Showing posts with label ruang tamu. Show all posts
Showing posts with label ruang tamu. Show all posts

Tips Menata Ruang Tamu Rumah

Diposting oleh malamjumat on Aug 10, 2009

Ruang tamu misalnya 3d visual akan memberikan kesan karakteristik si pemilik rumah, membangun ruang tamu yang indah tidak harus mengeluarkan uang yang banyak, berikut tips dari untuk mempercantik ruang tamu anda.

Terdapat beberapa hal utama yang selalu ada didalam ruang tamu:


Sofa dan meja

Pemilihan sofa dan meja untuk mendukung
3d visual tentu disesuaikan dengan 3d design dan tema dari desain rumah anda, apakah anda menggunakan rumah bergaya minimalis, eropa atau etnis, jika anda menyukai ruang tamu yang bernuansa etnis jawa tentunya anda bisa sesuaikan untuk membeli kursi yang bermotif ukiran jawa, jika anda memilih sofa yang elegan dalam mempercantik 3d visual design anda pun tidak perlu merogoh uang yang banyak, karena banyak produsen lokal yang mulai memproduksi sofa dengan harga yang lebih murah dengan kualitas yang tidak kalah jauh dengan sofa merek terkenal yang harganya jauh lebih mahal, bahkan ada juga beberapa pengrajin sofa custom untuk memperindah 3d visual design, jadi anda bisa memesan sofa sesuai dengan gambar anda kemudian pengrajin sofa itu yang akan mengerjakannya untuk anda.


Lampu

Sebelum anda membeli lampu untuk mendukung
3d studio, sebaiknya anda hunting type model lampu seperti apa yang anda inginkan, bisa dengan cara menelusuri internet, mencari gambar-gambar lampu atau meminta katalog lampu ke toko lampu hias yang ada di kota anda, lampu memiliki peran penting untuk penampilan.


Hiasan

Sebaiknya hiasan
3d studio di rumah anda tidak berlebihan, terkadang kita menemui rumah yang memajang hiasan 3d design atau barang-barang yang justru membuat ruang tamu mereka menjadi terkesan berantakan, maka sebaiknya anda bijak dalam memberi hiasan di ruang tamu anda.


http://blog.interiorkantor.com


Dukung Kampanye
Stop Dreaming Start Action Sekarang
Selengkapnya Tips Menata Ruang Tamu Rumah

Ruang Tamu dan Desainnya

Diposting oleh Wikey on Jul 14, 2009

Sebagian orang menganggap ruang tamu tetap jadi bagian yang sangat penting karena ruang tamu mencerminkan karakter si pemilik. Menata Desain Ruang tamu dengan ukuran yang bervariasi merupakan tantangan tersendiri. Selain harus layak menerima tamu, Disain Ruang ini harus diatur agar nyaman dan tidak berkesan penuh.


Bagi rumah dengan ukuran yang pas-pasan tentu selain harus layak menerima tamu, Desain Ruang ini harus diatur sedemikian rupa agar tidak terlalu menghabiskan ruangan. Bahkan demi kepraktisan bagi rumah mungil, sebagian orang meniadakan Interior Ruang tamu di rumahnya atau ruang tamu fungsinya seringkali digabung dengan ruang lain. Misalnya tamu yang akrab langsung dipersilahkan masuk di ruang keluarga. Sementara itu, tamu lain cukup diterima di teras rumah saja. Bagi pemilik rumah yang cukup luas, tentu hal ini tidak akan menjadi masalah.

Berikut tips menata Disain Interior ruang tamu agar terkesan rapih dan nyaman :

1. Jangan memenuhi ruang tamu dengan furniture.
Cukup sediakan sofa dengan dua dudukan (two seaters), satu sofa single seater, dan meja kecil. Apabila masih ada ruang lebih tambahkan meja sudut. Disain Interior Furnitur yang ada jika memungkinkan letaknya disandarkan ke dinding agar ruang terlihat lebih lega.

2. Alur sirkulasi udara
Peletakkan Build Interior furnitur jangan sampai mengganggu alur sirkulasi menuju ruang lainnya.

3. Pemilihan Sofa
Agar tidak monoton, menggabungkan dua buah sofa (Build Interior) yang berbeda sangatlah menarik. Beda disini maksudnya adalah beda bentuk, beda desain, ataupun beda warna. Untuk menjembataninya carilah benang merah antara keduanya, misalnya berupa warna yang senada.

4. Pilihlah furniture sesuai dengan luas ruang
Di ruang tamu dengan luas yang terbatas, lebih cocok diisi dengan Interior Ruang berupa furnitur yang ringan, tempat duduk yang tebal, seperti sofa memberi kesan berat. Namun pemilihan sofa yang tepat bisa menjadikan Interior Disain ruang tamu tidak terkesan penuh. Begitupula dengan ruang tamu yang berukuran besar.

5. Hiasan ruang tamu
Untuk ruangan kecil pilihlah Interior Disain yang berupa kaca atau cermin agar ruangan terlihat lebih besar dan jangan berlebihan agar ruangan tidak terkesan penuh dan berantakan.

perumahanonline.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Selengkapnya Ruang Tamu dan Desainnya

Ruang Tamu dengan Konsep Terbuka

Diposting oleh malamjumat on Jul 7, 2009

Menyatukan ruang luar dengan ruang dalam, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu caranya adalah membuat ruangan dengan konsep terbuka dan sealami mungkin. Konsep itu antara lain dapat diterapkan pada ruang tamu. Dengan demikian dapat memberikan kesan berbeda bagi para tamu.

Tanpa keberadaan dinding dan pintu
interior, ruang tamu ini benar-benar terasa terbuka. Ruang tamu menjadi sangat kaya cahaya, dan sejuk karena udara bebas mengalir. Kesan alami muncul dari tampilan ruang yang seolah unfinished.


Plafon ruangan berupa olahan kayu dolken tanpa finishing. Begitu pula dinding pembatas ruang tamu dengan area luar rumah. Selain rangka dolken, bagian atap dipermanis dengan adanya kelambu putih. Pemasangannya dibuat bergelombang, mengikuti rongga pada rangka kayu. Tembok dibiarkan hanya berlapis semen tanpa warna. Selain tampil alami, juga berkesan unik.

Tata interior ruangan (misalnya 3d ruangan) disesuaikan. Dibuat sederhana. Di sana ada satu set furnitur rotan, berwarna cokelat kayu. Aksesorisnya berupa beberapa tanaman dalam pot. Ruangan pun tampil alami dan terbuka, namun tetap berkesan hangat. Duduk-duduk di ruang tamu pun serasa di teras atau halaman rumah.

www.ideaonline.co.id

Dukung Kampanye
Stop Dreaming Start Action dan Terapkan Stop Dreaming Start Action Sekarang
Selengkapnya Ruang Tamu dengan Konsep Terbuka

Desain Ruang Tamu Yang Mungil

Diposting oleh Unknown on May 26, 2009



Mungkin sebelum masuk ke Arsitektur Ruang & Arsitektur Interior tamu, ada baiknya kita mengenal karakter dari Arsitektur Ruang & Arsitektur Interior yang ada dalam rumah kita. Seperti halnya ruang tamu adalah ruang publik yang merupakan Arsitektur Desain & Arsitektur Ruangan perantara antara kegiatan yang paling terbuka dalam rumah kita yaitu menerima tamu dan kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya lebih membutuhkan privasi. Ruang tamu ini akan mencerminkan karakter dari sang penghuni, yang tercermin dari luas ruangnya, pemilihan dan penataan furniturnya dan yang tidak kalah pentingnya adalah pemilihan warna dindingnya. Secara psikologis Arsitektur Desain & Arsitektur Ruangan kita akan merasa langsung ‘betah’ jika berkunjung pada rumah seseorang apabila ruang tamunya cukup luas, furniturnya tertata rapih dan nyaman serta warna dindingnya memberikan kehangatan, mencerminkan si pemilik selalu terbuka pada siapapun yang berkunjung ke rumahnya. Bukankah Nabi juga mengajarkan pada kita untuk ‘memuliakan tamu’ yang berkunjung atau menginap di rumah kita.

Tapi sekali lagi banyak skala prioritas yang harus kita dahulukan di rumah kita apalagi dengan luas lahan yang terbatas, sehingga jangan berkecil hati jika ruang tamu di rumah kita terkesan seadanya dengan luasan yang pas-pasan. Kita dapat mensiasatinya dengan mengkategorikan tamu yang berkunjung ke rumah kita. Jika keperluannya hanya sebentar kita dapat menerimanya di ruang tamu atau Interior Ruang, Interior Desain, Interior Ruangan, Interior Kitchen & Interior Kitchen Set kita yang kecil, karena memang urusannya hanya seperlunya saja. Tapi jika yang datang memang orang yang sudah dekat atau kerabat-kerabat kita, maka sebaiknya dijamu di ruang keluarga yang lebih luas dan lebih terasa akrab.

Silakan saja jika menyukai warna coklat untuk Interior Ruang, Interior Desain, Interior Ruangan, Interior Kitchen & Interior Kitchen Set dan turunannya, karena warna ini akan memberikan kesan ‘hangat’ atau bisa juga menggunakan warna hijau dan turunannya yang akan memberikan kesan ‘fresh’ sehingga walaupun kecil, tapi terasa apik dan nyaman. Kombinasi warna kontras untuk Desain Ruangan, Desain Kitchen, Desain Kitchen Set, Kitchen Set & Desain Dapur dengan warna putih juga bisa dijadikan alternatif karena warna putih bersifat netral. Tapi jika lantai dan plafond kita juga berwarna putih, maka ruangan akan terasa membosankan. Karena itu pemilihan untuk Desain Ruangan, Desain Kitchen, Desain Kitchen Set, Kitchen Set & Desain Dapur dan kombinasi warna tersebut harus dilihat dari semua aspek. Jika warna dinding terang maka gunakan furniture dan asesoris yang berwarna gelap, dan begitu pula sebaliknya. Pemilihan gorden juga saya sarankan tidak menggunakan gorden kain yang terkesan berat, tetapi bisa menggunakan roman blind atau roller blind yang lebih ringan atau bisa juga dengan horizontal blind yang berbahan kayu atau kain.


Temukan informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Arsitektur Ruang - Arsitektur Interior - Arsitektur Desain - Arsitektur Ruangan - Arsitektur Dapur - Interior Ruang - Interior Desain - Interior Ruangan - Interior Kitchen - Interior Kitchen Set - Interior Dapur - Ruang Dapur - Desain Ruangan - Desain Kitchen - Desain Kitchen SetKitchen Set - Desain Dapur dan Arsitektur&Interior Ruang:Desain Ruangan-Desain Kitchen Set&Dapur Jakarta Selatan di 88db.com
http://www.eramuslim.com/k
Selengkapnya Desain Ruang Tamu Yang Mungil

Kenyaman Di Ruang Tamu

Diposting oleh sabuk item on Apr 22, 2009

Menata interior ruang tamu di rumah layaknya arsitektur ruang atau arsitektur interior dengan ukuran yang bervariasi merupakan tantangan interior desain tersendiri. Selain harus layak menerima tamu, arsitektur desain ruang ini harus diatur agar nyaman dan interior ruangan tidak berkesan penuh seperti arsitektur dapur.

Demi kepraktisan, sebagian
arsitektur ruangan meniadakan ruang tamu di rumahnya. Di rumah-rumah yang mungil, ruang tamu fungsinya seringkali digabung dengan ruang lain seperti interior kitchen. Misalnya tamu yang akrab langsung dipersilakan masuk di ruang keluarga. Sementara itu, tamu lain cukup diterima di teras rumah saja.


Namun untuk sebagian orang
arsitektur ruang atau arsitektur interior, ruang tamu tetap jadi bagian yang sangat penting dalam arsitektur desain karena ruang tamu mencerminkan karakter si pemilik. Bagi arsitektur ruangan dan arsitektur dapur rumah dengan ukuran yang pas-pasan tentu selain harus layak menerima tamu, interior ruang ini harus diatur sedemikian rupa agar tidak terlalu menghabiskan ruangan. Bagi pemilik rumah yang cukup luas, tentu interior desain ini tidak akan menjadi masalah.


Di rumah mungil, ruang tamu tentu juga berukuran mungil, karenanya jangan memenuhi ruang tamu dengan furniture, apalagi meletakkan interior kitchen set atau interior dapur karena fungsi ruang tamu jelas jauh berbeda dengan ruang dapur. Cukup desain ruangan dengan sediakan sofa dengan dua dudukan (two seaters), satu sofa single seater, dan meja kecil. Apabila masih ada ruang lebih tambahkan meja sudut. Desain kitchen furnitur atau desain kitchen set yang ada jika memungkinkan letakkan disandarkan ke dinding agar ruang terlihat lebih lega.

Yang terpenting
kitchen set dalam desain dapur peletakkan tidak mengganggu alur sirkulasi dari pintu masuk ke ruang-ruang lainnya. Di rumah dengan ukuran ruang tamu yang cukup luas atau luas, bisa diletakkan sofa dengan ukuran yang cukup besar, misalnya dengan sofa 3-2-1 seaters dan dengan meja tamu dan meja sudut dengan peletakkan yang hampir sama dengan rumah mungil agar tidak mengganggu alur desain kitchen set sirkulasi menuju ruang lainnya .


Agar tidak monoton, menggabungkan dua buah sofa yang berbeda sangatlah menarik. Beda disini maksudnya adalah beda bentuk, beda desain, ataupun beda warna. Untuk menjembatani
interior kitchennya carilah benang merah antara keduanya, misalnya interior dapur berupa warna yang senada.


Di ruang tamu atau dapur dengan luas yang terbatas, lebih cocok diisi dengan furnitur atau
kitchen set yang ringan, tempat duduk yang tebal, seperti sofa memberi kesan berat. Namun pemilihan sofa yang tepat bisa menjadikan ruang tamu tidak terkesan penuh dengan interior kitchen set.


Tips-tips
desain ruangan dalam pemilihan sofa misalnya dengan warna terang, pilih sofa dengan dua seaters, jangan terpaku pada ukuran standar sofa (umumnya lebar 80cm) karena akan membuat ruangan desain dapur semakin sempit, pilih dengan ukuran 60 cm atau 50 cm, jika sofa ingin diletakkan menempel pada dinding, pilih sofa tanpa sandaran. Ini akan menghemat desain kitchen ruang ataupun ruang dapur juga sofa tanpa sandaran lengan.


http://architectaria.com/



Temukan informasi lain mengenai
Arsitektur Ruang - Arsitektur Interior - Arsitektur Desain - Arsitektur Ruangan - Arsitektur Dapur - Interior Ruang - Interior Desain - Interior Ruangan - Interior Kitchen - Interior Kitchen Set - Interior Dapur - Ruang Dapur - Desain Ruangan - Desain Kitchen - Desain Kitchen SetKitchen Set - Desain Dapur hanya di Arsitektur&Interior Ruang:Desain Ruangan-Desain Kitchen Set&Dapur Jakarta Selatan 88db.com

Selengkapnya Kenyaman Di Ruang Tamu

Desain Interior Rumah Art Deco dan Modern Minimalis

Diposting oleh sabuk item on Sep 16, 2008

Hal yang sangat penting dalam membangun rumah adalah konstruksi bangunan. Setelah bangunannya kuat barulah diperhatikan desain interior rumah agar kelihatan lebih artisitik. Agar terlihat serasi dan enak dipandang, menata interior rumah sebaiknya diselaraskan dengan fasad bangunannya. Jika tampak mukanya memakai art deco, penataan interiornya juga tidak lari dari gaya itu. Demikian pula untuk model rumah minimalis, desain interior rumah dibuat dengan gaya yang senada. Meskipun dalam penerapannya, tidak bulat-bulat memakai kedua gaya itu. Cat interior menjadi salah sau hal penting.
Untuk interior ruang tamu, penerapan gaya art deco yang banyak memakai ornamen bulat, kotak-kotak, atau bentuk geometris lainnya, cukup dijadikan aksen saja. Misalnya, hanya dipakai untuk lemari TV atau lemari display lainnya.
Sedangkan perabot lainnya, seperti meja dan kursi, dipilih model yang simpel dan finishingnya memakai warna cocoa brown (cokelat gelap). Bila perlu, diberi aksen warna hitam agar terlihat lebih mewah.
Sementara, jika memakai konsep minimalis, karena semuanya dibuat serba minimal, supaya ruang tidak terkesan kosong perlu diberikan sedikit aksen. Misalnya, ada satu meja atau kursi yang menggunakan desain tradisional.
Material aksen lainnya bisa juga dipakai, seperti benda-benda hasil kerajinan seperti patung, sculpture, dan aksesoris lain yang diperoleh ketika berkunjung ke daerah atau hasil melancong ke luar negeri.
Ruang keluarga, untuk rumah model art deco atau minimalis, akan lebih cocok memakai permainan warna cokelat dan serat-serat kayu.
Selain itu, orang juga banyak yang menyukai kayu nyantoh, karena seratnya lurus-lurus, atau kayu mahoni yang warnanya agak kemerah-merahan. Sementara model-model furniturenya juga dipilih yang simpel, tidak memakai ukir-ukiran maupun profil.
Sementara di bagian kamar tidur, dinding kamar tidur juga disarankan memakai warna-warna cerah minimalis. Kalaupun diberi aksen, biasanya untuk dinding di belakang headboard ranjang. Sementara bila memakai wallpaper, dipilih corak daun-daunan, anyam-anyaman bambu, dan sebagainya.
Model tempat tidurnya juga dibuat sederhana, mirip furniture Jepang. Dibuat pendek dengan dipan lurus memakai kaki. Untuk itu, agar kelihatan mewah, head-board ranjangnya perlu dilapisi dengan bahan yang terbuat dari kulit atau kayu bergelombang.
Finishing kayunya memakai warna gelap cocoa brown atau maple. Bisa juga bahan kulit tersebut dianyam agar mengesankan tradisional. Bahan kulit juga bagus dipakai untuk pelapis kursi yang ditaruh di kamar.
Sedangkan meja dan kursi di ruang makan, juga dipilih yang modelnya simpel. Top table-nya bisa memakai kayu, dapat pula memakai kaca. Dinding ruang makannya diberi ornamen, misalnya batu paras Yogyakarta, dan kaca cermin kotak-kotak (kaca patri).
Kemudian untuk penerangannya memakai lampu gantung berbentuk geometris, bulat, kotak, atau prisma.
Sementara untuk kursi makannya, kebanyakan dengan high backing dan bahan yang dipakai biasanya ‘chenille’ warna coklat, krem atau hitam kulit.
http://architectaria.com

Selengkapnya Desain Interior Rumah Art Deco dan Modern Minimalis