Showing posts with label model baju batik. Show all posts
Showing posts with label model baju batik. Show all posts

Agar Warna Batik Awet

Diposting oleh karpetitem on May 22, 2009

Memelihara baju batik dari penjual batik gampang-gampang susah dibilangnya. Berikut cara merawat busana batik dari batik online agar tetap awet warna baju batiknya dari penjual baju.

— Ini mengingat warna alam pada
model batik tulis tersebut sama sekali tidak menggunakan zat-zat kimia dalam pewarnaan batik modern dari penjual busana.
— Kain mode batik tulis yang pewarnaan baju busananya menggunakan hasil rebusan dari berbagai tumbuhan, terutama dari bagian kulit pohon, akar dan daun itu memang memerlukan penanganan khusus. Di sini untuk warna hijau pada motif batik busana dari penjual baju, misalnya, digunakan warna hasil rebusan daun mangga, adapun akar mengkudu menghasilkan warna merah muda.
— Untuk merawat model batik tulis dari penjual batik dengan pewarna alami, caranya antara lain:

* Mencuci kain
batik busana dari penjual busana dengan menggunakan sampo rambut. Sebelumnya, larutkan dulu sampo hingga tak ada lagi bagian yang mengental. Setelah itu baru kain batik mode dari batik online dicelupkan.
* Anda juga bisa menggunakan sabun pencuci khusus untuk model modern kain batik baju yang dijual di pasaran.
* Kain busana model batik modern tulis jangan dicuci dengan menggunakan mesin cuci. Cara mencuci kain batik model seperti ini akan membuat warna alami kain batik model tak bertahan lama.
* Sebaiknya Anda juga tidak menjemur busana batik tulis berpewarna alami di bawah sinar matahari langsung.
* Bila Anda ingin memberi pewangi dan pelembut kain pada baju modern batik tulis, jangan disemprotkan langsung pada kain model busana. Sebelumnya, tutupi dulu kain batik baju dengan koran, baru semprotkan cairan pewangi dan pelembut mode busana.
* Masih dengan koran menutupi kain busana modern, Anda bisa menyetrika busana modern batik berpewarna alami tersebut. Jangan menyetrika langsung pada kain baju modernnya karena ini bisa memengaruhi warna motif baju busananya.
* Anda sebaiknya juga tidak menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau pakaian berbahan mode busana batik sutera berpewarna alami.

http://www.batiklaksmi.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di
Model Batik ~ Baju Batik ~ Jual Batik ~ Batik Online ~ Batik Modern ~ Mode Batik ~ Busana Batik ~ Model Jual ~ Model Online ~ Model Modern ~ Model Mode ~ Model Busana ~ Baju Jual ~ Baju Online ~ Baju Modern ~ Baju Mode ~ Baju Busana ~ Batik Model ~ Batik Baju ~ Batik Jual ~ Batik Mode ~ Batik Busana ~ Jual Model ~ Jual Baju ~ Jual Online ~ Jual Busana ~ Mode Baju ~ Mode Busana ~ Busana Model ~ Busana Baju ~ Busana Online ~ Busana Modern ~ Busana Mode dan Model & Baju Batik : Jual Batik Online & Modern - Mode & Busana Batik Surabaya di 88db.com
Selengkapnya Agar Warna Batik Awet

Pilihan Batik Untuk Kaum Muda

Diposting oleh karpetitem on May 18, 2009

Sebagian kaum muda menganggap traditional batik fashion design kuno, kaku, dan lebih cocok untuk orang tua. Busana atau fashion batik hanya dikenakan mereka saat hajatan atau acara formal, belum ditempatkan sebagai pakaian sehari- hari. Itu pun sebagian orang lebih menyukai batik pekalongan.

Agung dan Hari, siswa sebuah SMA di Yogyakarta, misalnya, hanya mengenakan
traditional fashion design saat menghadiri resepsi pernikahan atau acara resmi. "Rasanya kuno dan tidak luwes kalau memakai traditional fashion batik dari gallery batik saat bepergian nyantai," kata Agung, Kamis (24/7).
Keduanya masing-masing hanya memiliki dua kemeja batik painting di lemari. Mereka juga tidak tahu apakah kemejanya berjenis design batik cap, printing, atau traditional design tulis. "Bapak yang membelikan kemeja traditional batik. Kalau warna batik painting sudah agak pudar, biasanya beli lagi di toko gallery batik," ucap Hari.

Mely Christina, pemilik Mely Art Batik Center yang membuka kios di Pasar Beringharjo, mengakui,
fashion design batik pekalongan (cap dan printing) lebih diminati. "Saya pernah jualan traditional design batik yogya, tapi enggak laku. Saya tidak tahu mengapa traditional fashion design batik yogya tidak disukai," ujarnya.

Ia hanya menjual
fashion batik dalam bentuk kemeja, kebaya, dan gaun terusan. Pembelinya mayoritas para ibu dan beberapa relasi bisnis seperti toko-toko batik traditional fashion design di Yogyakarta, dan temannya di Makassar, Sulawesi Selatan, dan Ketapang, Kalimantan Barat.
Dengan omzet Rp 20 juta-Rp 40 juta per bulan, yang paling laku adalah kebaya dan gaun terusan seharga sekitar Rp 50.000. Busana batik itu didapat dari agen yang biasa memasok batik ke lebih dari 100 kios di Beringharjo. Pabrikasi batik memang membuat pakaian batik berharga murah. Tuntutan pasar membuat perancang dan toko batik bersiasat mengeksplorasi model dan motif-motif batik.

Di Malioboro, toko-toko menjual pakaian bermotif batik mulai dari model baby doll, balon, maupun gaun terusan. Rianty Batik, misalnya, menjual Rp 50.000-Rp 300.000 per potong. Asih, supervisor toko, mengatakan, empat bulan terakhir, model balon banyak dicari.

http://cetak.kompas.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di
Fashion Design - Traditional Design - Traditional Fashion - Batik Painting - Design Batik - Fashion Batik - Traditional Batik - Gallery Batik - Traditional Fashion Design - Batik dan Leloehoer Gallery: Exclusive Traditional Fashion Design - Batik Painting & Natural Home Spa Products di 88db.com
Selengkapnya Pilihan Batik Untuk Kaum Muda

Cara Merawat Batik Modern

Diposting oleh karpetitem on Apr 22, 2009

Model batik dari penjual batikmemang sedang trend. Namun, bisa jadi belum banyak orang yang mengetahui cara merawat baju batik dari penjual model atau busana batik dari penjual baju agar warna busana model batik busana dari penjual online tetap awet. Berikut ini sejumlah cara alternatif merawat busana online mode batik dari penjual busana kesayangan.

1. Saat mencuci mode busana batik modern dari penjual batik, gunakan sabun pencuci khusus untuk model busana batik baju yang banyak dijual di pasaran baju online atau di toko batik online.

2. Atau, cuci batik model dari penjual model dengan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan shampo di air sampai tak ada bagian busana modern dari penjual baju yang mengental. Lalu, celupkan busana baju model online batik dari penjual online.

3. Mencuci baju mode batik model modern atau baju busana batik dari penjual busana juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik mode model online. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak model mode kain.

4. Saat mencuci baju modern batik jual, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika model jual batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika mode baju benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian busana mode batik yang kotor tadi.

5. Sebaiknya, jangan mencuci baju jual model batik dengan mesin cuci.

6. Saat akan menjemur model jual baju batik, batik online yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemur batik modern langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah mode batik di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.

7. Saat menjemur busana batik, tarik bagian tepi batik model secara perlahan agar serat batik baju yang terlipat kembali ke posisi semula.

8. Jika batik jual model modern sudah dijemur, hindari menyetrika batik mode secara langsung. Jika batik busana tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas model mode batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.

9. Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada model busana batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kain baju jualnya. Sebaiknya, tutupi dulu baju online batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi pada baju modern dan pelembut baju mode batik tadi di atas koran.

10. Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke baju busana kain batik, terutama mode baju batik sutera dengan pewarna alami.

11. Simpan mode busana batik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak busana model batik.

12. Cara lain agar busana baju batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan busana online batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering. Mintalah informasi lebih lengkap ditempat jual busana modern batik atau busana mode batik online.

http://www.kompas.com/


Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Model Batik ~ Baju Batik ~ Jual Batik ~ Batik Online ~ Batik Modern ~ Mode Batik ~ Busana Batik ~ Model Jual ~ Model Online ~ Model Modern ~ Model Mode ~ Model Busana ~ Baju Jual ~ Baju Online ~ Baju Modern ~ Baju Mode ~ Baju Busana ~ Batik Model ~ Batik Baju ~ Batik Jual ~ Batik Mode ~ Batik Busana ~ Jual Model ~ Jual Baju ~ Jual Online ~ Jual Busana ~ Mode Baju ~ Mode Busana ~ Busana Model ~ Busana Baju ~ Busana Online ~ Busana Modern ~ Busana Mode dan Model & Baju Batik : Jual Batik Online & Modern - Mode & Busana Batik Surabaya di 88db.com
Selengkapnya Cara Merawat Batik Modern

Membatik Bagi Laki-Laki

Diposting oleh karpetitem on Mar 25, 2009

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam design batik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan design batik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik baju batik adalah lazim bagi kaum lelaki.

Ragam corak dan warna baju batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik dress design memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh orang Tionghoa, yang juga mempopulerkan corak phoenix. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda), termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.

Teknik membatik telah dikenal sejak ribuan tahun yang silam. Tidak ada keterangan sejarah yang cukup jelas tentang asal usul batik. Ada yang menduga teknik ini berasal dari bangsa Sumeria, kemudian dikembangkan di Jawa setelah dibawa oleh para pedagang India. Saat ini batik bisa ditemukan di banyak negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Sri Lanka, dan Iran. Selain di Asia, batik juga sangat populer di beberapa negara di benua Afrika. Walaupun demikian, batik yang sangat terkenal di dunia adalah batik yang berasal dari Indonesia, terutama dari Jawa.

Macam batik dapat dibedakan menjadi :
* Batik Klasik
* Batik Modern

Batik Klasik
Batik klasik mempunyai nilai dan cita rasa seni yang tinggi, dengan pengerjaan yang rumit dan dalam waktu berminggu-minggu. Batik klasik mempunyai pola-pola dasar tertentu dengan berbagai macam variasi motif, seperti kawung, parang, nitik, tuntum, ceplok, tambal, dan lain sebagainya. Bahan dasar batik berupa kain katun putih kwalitas halus, juga kain sutera putih, batik dengan bahan sutera akan menghasilkan warna yang lebih hidup.

Batik Modern
Berbeda dengan batik klasik, pada batik modern motif maupun pewarnaan tidak tergantung pada pola-pola dan pewarnaan tertentu seperti pada batik klasik, namun dress designnya bisa berupa apa saja dan warna yang beraneka macam. Batik modern juga menggunakan bahan-bahan dan proses pewarnaan yang mengikuti perkembangan dari bahan-bahan pewarnanya. Terkadang pada beberapa area design kaos, canting tidak dipergunakan namun dengan menggunakan kuas dan untuk pewarnaan kadang diterapkan langsung dengan menggunakan kapas atau kain. Dengan kata lain, proses pembuatan batik modern hampir seperti batik klasik namun desain baju batik modern dan pewarnaan baju batik modern terserah pada citarasa seni pembuat design kaos dan tergantung bahan-bahan pewarnanya. Bahkan dengan berkembangnya bahan dasar kain dan bahan kain berwarna, batik modern menjadi semakin bervariasi, seperti misalnya batik pada bahan katun lurik Jogja , bahan kain poplin, bahan piyama, bahan wool, dsb.

Sumber : www.geocities.com/jogjabatik/
http://thebatik.net/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Design Batik - Baju Batik Modern - Batik Modern - Dress Design - Design Kaos - Baju Batik dan Design Batik&Baju Batik Modern: Batik Modern-Dress Design&Design Kaos Jawa Timur di 88db.com
Selengkapnya Membatik Bagi Laki-Laki

Batik Karya Asli Indonesia

Diposting oleh sabuk item on Mar 19, 2009

Akhir-akhir ini, kalau saya perhatikan, pakaian bercorak batik atau model batik sedang populer di kalangan wanita, terutama remaja untuk pakaian sehari-hari. Sebelumnya, model batik atau pakaian batik lebih sering digunakan hanya untuk acara-acara resmi. Munculnya trend baju batik seperti ini menimbulkan 2 pertanyaan dalam benak saya; apakah ini bentuk sikap kecintaan mereka terhadap hasil karya tradisional Indonesia atau justru ini bentuk reaksi kemarahan mereka karena ada negara tetangga yang mengklaim baju batik sebagai “milik” mereka?

Saya baru menyadari betapa maraknya pakaian batik beberapa minggu yang lalu, ketika ibu saya, yang seoarang penjual batik bukan batik online , menawarkan pakaian batik dagangannya untuk saya pakai sehari-hari. Tidak biasanya, saya tidak menolak. Saya malah dengan senang hati menerimanya. Entah karena memang modelnya yang bagus sehingga saya ingin memakainya, atau entah karena tanpa saya sadari pakaian batik sudah mulai marak di kalangan remaja putri sehingga saya ingin mengikuti trend. Namun, apapun alasannya, saya mulai memakai pakaian batik sebagai pakaian sehari-hari di saat batik mulai manjadi trend.

Saya pikir, mungkin alasan orang-orang mulai gemar memakai mode batik karena mereka memang menyukainya sebagai karya bangsa. Terlebih lagi memang akhir-akhir ini model-model mode batik yang ditawarkan bisa dibilang up to date atau batik modern. Buat saya itu bagus, karena dengan begitu batik sebagai karya tradisional dari daerah-daerah di Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan dunia masa kini sehingga mampu bersaing dengan maraknya busana barat yang juga populer. Tetapi saya jadi heran, mengapa baru sekarang batik menarik perhatian berbagai kalangan lewat desain-desainnya yang modern?

Ternyata menurut paman saya yang merupakan penjual batik dan pengusaha batik bukan batik online , yang juga baru akhir-akhir ini memproduksi batik berdesain up to date, alasan para produsen batik melakukan ini semua adalah atas dasar kejengkelan mereka terhadap Negara tetangga yang tiba-tiba mengklaim batik sebagai “milik” mereka. Mereka sebagai agen-agen penerus budaya batik Indonesia merasa sangat tersinggung dan tidak dihargai. Susah-susah mempertahankan keberadaan batik di Indonesia, tiba-tiba batik diaku Negara tetangga. Maka dari itu, untuk membuktikan bahwa batik “milik” Indonesia, mereka pun membuat pakaian batik yang berdesain batik modern untuk dipakai sehari-hari, sehingga masyarakat dapat sering memakainya.

Di satu sisi, hal itu terdengar menyenangkan, karena menunjukkan betapa para produsen itu berusaha kuat untuk membuktikan busana batik adalah milik Indonesia. Namun ada nada ironi juga di sana, karena menunjukkan bahwa kita baru bisa mempertahankan busana batik sebagai milik bangsa setelah ada yang menyerang dengan memperebutkan pengakuan kepemilikan batik. Kalau memang batik milik bangsa Indonesia, seharusnya sudah dari dulu batik digunakan sehari-hari. Tidak perlu hak paten, karena tradisi tidak ada yang asli. Namun, jika ingin memilikinya, seharusnya kita mencintai dan menjaganya sejak dulu. Kalau saja batik sudah marak digunakan sejak dulu, mungkin tidak akan ada yang berani mengakui kepemilikannya di Negara lain.

Jika ternyata maraknya pakaian batik sehari-hari adalah reaksi emosi sesaat terhadap Negara tetangga, mungkin saja ini akan menjadi trend sesaat. Ketika situasi meredam, mungkin saja orang-orang akan mulai meninggalkannya dan terbuai dengan keadaan aman bahwa kita sudah berhasil membuktikan bahwa batik adalah “milik” bangsa Indonesia. Hal ini tentu saja akan makin menimbulkan ironi, karena menunjukkan kecintaan yang begitu dangkal terhadap karya bangsa. Kecintaan hanya muncul sebagai reaksi emosional atas serangan bangsa lain.

Saya hanya bisa berharap pembuktian kecintaan masyarakat pakaian batik saat ini tidak akan mereda begitu saja ketika serangan dari Negara tetangga ikut mereda. Semoga trend batik ini tidak seperti trend mode yang tiap setahun sekali ditinggalkan dan dilupakan begitu saja, kemudian diganti dengn trend baru lagi.

nadsky.blogspot.com

Temukan informasi lain mengenai Model Batik, Baju Batik, Jual Batik, Batik Online, Batik Modern, Mode Batik, Busana Batik di Model & Baju Batik : Jual Batik Online & Modern - Mode & Busana Batik Surabaya hanya di 88db.com

Selengkapnya Batik Karya Asli Indonesia

Tradisi Kain Batik

Diposting oleh karpetitem on Mar 18, 2009

Dia memandang Desain Batik bersifat universal. Tapi tetap tidak melepaskan diri dari kaidah-kaidah akar tradisi Kain Batik. Maka ribuan Desain Batik pun diciptakannya dalam motif modern kontemporer yang di luar dugaan, begitu tak biasa.

Komarudin Kudiya (40), pria yang akrab disapa Komar ini adalah nama yang tak asing dalam jagat industri
Toko Batik tanah air. Melalui label miliknya yaitu Batik Komar, dia mencoba mengelaborasi desain Model Batik agar terus berkembang sesuai dengan zamannya.

"Obsesi saya batik sudah pantas mendunia melalui karya-karya baru yang dikembangkan sesuai dengan zamannya," tutur pria kelahiran Desa Trusmi, Plered Cirebon tersebut.

Pengembangan desain
Model Batik yang dilakukannya dengan mengambil ide dari objek-objek sekitar yang belum tersentuh oleh desainer batik lain. Design Batik sederhana melalui proses penggalian cukup matang. Sehingga melahirkan Design Batik dengan nilai jual tinggi.

Misalnya tema Filum Molusca yang mengambil ide dari hewan jenis moluska. Untuk mewujudkan ide ini, Komar melakukan penelitian cukup dalam bahkan melakukan observasi ke museum laut Ancol, Taman Laut Pasir Putih Jawa Timur juga referensi dari internet. Produksi Filum Molusca ini dilakukan cukup lama yaitu 5 tahun.

Tren blog pun tak luput dari pandangan pria yang menjabat sebagai Ketua Harian Yayasan Batik Jawa Barat ini. Motif batik dengan tema Blogger pun menjadi salah satu inovasi lain menarik. Desain blog yang begitu techno diubahnya menjadi begitu batik. Pengembangan desain serupa juga dilakukannya untuk objek antariksa dengan tema Antares atau objek molekul air, keris dan objek-objek lainnya.

Termasuk tidak meninggalkan motif-motif Cirebonan yang menjadi pondasi dirinya dalam usaha
Toko Batik. Menurutnya, motif jaman dulu sampai sekarang tidak bisa dihapus. Motif-motif tradisional untuk Baju Batik dan Kain Batik sampai kapanpun tidak akan terkalahkan.

Untuk mendapatkan perlindungan yang sah menurut hukum , dari ribuan desain
Baju Batik yang dimiliki Batik Komar, sebanyak 124 desain motif batik didaftarkan atas bantuan Departemen Perindustrian dan dari Departemen Koperasi dan UKM. Namun Komar sendiri memilih tidak ambil pusing jika ada plagiat-plagiat yang meniru desainnya. Salah satu cara untuk melindungi desain-desain miliknya, Komar memilih mendokumentasikan sendiri dalam bentuk buku.

Dengan berpijak pada idealisme melestarikan budaya batik sebagai budaya leluhur. Komar terus berupaya untuk memperkuat usaha
Jual Baju Batik dan Jual Kain Batiknya. Meski kompetisi dalam usaha ini dinilainya makin kompetitif, tapi dirinya yakin masih banyak orang yang mencari Jual Kain Batik dan Jual Baju Batik berkualitas.

http://bandung.detik.com

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan lihat di
Toko Batik,Desain Batik,Jual Baju Batik,Jual Kain Batik,Baju Batik,Kain Batik,Design Batik,Model Batik dan Toko & Desain Batik : Jual Baju & Kain Batik - Design & Model Batik di 88db.com
Selengkapnya Tradisi Kain Batik

12 Tips Merawat Busana Batik

Diposting oleh mabok euyyy on Feb 19, 2009

Batik memang sedang in. Namun, bisa jadi belum banyak orang yang mengetahui cara merawat pakaian batik(cth lain Mode Batik, Busana Batik) agar warnanya tetap awet. Berikut ini sejumlah cara alternatif merawat batik kesayangan.

1. Saat mencucinya, gunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik(cth lain Mode Batik, Busana Batik) yang banyak dijual di pasaran.

2. Atau, cuci kain batik dengan sampo rambut. Sebelumnya, larutkan sampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain batik.

3. Mencuci batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain.

4. Saat mencuci Baju Batik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.

5. Sebaiknya, jangan mencuci batik dengan mesin cuci.klik Jual Batik & Batik Online

6. Saat akan menjemurnya, batik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.

7. Saat menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.

8. Jika sudah dijemur, hindari menyeterika batik secara langsung(cth Batik Modern). Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.klik Jual Batik & Batik Online

9. Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis(cth Model Batik),, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.

10. Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik(cth Model Batik), terutama batik sutera dengan pewarna alami.

11. Simpan batik kesayangan(cth Batik Modern)Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.

12. Cara lain agar Baju Batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering.

Temukan informasi mengenai Model Batik, Baju Batik, Jual Batik, Batik Online, Batik Modern, Mode Batik, Busana Batik dan Model & Baju Batik : Jual Batik Online & Modern - Mode & Busana Batik Surabaya pada 88db.com.

http://www.tabloidnova.com


Selengkapnya 12 Tips Merawat Busana Batik

Model Baju Batik : Kecintaan pada Indonesia atau Emosi Sesaat?

Diposting oleh sabuk item on Jan 8, 2009

Akhir-akhir ini, kalau saya perhatikan, pakaian bercorak model batik sedang populer di kalangan wanita, terutama remaja untuk model baju sehari-hari. Sebelumnya, model baju batik lebih sering digunakan hanya untuk acara-acara resmi. Munculnya trend baju batik seperti ini menimbulkan 2 pertanyaan dalam benak saya; apakah ini bentuk sikap kecintaan mereka terhadap hasil karya tradisional Indonesia atau justru ini bentuk reaksi kemarahan mereka karena ada negara tetangga yang mengklaim batik sebagai “milik” mereka?

Saya baru menyadari betapa maraknya pakaian batik modern beberapa minggu yang lalu, ketika ibu saya, yang pedagang busana batik, menawarkan pakaian mode batik dagangannya untuk saya pakai sehari-hari. Tidak biasanya, saya tidak menolak. Saya malah dengan senang hati menerimanya. Entah karena memang model batiknya yang bagus sehingga saya ingin memakainya, atau entah karena tanpa saya sadari model baju pakaian batik sudah mulai marak di kalangan remaja putri sehingga saya ingin mengikuti trend. Namun, apapun alasannya, saya mulai memakai model baju batik sebagai pakaian sehari-hari di saat baju batik mulai menjadi trend.

Saya pikir, mungkin alasan orang-orang mulai gemar memakai batik modern karena mereka memang menyukainya sebagai karya bangsa. Terlebih lagi memang akhir-akhir ini mode batik yang ditawarkan bisa dibilang up to date. Buat saya itu bagus, karena dengan begitu busana batik sebagai karya tradisional dari daerah-daerah di Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan dunia masa kini sehingga penjual batik mampu bersaing dengan maraknya busana barat yang juga populer. Terlebih sekarang juga ada penjual batik online. Tetapi saya jadi heran, mengapa baru sekarang batik menarik perhatian berbagai kalangan termasuk penjual batik modern lewat desain-desainnya yang modern?

Ternyata menurut paman saya yang merupakan pengusaha dan penjual batik, yang juga baru akhir-akhir ini memproduksi batik berdesain up to date, alasan para penjual batik online melakukan ini semua adalah atas dasar kejengkelan mereka terhadap Negara tetangga yang tiba-tiba mengklaim batik sebagai “milik” mereka. Mereka sebagai penjual batik modern penerus budaya batik Indonesia merasa sangat tersinggung dan tidak dihargai. Susah-susah mempertahankan keberadaan batik di Indonesia, tiba-tiba batik diaku Negara tetangga. Maka dari itu, untuk membuktikan bahwa batik “milik” Indonesia, mereka pun membuat pakaian batik yang berdesain modern untuk dipakai sehari-hari, sehingga masyarakat dapat sering memakainya.

Di satu sisi, hal itu terdengar menyenangkan, karena menunjukkan betapa para produsen itu seperti batik surabaya berusaha kuat untuk membuktikan batik adalah milik Indonesia. Namun ada nada ironi juga di sana, karena menunjukkan bahwa kita baru bisa mempertahankan batik sebagai milik bangsa setelah ada yang menyerang dengan memperebutkan pengakuan kepemilikan batik. Kalau memang batik milik bangsa Indonesia, seharusnya sudah dari dulu batik digunakan sehari-hari. Tidak perlu hak paten, karena tradisi batik surabaya tidak ada yang asli. Namun, jika ingin memilikinya, seharusnya kita mencintai dan menjaganya sejak dulu. Kalau saja batik sudah marak digunakan sejak dulu, mungkin tidak akan ada yang berani mengakui kepemilikannya di Negara lain.

Jika ternyata maraknya pakaian batik sehari-hari adalah reaksi emosi sesaat terhadap Negara tetangga, mungkin saja ini akan menjadi trend sesaat. Ketika situasi meredam, mungkin saja orang-orang akan mulai meninggalkannya dan terbuai dengan keadaan aman bahwa kita sudah berhasil membuktikan bahwa batik adalah “milik” bangsa Indonesia. Hal ini tentu saja akan makin menimbulkan ironi, karena menunjukkan kecintaan yang begitu dangkal terhadap karya bangsa. Kecintaan hanya muncul sebagai reaksi emosional atas serangan bangsa lain.

Saya hanya bisa berharap pembuktian kecintaan masyarakat pakaian batik saat ini tidak akan mereda begitu saja ketika serangan dari Negara tetangga ikut mereda. Semoga trend batik ini tidak seperti trend mode yang tiap setahun sekali ditinggalkan dan dilupakan begitu saja, kemudian diganti dengn trend baru lagi.

http://nadsky.blogspot.com/

Temukan informasi lain mengenai Model Batik, Model Baju, Model Baju Batik, Baju Batik, Jual Batik, Jual Batik Online, Jual Batik Modern, Batik Online, Batik Modern, Mode Batik, Busana Batik, Batik Surabaya hanya di Model & Baju Batik : Jual Batik Online & Modern - Mode & Busana Batik Surabaya 88db.com

Selengkapnya Model Baju Batik : Kecintaan pada Indonesia atau Emosi Sesaat?