Showing posts with label free penerjemah. Show all posts
Showing posts with label free penerjemah. Show all posts

Tips Menjadi Penterjemah Bahasa

Diposting oleh Unknown on Jun 24, 2009




Aku sering mendengar orang bilang, “Ah, pengin juga deh jadi Penterjemah Bahasa & Penterjemah Inggris, tapi aku kan bukan lulusan Sastra.” Lhoo, siapa bilang yang bisa menjadi penerjemah hanya lulusan Sastra? Nggak kok, coba lihat si astronom murtad ini (tapi namanya Umay, bukan Brian May), atau Mbak Femmy. Yah, cuma sedikit kok, penerjemah yang kukenal yang lulusan Fakultas Sastra. Kebetulan aku satu di antaranya. Keuntungannya hanyalah aku pernah mengikuti mata kuliah Translation sepanjang enam semester (hanya satu yang dapat A, satu dapat C, lainnya B), meskipun sebenarnya yang lebih berguna lagi dalam urusan menerjemahkan adalah mata kuliah Syntaxes—soalnya dalam mata kuliah ini aku mengetahui tentang cara membedah kalimat berdasarkan strukturnya.

Sebenarnya, yang lebih penting dalam Penterjemah Bahasa & Penterjemah Inggris bukanlah penguasaan penerjemah terhadap bahasa asli teks, tapi penguasaannya terhadap bahasa Indonesia. Yah, percuma saja kalau bahasa Inggrisnya (atau bahasa manapun, deh) jago tapi bahasa Indonesianya kacau. Waktu jadi editor dulu, aku sering mendapatkan lamaran dari orang-orang yang CV-nya tampak mengesankan, misalnya lulusan luar negeri, dan dari surat lamarannya ketahuan banget kalau bahasa Inggrisnya memang oke, tapi begitu disuruh menerjemahkan, eh, kok nggak banget, ya. Jadi, begitulah. Penguasaan bahasa Inggris penting, tapi penguasaan bahasa Indonesia jauh lebih penting. So, bagi yang ingin menjadi penerjemah, ayo dilihat, sudahkah Anda menguasai EYD, memiliki banyak kosa kata, dan memahami gaya bahasa?

Bagaimanakah Prospek Profesi Penerjemah di Indonesia?

Believe it or not, prospek Penterjemah Bahasa Inggris & Peterjemah Resmi sangat cerah. Dalam industri buku saja, Penterjemah Bahasa Inggris & Peterjemah Resmi yang bagus masih sangat dibutuhkan. Selama dua tahun aku menjadi editor, Penterjemah yang dapat dipercaya buat flying solo masih bisa dihitung dengan jari (dari satu tangan, pula). Maka, nggak heran kalau Penterjemah yang bagus selalu menjadi buruan banyak penerbit. Soal penghasilan? Wah, di atas lumayan, dong. Sebagai gambaran, tarif untuk penerjemah Bahasa Inggris pemula biasanya adalah Rp.10.000,-/halaman terjemahan Bahasa Inggris (spasi ganda, font 12 pt.). Untuk novel, biasanya jumlah halamannya minimal 200. Jadi, yah, hitung saja sendiri berapa pendapatan seorang penerjemah. Buat yang sudah senior, tentunya tarif itu akan terus naik. Apalagi kalau penerjemah itu sudah tidak membutuhkan editor (alias hasil terjemahannya sudah bersih tanpa perlu diedit), tarifnya tentu lebih mahal lagi.



Temukan informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Penterjemah Bahasa | Penterjemah Inggris | Bahasa Inggris | Penterjemah Bahasa Inggris | Peterjemah Resmi | Bahasa Resmi | Penterjemah | Bahasa | Inggris di 88db.com

http://tipsbuku.blogspot.com
Selengkapnya Tips Menjadi Penterjemah Bahasa

Penerjemah Freelance

Diposting oleh Unknown on May 12, 2009


langkah pertama untuk menjadi Penterjemah Bahasa seperti Penterjemah Inggris dan Peterjemah Resmi adalah mengirim lamaran ke berbagai penerbit, yang terdiri atas surat lamaran, CV, dan contoh terjemahan (disertai fotokopi naskah asli yang diterjemahkan). Lamaran bisa ditulis dalam Bahasa Indonesia saja, meskipun tidak dilarang juga kalau mau pakai bahasa sumber. Tidak masalah. Sebaiknya kita memilih penerbit yang menerbitkan buku-buku yang kita minati. Jangan melamar ke penerbit buku bisnis kalau kita tertarik menerjemahkan novel, misalnya.

Dalam surat lamaran, kita menyatakan keinginan untuk bekerja sama dengan penerbit sebagai
Penterjemah Bahasa seperti Penterjemah Inggris dan Peterjemah Resmi. Sebagaimana surat lamaran lainnya, sebaiknya di sini kita menceritakan hal-hal yang menunjukkan bahwa kita memang mampu menjadi Penterjemah Bahasa Inggris (pengalaman menerjemahkan, pengalaman menulis, nilai TOEFL, kuliah sastra, kursus bahasa, pernah tinggal di luar negeri, pokoknya apa pun yang bisa menunjukkan kemampuan kita).

Sebagai tambahan, kita bisa juga menyebutkan minat dan kelebihan kita sebagai Penterjemah. Kemampuan berbahasa asing lebih dari satu tentunya adalah nilai plus. Kita juga sebaiknya menyebutkan jenis buku Bahasa apa yang kita minati dan bidang apa saja yang kita kuasai, bahkan hobi yang kita dalami. Dengan demikian, penerbit akan memilihkan buku yang sesuai dengan kemampuan kita.

Contoh terjemahan yang disertakan seyogyanya mencerminkan bidang Penterjemah yang kita minati. Pilih buku yang akan menonjolkan kemampuan terjemahan Bahasa kita. Contoh terjemahan ini tidak perlu banyak-banyak, 5-10 halaman terjemahan juga cukup (A4, Times New Roman 12 pt, 2 spasi). Kalau kagok, ya boleh juga diteruskan sampai 1 bab. Tapi sebenarnya dari 5-10 halaman pun, kualitas seorang penerjemah sudah dapat dinilai.

Untuk berkarier sebagai penerjemah misal
Penterjemah Bahasa Inggris, kita tidak memerlukan lisensi atau sertifikasi tertentu. Kalau mau, kita boleh saja menjadi penerjemah tersumpah, dengan cara mengikuti tes yang diadakan oleh Pusat Penerjemahan, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (Tlp: 021-31902112), khusus untuk yang ber-KTP Jakarta. Namun, status tersumpah ini sebenarnya lebih diperlukan untuk penerjemahan hal-hal yang berkaitan dengan hukum, untuk menjamin bahwa terjemahannya memang benar dan sesuai dengan asilnya, sehingga dokumen terjemahannya memiliki kekuatan hukum yang sama dengan teks aslinya


Temukan indormasi menarik di Penterjemah Bahasa | Penterjemah Inggris | Bahasa Inggris | Penterjemah Bahasa Inggris | Peterjemah Resmi | Bahasa Resmi | Penterjemah | Bahasa | Inggris dan Penterjemah Bahasa: Penterjemah Bahasa Inggris - Penterjemah Resmi 25 Bahasa Multilindo pada 88db.com

http://femmys.wordpress.com
Selengkapnya Penerjemah Freelance