Tips Jadwal Olahraga

Diposting oleh mabok euyyy on Feb 17, 2009


Anda tak sempat berolahraga karena sibuk? Barangkali Anda bisa mencoba mengikuti jadwal olahraga harian yang dapat dilakukan di sela-sela kesibukan Anda berikut ini :

Hari Senin :
Bawalah pedometer ketika berjalan kaki. Seorang profesor fisiologi di Amerika mengatakan bahwa melihat angka-angka dapat menjadi insentif kuat untuk memicu orang berjalan menempuh jarak yang lebih jauh dari sebelumnya. Sebuah studi yang diterbitkan di the International Journal of Obesity menunjukkan bahwa berjalan kaki 9.000 atau lebih langkah per hari mengurangi resiko menderita penyakit jantung, diabetes dan kanker.
(klik Pemeliharaan Bangunan & Pembangunan Fasilitas)

Hari Selasa :
Cobalah untuk berjalan kaki ke tempat kerja atau tempat lainnya. Kalau Anda naik mobil, parkirlah mobil di tempat yang jauh. Kalau naik bis atau kereta, turunlah agak jauh dari tempat perhentian. Cobalah berjalan sejauh 1 km, kira-kira selama 15 sampai 20 menit. Berjalan dengan kecepatan tiga sampai empat km per jam adalah kecepatan yang diperlukan untuk mendapatkan kesehatan jantung dan urat darah yang dibutuhkan untuk mencegah penyakit jantung.(klik
Pemeliharaan Bangunan & Pembangunan Fasilitas)

Hari Rabu :
Cara lain untuk mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan membakar lebih banyak kalori adalah berjalan-jalan di kantor. Pergilah ke kantin di bawah untuk minum kopi. Gunakan mesin faks yang ada tiga lantai di atas. Daripada mengirim e-mail ke teman kerja Anda, berjalanlah ke kantornya. Gunakan printer yang letaknya paling jauh dari meja Anda.

Hari Kamis :
Letakkan beberapa barbel ringan di meja untuk Anda angkat ketika sedang beristirahat kerja. Cara lain, ikatkan pemberat (misalnya 1 Kg) pada remote control TV. Anda dapat melakukan olah raga kecil-kecilan dengan menggerakkan otot tangan ke atas dan ke bawah setiap kali mengganti saluran kira-kira selama 5-10 menit. Studi menunjukkan bahwa latihan mengangkat dan menahan beban seperti ini mengurangi resiko terkena banyak penyakit, termasuk osteoporosis dan penyakit jantung.

Hari Jumat :
Manfaatkan waktu menunggu Anda. Berjalan-jalanlah di sekitar gedung kantor pada waktu istirahat atau sekitar ruangan ketika sedang mengantri layanan dokter. Tarik otot-otot tubuh ketika sedang duduk atau berdiri dalam barisan. Tarik perut hingga tulang belakang dan tahan dalam lima hitungan.klik
Sarana Olahraga

Hari Sabtu :
Daripada melewatkan olah raga rutin, lebih baik memperpendek waktu dan menambah intensitasnya untuk meningkatkan kualitas latihan anda. Misalnya, Anda bisa mengurangi waktu bersepeda di tempat fitnes, tetapi selingi dengan dua atau tiga kali bersepeda cepat selama satu menit.klik
Sarana Olahraga

Hari Minggu :
Sekali-kali rencanakan kencan dengan melakukan kegiatan olah raga bersama. Bersepeda atau bermain tenis bersama bisa membantu menguapkan energi syaraf. Lagipula, berolah raga lebih murah daripada pergi berkencan di restoran atau bioskop kan?

Temukan informasi mengenai Pemeliharaan Bangunan, Pembangunan Fasilitas, Sarana Olahraga dan Pemeliharaan Bangunan : Pembangunan Fasilitas & Sarana Olahraga Tanjung Duren Jakarta Barat pada 88db.com.

http://www.sportindo.com/

Selengkapnya Tips Jadwal Olahraga

Script & Gambar Iklan : Biaya Membuat Iklan - Artikel & Buat Iklan

Diposting oleh sabuk item on

Selengkapnya Script & Gambar Iklan : Biaya Membuat Iklan - Artikel & Buat Iklan

Gambar & Layanan Iklan : Biaya & Harga Iklan - Buat & Biro Iklan

Diposting oleh sabuk item on

Selengkapnya Gambar & Layanan Iklan : Biaya & Harga Iklan - Buat & Biro Iklan

Iklanmini & Contoh Iklan : Biro & Cari Iklan - Harga & Tarif Iklan

Diposting oleh sabuk item on

Selengkapnya Iklanmini & Contoh Iklan : Biro & Cari Iklan - Harga & Tarif Iklan

Iklanbaris & Tentang Iklan : Iklan Koran - Layanan & Membuat Iklan

Diposting oleh sabuk item on

Selengkapnya Iklanbaris & Tentang Iklan : Iklan Koran - Layanan & Membuat Iklan

Pentingkah Pendidikan Musik Untuk Anak

Diposting oleh sabuk item on Feb 16, 2009

"Buat apa kamu belajar musik, sudah aja kamu belajar matematika atau fisika, biar kamu jadi anak pintar."

"Ah, bu saya nyuruh anak saya belajar musik biar dia ada kesibukan aja, dari pada dia main gak karuan."

Pernahkah Anda mendengar kedua kalimat di atas atau bahkan Anda sendiri yang pernah mengalaminya? Kita mungkin menyadari bahwa memang pendidikan musik dan les vocal sampai saat ini masih menjadi sesuatu hal yang baru bagi kita yang hidup di Negri tercinta ini. Bagi sebagian masyarakat dan para pemangku kebijakan, musik bukan merupakan sesuatu hal yang penting, musik hanyalah sebagai hiburan, musik hanyalah pengisi waktu bagi anak-anak. Musik tidak akan memberikan kontribusi untuk kehidupan masa datang, musik tidak akan memberikan sesuatu profesi yang menjanjikan. Bahkan dilingkungan sekolah pun masih banyak yang menganggap bahwa belajar vocal dan musik bukan suatu mata pelajaran yang begitu penting, betulkah?

Banyak guru dan orang tua anak baik itu yang belajar disekolah formal ataupun informal yang memandang sebelah mata tentang pendidikan musik dan les vokal. Sehingga apabila anaknya memiliki kekurangan pada mata pelajaran tertentu, maka orang tua menganggap anaknya "kurang pandai", tetapi apabila anak memiliki nilai bagus pada mata pelajaran seni baik itu belajar vokal, kursus vokal, belajar seni suara, kursus seni suara atau les seni suara, orang tua menganggap hal tersebut bukan yang luar biasa, padahal anak tersebut mempunyai potensi dalam mata pelajaran tersebut yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Nah, disinilah perlunya kesadaran guru dan orang tua untuk mengetahui potensi apa yang terdapat pada anak-anaknya.

Hal yang sama terjadi pada sekolah informal, misalnya bina seni suara. Karena anggapan awalnya para orang tua mengkursuskan anaknya di bina seni suara hanya untuk mengisi waktu luang saja, maka pengawasan dirumah pun tidak serius, misalnya mengatur jam latihan atau meminta dan mengawasi anaknya untuk berlatih les vocal. Kenapa harus orang tua? Karena waktu terbanyak adalah di rumah dalam hal ini orang tualah yang mempunyai waktu terbanyak untuk mengawasi anaknya, guru les belajar vocal hanya bertemu 40-60 menit saja dalam seminggu. Kerjasama orang tua dengan guru les kursus vokal sangat ditekankan dalam hal ini apabila ingin mencapai kesuksesan dalam pendidikan musik dan belajar seni suara.

Berbicara mengenai mata pelajaran di sekolah, pada kurikulum 2007, terdapat sejumlah mata pelajaran yang salah satunya mata pelajaran Seni dan Budaya. Jika diamati uraian bahasannya, mata pelajaran Seni dan Budaya ini terdiri atas bahan ajaran pendidikan seni rupa, kursus seni suara, seni musik, seni tari, les seni suara dan seni teater.

Selengkapnya di http://re-searchengines.com/

Temukan informasi lain mengenai Belajar Musik, Les Vocal, Belajar Vocal, Les Vokal, Belajar Vokal, Kursus Vokal, Belajar Seni Suara, Kursus Seni Suara, Les Seni Suara, Bina Seni Suara hanya di Belajar Musik & Les Vocal : Les & Kursus Vokal - Bina Seni Suara Kebayoran Baru Jakarta Selatan 88db.com
Selengkapnya Pentingkah Pendidikan Musik Untuk Anak

Tips Belajar Dan Bermain Saxophone

Diposting oleh sabuk item on

Ada beberapa persyaratan dalam bermain Saxophone al Teknik Pernafasan, Tone (Ambusheer) & Fingering

PERNAFASAN : menggunakan nafas perut dan dada, artinya nafas perut ada cara mengambil nafas yang benar mengingat perut mampu menampung 12 liter udara, sedangkan dada hanya menampung 5 liter udara.

TONE : merupakan hal yang paling penting dalam belajar sexophone, karena tone/suara yang bulat/tebal/bright akan merdu di dengar dan harmonis dengan instrumen musik lainnya.

FINGERING : harus disiplin les saxophone menggunakan teknik agar kecepatan, akurasi dan halus setiap klep yang ditekan tidak berbunyi.

Sigh Reading dan Primavista

Membaca not balok merupakan salah satu persyaratan dalam bermain musik baik itu sexophone lesson, gitar lesson, les harmonica (harmonica lesson) atau flute lessons karena membaca not balok merupakan media untuk belajar sexophone secara group dengan instrument musik lainnya (band,ensemble, orchestra) agar serasi, akurat dan sesuai arrangement yang diharapkan oleh arranger, composer & conductor.

Selain itu les saxophone dengan membaca not balok bermanfaat untuk mengenal dan mempelajari lagu2 standard, pop dan jazz dari buku2 musik sexophone lesson manapun dan mempelajari scale2, patern dan contoh2 improvisasi dari buku2.

Primavista yaitu keakurasian dalam membaca not balok secara langsung dan cepat, jadi untuk mampu menguasai primavista harus berlatih membaca not balok setiap harinya (minimal 30 menit) itu untuk semua musik baik itu belajar harmonica, belajar gitar, belajar flute atau les flute.

IMPROVISASI

Improvisasi dapat dipelajari dengan memenuhi beberapa syarat sbb. :

Menguasai pemahaman tentang isi chord dan fungsinya, jadi sebaiknya belajar saxophone harus mempelajari flute lessons, les harmonica, les gitar (gitar lesson) dan harmonica lesson.

Berlatih patern/etude major,major6,dominan7,major7,major9, major11, major13, minor, minor6, minor7, minor9, diminished, augtemented, whole tone dll

Berlatih blues scale seperti C-D#,F,F#,A#,C, pentatonic scale seperti C-D-E-G-A-C dll.

Menguasai solvegio artinya mampu mengindentifikasi nada dalam not angka.

Banyak referensi CD saxophonist dunia seperti david sanborn, ernie watts, charlie parker, dave koz, stan getz, pacuito de riviera, dave vallentine, winton marsallis dll. Juga referensi lain dari belajar harmonica, belajar gitar, belajar flute (les flute), dan les gitar.

Bagi yang hanya ingin belajar memainkan lagu dengan saxophone tentunya harus menguasai urutan lagu tersebut (bait1, bait2, reff, bait3 atau chorus) dan mengetahui not lagu tersebut, minimal mampu merasakan nada2 dari lagu tersebut (by feeling/by heart).

http://komunitassaxophoney2k.blogspot.com/

Temukan informasi lain mengenai Belajar Harmonica - Belajar Gitar - Belajar Sexophone - Belajar Flute - Les Flute - Flute Lessons - Les Saxophone - Les Harmonica - Les Gitar - Gitar Lesson - Sexophone Lesson - Harmonica Lesson hanya di Les Saxophone: Belajar Harmonica & Gitar-Les Flute & Flute Lessons 88db.com
Selengkapnya Tips Belajar Dan Bermain Saxophone