensi yang fantastis. Gulungan ombak besar yang beberapa diantaranya masuk dalam kategori extreme, menjadikan Mentawai sebagai salah satu objek wisata selancar yang digemari di dunia.

Olahraga selancar biasanya dilakukan pada bulan April sampai bulan Oktober. Mengingat, pada bulan-bulan tersebut ombak di kepulauan Mentawai mencapai titik puncaknya dan para peselancar bisa manfaatkannya untuk kegiatan berselancar. Sedangkan pada bulan November sampai bulan Maret, ombak di kepulauan Mentawai tidak begitu tinggi, sehingga tidak cukup menantang untuk digunakan kegiatan berselancar.
 
Lokasi
Kegiatan berselancar ini berlokasi di 3 kecamatan, diantaranya adalah Kecamatan Siberut Selatan, Kecamatan Sipora dan Kecamatan Pagai Utara yang masuk dalam Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Indonesia.
 
Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Untuk memasuki Kepulauan Mentawai para wisatawan bisa menggunakan jasa pemandu atau menggunakan jasa operator tour. Untuk penginapan, di Kepulauan Mentawai tersedia penginapan di sepanjang pinggir pantai.
Selengkapnya Mentawai, Tempat Selancar Terbaik

Ngalau Indah yang Benar-benar Indah

Diposting oleh Auri Kasturi on

Ngalau Indah terletak di Bukit Simarajo yang merupakan kawasan hutan hijau lindung yang memiliki udara yang sejuk dan pemandangan yang cantik.

Ngalau Indah adalah nama sebuah gua di lereng perbukitan yang terdapat di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Di dalamnya terdapat batu stalagmit dan stalaktit yang terbentuk dari proses endapan kapur yang berlangsung selama ratusan tahun. Kedua jenis batu itu diukir divariasikan jenis bentuk, dengan ornamen yang menakjubkan, seperti: ruangan bilik tidur, kursi, dan lain sebagainya. Udara di dalamnya terasa basah dan menyejukkan memberikan kesegaran setelah didera panas di bagian luar.

Lokasinya yang berada di lereng perbukitan, menambah keindahan pemandangan. Menuju ke lokasi, kita akan dihadapkan dengan lereng bukit di sisi kiri dan jurang berkedalaman sekitar lima hingga sepuluh meter di sisi kanan. Jika sebelum memasuki goa kita sudah disuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan, maka di dalam goa pun tak kalah indahnya.

Objek wisata Ngalau Indah ini dapat dicapai dengan menggunakan pengangkutan darat. Dari Kota Padang ke Payakumbuh membutuhkan waktu sekitar tiga jam jika menggunakan kendaraan pribadi. Pintu masuk gua ini berada dekat jalan raya Bukittinggi-Payakumbuh. Dekat pintu masuk ini terdapat sebuah batu mirip gajah. Jika merasa lelah atau lebih lama ingin menikmati keindahan Ngalau boleh berhenti sejenak dan duduk santai di batu-batu ini.

Dari atas bukit-bukit sekitar Ngalau, para pelancong dapat menikmati pemandangan Ngalau dengan lebih bebas, pemerintah daerah mengembangkan beberapa sarana pendukung. Jika ingin informasi lebih lengkap tentang Ngalau Indah ini, jangan ragu untuk menyewa pemandunya. Mereka akan memberikan informasi lengkap.

Jadi tunggu apalagi, happy travelling!

Selengkapnya Ngalau Indah yang Benar-benar Indah

Wisata Sejarah Lubang Jepang

Diposting oleh Auri Kasturi on


Bukittinggi, salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan adalah Lubang Japang ang masih berada di areal pusat kota Bukittinggi. Lubang Jepang Bukittinggi adalah salah satu objek wisata sejarah yang ada di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Berjarak sekitar 90 km dari kota Padang. Lubang Jepang merupakan sebuah terowongan (bunker) perlindungan yang dibangun tentara pendudukan Jepang sekitar tahun 1942 untuk kepentingan pertahanan.

Lubang Jepang adalah bukti sejarah pendudukan Jepang yang masih tersisa hingga sekarang. Lubang gunung yang berdinding batu keras ini panjangnya puluhan meter. Di dalam lorong bawah tanah sepanjang 1,47 km ini, terdapat 21 lorong kecil yang sebelumnya menjadi lorong-lorong untuk keperluan benteng pertahanan, seperti lorong penyimpanan amunisi, bilik serdadu militer Jepang, ruang rapat, ruang makan romusha, dapur, penjara, ruang sidang, ruang penyiksaan, tempat pengintaian, tempat penyergapan, dan pintu pelarian.

Yang unik adalah, karena lorong gua ini punya beberapa saluran untuk ke atas tanah, beberapa lorong dipakai sebagai lorong penyergapan dan pengintaian bagi para penduduk Indonesia yang kebetulan melintasi daerah itu pada masa perang.
Selengkapnya Wisata Sejarah Lubang Jepang

Wisata Museum Kereta Api Sawahlunto

Diposting oleh malamjumat on Mar 22, 2013

Indonesia memiliki dua museum kereta api, yaitu museum kereta api di Ambarawa Jawa Tengah dan Sawahlunto Sumatera Barat. Museum kereta api Sawahlunto terletak di Jl. Kampung Teleng, Desa Pasar, Kecamatan Lembah Segar. Dahulu museum ini adalah stasiun kereta api yang dibangun pada tahun 1918 pada masa kolonial Belanda.

Stasiun ini menjadi museum dan diresmikan oleh wakil Presiden saat itu Jusuf Kalla pada tanggal 17 Desember 2005.

Kota Sawahlunto sendiri terkenal akan tambang batubaranya, sehingga Belanda bersedia menanamkan modal untuk mengeruk hasil bumi ini dengan membangun pemukiman dan fasilitas pertambangan lainnya, salah satunya jalur kereta api Sawahlunto - Emma Haven (Teluk Bayur). 

Pintu Masuk

Saat pertama kali memasuki museum, wisatawan langsung disambut oleh papan besar bertuliskan Stasiun Kereta Api Sawahlunto. Jalur kereta api Sawahlunto - Teluk Bayur memiliki panjang 151,5 kilometer dengan 5 tempat pemberhentian, yaitu di Solok, Batubata, Padang Panjang, Kayu Tanam, dan terakhir di Teluk Bayur Padang. Dibutuhkan waktu kurang lebih 10 jam untuk mengangkut batubara dari Sawahlunto ke Teluk Bayur, karena jalannya yang menanjak dan berkelok-kelok.

Kereta Wisata Mak Itam


Koleksi yang paling terkenal adalah Kereta Api Batubara yang diberi nama Mak Itam. Lokomotif dengan bahan bakar berupa batubara ini produk dari Jerman tahun 1965, dan sampai sekarang masih bisa beroperasi sebagai kereta wisata untuk melayani pengunjung museum.

Dengan membayar Rp 15.000/orang, pengunjung bisa menikmati perjalanan di atas kereta api tua ini sambil menikmati pemandangan pesawahan, perbukitan hijau dan menembus terowongan sepanjang hampir 1 kilometer. Pengalaman yang mengasyikkan bukan!

Meskipun kereta tua, Mak Itam memiliki fasilitas yang tak kalah dibanding kereta saat ini, kereta ini sudah dilengkapi dengan AC serta kursi dan meja yang nyaman. Sayangnya Mak Itam hanya beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu saja. Namun bila ingin menyewa secara rombongan bisa juga di hari lainnya tapi biayanya agak besar yaitu Rp 3,5 juta.

Museum Kereta Api Sawahlunto buka dari hari Selasa-Minggu mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Khusus hari Senin, museum tutup. Biaya masuk museum ini sangat murah, yaitu Rp 1.000 untuk anak-anak, dan Rp 3.000 untuk dewasa.

Selengkapnya Wisata Museum Kereta Api Sawahlunto

Menikmati Indahnya Puncak Anai

Diposting oleh Auri Kasturi on

Padang - Puncak Anai mengutamakan unsur bernuansa alami, menyediakan fasilitas kolam pemandian tiga tingkat. Yakni tingkat pertama untuk dewasa, kedua anak-anak dan ketiga untuk kolam remaja. Tempat wisata ini tidak jauh dari Kota Padang, sekitar 50 menit perjalanan.
 
Di antara tiga tingkat kolam pemandian tersebut, tersedia rest area beton yang cukup luas untuk pengunjung dapat duduk bersantai dengan menggelar tikar, menikmati sejuknya udara di bawah pohon pelindung. 

Selain dapat me­nikmati sejuknya air dari aliran Gunung Tandikek, para pengunjung wisata dapat menikmati berbagai kuliner pada cafe yang disediakan untuk melengkapi kebutuhan tamasya keluarga. Tidak hanya tatanan ruang lingkup yang bernuansa alami, fasilitas fisik juga dibuat meng­gunakan batu alam. 

Seperti kolam pemandian, ruang mandi bilas dan mushalla, didesain khusus menggunakan batu alam untuk memberikan kesan alami. Selain itu, Puncak Anai juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pondok-pondok santai de­ngan meja permanen berornamen batu alam, serta lapangan parkir yang representatif.

Selain kolam pemandian yang dilengkapi cafe serta pra­sarana lainnya, objek wisata Puncak Anai juga menyajikan areal camping ground (lokasi kemping). Arena camping yang berdaya tampung untuk ratusan tenda tersebut, terletak pada kontur yang sangat strategis. Selain lokasinya juga bertingkat tiga itu, lokasi camping terletak, tepat di bawah lokasi pemandian kolam air bersih.

Kenikmatan suasana camping di Puncak Anai, akan terasa sempurna di kala malam hari dengan pemandangan kerlap-kerlip penerangan di bawa kawasan Anai Resort. Telah dilengkapi jaringan listrik dan penerangan. Semakin menambah kenyamanan pengunjung yang datang.

Selengkapnya Menikmati Indahnya Puncak Anai

Wisata Lubuk Mata Kucing yang Dingin

Diposting oleh Auri Kasturi on

Padang - Pemandian Lubuk Mata Kucing merupakan salah satu objek wisata alam yang ada di Kota Padang Panjang, yang menjadi salah satu pilihan wisata untuk masyarakat lokal ataupun wisatawan luar yang berkunjung ke kota ini.

Sebuah kolam yang merupakan tempat rekreasi wisata keluarga sekaligus pemandian di tengah suasana alam yang masih asri. Lubuk Mata Kucing memiliki ciri khas air yang bersumber dari mata air pegunungan yang segar yaitu gunung Singgalang. Air Kolam yang berwarna Biru seperti mata kucing, membuat orang terpesona untuk masuk ke dalamnya.

Pemandian Lubuk Mata Kucing ini lokasi berada di Kota Padang Panjang, yang merupakan kota dengan luas wilayah terkecil pada provinsi Sumatera Barat. Kota Padang Panjang ini sendiri berjarak kurang lebih sekitar 65 km dari Kota Padang, atau memakan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan. Kalau dari Kota Wisata Bukittinggi sekitar 20 km atau sekitar 30 menit perjalanan.

Transportasi
Untuk menuju ke Kota Padang Panjang ini, tentunya  bisa menggunakan kendaraan pribadi dan juga bisa menggunakan kendaraan umum. Untuk kendaraan umum, anda bisa menggunakan bus atau travel yang tersedia di Kota Padang atau Kota Bukittinggi.

Dengan biaya kurang lebih sekitar Rp. 30.000 – Rp 35.000 per orang nya. Anda juga bisa menggunakkan kereta api dari Kota Padang, Kota Bukittinggi serta Kota Solok, dan akan sampai di stasiun kereta api di Padang Panjang.

Setelah sampai di Kota Padang Panjang, bisa langsung menuju ke lokasi Pemandian Lubuk Mata Kucing. Lokasi nya berada di Pasar Usang, atau sekitar 3 kilometer dari Kota Padang Panjang.

Dari pinggir jalan raya Padang Panjang – Bukittinggi, bisa menggunakan jasa ojek untuk menuju ke lokasi, atau bagi anda yang menggunakan kendaraan pribadi anda bisa langsung menuju ke lokasi objek wisata alam Pemandian Lubuk Mata Kucing.

Jika anda ingin berlama-lama menikmati objek wisata yang satu ini, anda tidak usah khawatir, karena di sekitar Pemandian Lubuk Mata Kucing ini terdapat beberapa penginapan atau pun hotel yang bisa anda kunjungi untuk menginap.

Jadi, semuanya tersedia tinggal memilih waktunya saja. Selamat berwisata :)
Selengkapnya Wisata Lubuk Mata Kucing yang Dingin

Taman Hutan Raya Bung Hatta

Diposting oleh Auri Kasturi on


Padang - Taman Hutan Raya Bung Hatta berada di Kecamatan Lubuak Kilangan, Kelurahan Indarung. berjarak 20 km sebelah timur dari pusat Kota Padang dan jarak dari Minangkabau International Airport adalah sekitar 50 km.

Sumber Daya Alam
Taman Hutan Raya Bung Hatta merupakan kawasan alami dengan ekosistem hutan darat dengan keragaman hayati yang cukup tinggi.

Potensi 
Pemandangannya yang indah, bentangan alam yang merupakan kesatuan lembah, bukit dan dataran daerah perkotaan, pantai dan lautnya yang biru dengan pulau-pulau didalamnya.

Arboretumnya sebagai koleksi jenis-jenis flora dari berbagai altitude berkisar antara 300 - 1000 m diatas permukaan laut. Jenis tumbuhan langka Rafflesia gaduttensis dan anggrek alam. Potensi Satwa: Tapir, jenis-jenis kera, siamang, harimau, rusa dan berbagai jenis burung. 

Tersedia sarana-sarana wisata antara lain : Pusat Informasi, Guest House, Tol Karcis, Restoran, Camping Ground, MCK, Plaza dan Musholla serta tempat parkir yang semuanya didesign dengan pola arsitektur Minangkabau.

Aksesibilitas
Taman Hutan Raya Bung Hatta memiliki aksesibilitas yang relatif mudah serta sarana jalan yang cukup memadai. Secara umum kawasan berada di pinggir jalan raya menunju Kota Solok sehingga penggujung dapat menggunakan jasa transportasi Padang – Solok. 

Secara rinci aksesibilitasnya sebagai berikut;
1. Jarak tempuh dari pusat Kota Padang adalah ± 20 km
2. Jarak tempuh dari BIM (Bandara Internasional Minangkabau) adalah ± 50 km
3. Jarak tempuh dari Bukittinggi adalah ± 100 km
4. Jarak tempuh dari Kota Solok adalah ± 30 km
5. Jarak tempuh dari Danau Singkarak adalah ± 45 km.
6. Jarak tempuh dari Danau Diatas dan Danau Dibawah adalah ± 30 km    .

Sarana air bersih didapat dari sumber air pegunungan dan kebersihannya dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang. Kawasan ini telah terhubung dengan saluran listrik dan telekomuniasi. Jadi cocok untuk bersantai menikmati segarnya udara sambil menyaksikan panorama Kota Padang dengan latar belakang Samudera Hindia.
Selengkapnya Taman Hutan Raya Bung Hatta

Terpikat Pantai Gandoriah

Diposting oleh malamjumat on Mar 20, 2013

Padang - Pantai Gandoriah terletak di pusat kota Pariaman. Untuk transportasi menuju pantai, tak terlalu sulit, karena sangat dekat sekali dengan pusat kota. Sedangkan untuk wisatawan yang berasal dari Kota Padang bisa memanfaatkan jasa kereta api wisata yang melayani Kota Padang-Pariaman.

Pantai Gandoriah memiliki pasir putih dan landai, serta ombak Tidak terlalu besar sehingga cocok untuk berenang dan bermain ombak. Sepanjang pantainya ditumbuhi pohon cemara sehingga terkesan sejuk dan asri.

Masyarakat juga sering memanfaatkan pasir nan putih itu untuk bermain bola serta main voli. Saat ini sudah ada lampu hias yang dipasang untuk memperindah suasana malam di sekitar pantai.

Saat lapar, di sini tersedia Nasi Sek (Sebungkus Kenyang, nasi ini dibungkus dengan daun pisang), khas Pariaman yang menyajikan hidangan ikan laut yang diolah dengan cita rasa khas Pariaman. Di samping itu pengunjung bisa menikmati aneka gorengan hasil laut seperti udang, kepiting, sate pariaman yang gurih sembari menikmati terbenamnya matahari di ufuk barat. Tak ketinggalan sala lauak yang meru¬pakan makanan khas Pariaman.

Tepat di depan pantai terdapat pulau Kasiak, Pulau Pandan,dan Pulau Angso Duo. Pada saat-saat tertentu, pengunjung dapat mengunjungi pulau tersebut dengan menggunakan perahu bercadik dari nelayan setempat.


Selengkapnya Terpikat Pantai Gandoriah

Bukit Pinus Padang Sibuni Nan Indah

Diposting oleh malamjumat on

Padang - Ragam hiburan di tengah kota, semakin hari bukan lagi menjadi barang mewah yang dicari-cari. Justru kesunyian desa dan keindahan alami, adalah dambaan bagi setiap mereka yang telah jenuh tenggelam dalam hiruk pikuk dan riuh gemuruh yang menyesakkan hati. Maka Bukit Pinus Padang Sibuni, di nagari Piobang, Kabupaten Lima Puluh Kota, bisa jadi satu dari sekian alternatif, hamparan lukisan alami yang menawarkan keteduhan hati.

Tidak banyak yang tahu kalau setumpuk bukit  indah dengan sawah menghampar di kakinya dan pilar-pilar pinus yang berbaris di puncaknya, adalah destinasi eksotik bagi mereka yang mencintai petualangan alam desa. Mengajak anak-anak berbaur dengan suasana alam desa lengkap dengan tantangan jalan setapak di pinggang bukit, menikmati lenguh kerbau dan gembala yang bermain di lereng bukit yang berselimut padang rumput, melangkah di antara daun-daun ilalang yang menoreh kulit,  berlarian di pematang genting di antara ranjau-ranjau kotoran kerbau, itulah  sensasi tersediri  dan pesona khas dari  sebingkai lukisan alam desa ini.
Bukan saja pesona menelusuri jalanan setapak di pinggang bukit saja. 

Lebih dari itu, hamparan padang rumput dengan kolam-kolam kubangan kerbau menjadi hiasan menarik tempat anak-anak bermain bola dan bergelut sepuas hatinya. Siap-siap saja membawa bekal dari kota, karena di sekitar desa ini memang tak ada warung atau rumah makan yang menyediakan nasi bungkus atau restoran aneka rasa.

Sesungguhnya tidak begitu sulit untuk bisa sampai ke Bukit Pinus Padang Sibuni di Jorong Ampang nagari Piobang. Kalau dari Bandara Internasional Minangkabau atau Kota Padang sekitar 3,5 jam. Namun kalau dari pusat kota Payakumbuh hanya sekitar 14 kilometer atau dalam hitungan menit sudah sampai di tujuan. Ada banyak akses dari pusat kota  menuju ke sana dengan kondisi jalan yang cukup bagus bila memakai  kendaraan pribadi. Bisa melewati jalan  by pass lewat Rumah Gadang Sungai Baringin, atau lewat jalur ke Mudiak dengan membelok di persimpangan Koto Baru. Atau bagi yang berkendaraan umum, bisa menumpang angkot Jurusan Piobang dari pusat kota Payakumbuh.

Bukan saja keindahan hamparan sawah-sawah dan aktivitas petani dan pegembala itik sepanjang jalan menuju lokasi ini , tapi kita juga akan melewati tempat bersejarah, yakni Bandara Perintis, bekas Pelabuahan Udara yang banyak meninggalkan cerita semenjak zaman penjajahan dulu. Bukit Pinus Padang Sibuni hanya berjarak sekitar 1 km saja dari bekas bandara ini.

Meski sampai hari ini, Bukit Pinus Padang Sibuni belumlah menjadi tujuan wisatawan secara umum, namun hampir setiap minggu bukit ini ramai juga dikunjungi oleh para peburu babi. Bahkan para  penggemar olahraga  sepeda motor lintas alam, sampai juga menjelajah membelah belukar ke puncaknya. Ketika musim liburan tiba, anak-anak dari kota juga berdatangan sekedar menikmati bagaimana sahdunya bermain-main diantara pematang sawah yang terbentang. 

Mereka terhanyut dan asyik dalam sensasi bermain bola dipadang rumput di kaki bukit  disela ternak-ternak kerbau yang berkeliaran. Sungguh, suatu suasana liburan yang membaur dengan alam, kenikmatan yang berkesan bagi mereka-mereka yang mencintai keinda¬han alam.

Melihat kondisi hari ini, hamparan keindahan Bukit Pinus Padang Sibuni yang masih alami. Ada potensi tersembunyi kekayaan keindahan yang ditawarkannya untuk sekedar  pencuci mata  peneduh hati. Kalaulah ‘lukisan  alam ‘ ini tak terkemasi dan terawat dengan sepenuh hati,. Tentunya , bukan tak mungkin suatu hari nanti, kein¬dahan ini hanya tinggal cerita usang dan tak lagi akan singgah di hati.

Adakah Pemda atau investor yang menaruh hati untuk membenahi, menggeliatkan potensi ini? Sebagai Bukit Petualangan anak-anak kah? Sebagai Sekolah Alam untuk menum¬buhkan kecintaan anak pada lingkungankah? Atau gelaran iven budaya dan olahraga tradisi dengan unggulan keindahan Bukit Pinus ini? Wal¬lahua¬’alam…

Mungkin ada baiknya kunjungi saja agak sekali Bukit Pinus padang Sibuni ini. Agar kita tersadar, betapa tak pandainya kita selama ini mensyukuri nikmat keindahan dari Illahi …!

Selengkapnya Bukit Pinus Padang Sibuni Nan Indah

Pulau Cubadak, Keindahan Menakjubkan

Diposting oleh Auri Kasturi on

Padang – Pulau Cubadak merupakan salah satu pulau kecil dan berjarak 24 mil dari lepas Pantai Padang. Cubadak mempunyai potensi alam yang indah dan luar biasa. Anda dapat menempuh pulau ini dengan speedboat dari Pantai Carocok, Painan dengan waktu 20 menit.

Pulau Cubadak tidak berpenduduk, namun jangan khawatir, karena ada beberapa rumah nelayan dan penginapan yang bisa digunakan untuk menginap. Keadaan yang tenang dengan udara yang bersih, laut yang biru, angin pantai yang sepoi-sepoi, dan rindangnya pohon kelapa akan membuat Anda kembali ke alam.

Keistimewaan Pulau Cubadak adalah keindahan bawah lautnya. Lautnya yang jernih, keanekaragaman terumbu karang yang berwarna-warni, dan kekayaan biota laut, akan Anda temui di Cubadak. Maka, Anda dapat mencoba kegiatan diving, snorkling dan berenang di pulau yang masih alami ini. Selain itu, bermain dengan pasir yang putih atau menikmati air kelapa yang segar dapat Anda lakukan di sepanjang Pantai Cubadak.

Hutan di Cubadak juga menarik untuk dijelajahi. Satwa-satwa liar seperti monyet, rusa, burung, dan berbagai macam satwa dapat Anda temui sepanjang jalan. Namun, Anda juga harus berhati-hati terhadap satwa liar tersebut. Sebaiknya, Anda juga minta dipandu oleh masyarakat setempat untuk menjelajahi hutan tersebut.

Cobalah untuk mendaki bukit di Cubadak, Anda akan menikmati pemandangan yang menawan. Pemandangan laut yang biru, hamparan pasir putih di pantai, kumpulan pulau-pulau kecil dan keindahan sunset dapat Anda rekam dengan kamera.

Pulau Cubadak sudah terkenal di kalangan wisatawan mancanegara, seperti Italia, Perancis, Jerman dan Belanda. Maka jangan heran, jika Anda sering bertemu turis di Pulau Cubadak. Buktikan sendiri keindahannya!



Selengkapnya Pulau Cubadak, Keindahan Menakjubkan

Cantiknya Pulau Sikuai

Diposting oleh Auri Kasturi on

Padang - Mungkin tak banyak traveler yang tahu tentang keberadaan Pulau Sikuai di Sumatera Barat. Pulau ini seperti baru ditemukan keindahannya. Patut dikunjungi saat Anda traveling ke Ranah Minang. Waktu tempuh Pulau Sikuai dan Kota Padang sekitar 1 jam 20 menit menggunakan kapal fery.

Sikuai memiliki pemandangan yang sangat indah. Pulau Sikuai memiliki laut yang lebih tenang. Pulau dengan luas sekitar 40 hektar ini layak dijadikan salah satu tujuan wisata ketika Anda berada di Sumatera Barat. Laut dengan pantai yang indah, pasir yang putih dengan latar belakang hutan yang masih perawan, menjadi panorama cantik di pulau ini.

Pulau Sikuai adalah sangat cocok untuk anda yang ingin berwisata sambil menenangkan diri sejenak dari kepenatan, rutinitas sehari-hari. Pulau ini juga menyediakan fasilitas penginapan seperti cottage. Dan jika anda pengemar snorkelling, diving atau sekedar ingin bermain banana boat. Bisa juga surfing ke Pulau Mentawai yang tak jauhd ari Sikuai. Mayoritas yang datang ke destinasi ini adalah wisatawan asing.

Berlibur di Sikuai bisa membuat Anda merasa lebih rileks. Tentu saja, berada di pulau ini sama artinya menjauhkan diri sementara dari rutinitas yang membosankan.

Selengkapnya Cantiknya Pulau Sikuai