Langkah Awal Memulai Usaha Makanan Berbahan Singkong

Diposting oleh pulat on Aug 25, 2011





        
Peluang Usaha Makanan - Singkong tentu sudah bukan bahan makanan baru bagi penduduk Indonesia seperti kita. Singkong adalah jenis tanaman yg bisa ditanam dimana saja. Harganya tidak memberatkan kantong sehingga bisa dikonsumsi masyarakat kebanyakan.  Singkong juga bisa diolah sebagai bermacam-macam makanan dgn cita rasa yg bervariasi, tetapi tetap memenuhi ekspektasi selera konsumen.

Berminat? Ikuti langkah-langkah sederhana berikut ini.

Langkah-langkah persiapan:
·         Dapatkan modal yg dibutuhkan.
·         Ketahui cara pengolahan singkong yg memenuhi selera konsumen.
·         Siapkan peralatan dan tempat mengolah.
·         Rekrut tenaga dgn membantu jika dana mencukupi. Jika tidak, pastikan Anda bisa mengurus semua sendiri.

Langkah-langkah realisasi:
·            Dapatkan bahan baku singkong yg berkualitas prima dan segar.
·            Latihlah tenaga kerja yg Anda miliki dgn bisa menghasilkan produk seperti yg Anda inginkan.
·            Miliki sebuah sistem pemesanan yg terorganisir.
·            Distribusikan melalui berbagai warung atau toko makanan di sekitar Anda.

Langkah-langkah promosi dan marketing:
·         Tawarkan ke pemilik warung makan, rumah makan, restoran , dan sebagainya.
·         unakan kemasan yg menarik sehingga konsumen tertarik.
·         Dalam memenuhi pesanan, usahakan dgn tepat waktu dan memuaskan.
·         Berikan potongan harga jika konsumen bersedia membeli dalam jumlah minimal yg telah Anda tentukan.
Tantangan:
·         Permintaan berfluktuasi. Anda bisa siasati dgn terus menawarkan produk olahan singkong ke banyak orang.
·         Persaingan yg ketat bisa menjegal usaha Anda. Dgn mencegah ini terjadi, miliki suatu cita rasa unik dan kualitas yg tinggi dalam olahan singkong Anda. Berbagi hasil dgn sesama pedagang juga bisa menjadi solusi dgn tetap bisa melanggengkan usaha.
·         Bergerak dalam usaha makanan membutuhkan pengetahuan tentang daya tahan sebuah produk karena makanan memiliki daya tahan yg lebih pendek dari produk-produk jenis lain.

Sumber:ciputraentrepreneurship.com

Info Terkait:

{ 0 komentar... read them below or add one }