Showing posts with label jasa foto pernikahan. Show all posts
Showing posts with label jasa foto pernikahan. Show all posts

Gaya Foto Pernikahan

Diposting oleh malamjumat on Sep 7, 2009

Bila fotografer Anda bukan spesialis foto nikah, daftar yang Anda buat ini akan sangat membantunya.

Anda bisa memilih beberapa dari sekitar 60 momen ini, baik untuk foto still maupun foto candid. Anda bisa menyerahkan pemotretan kepada jasa fotografi misalnya
photograpy Jakarta.


Persiapan

Pengantin wanita saat menjalani rias wajah dan rambut.
Gaun pengantin atau jas yang digantung di hanger, dihamparkan di ranjang, atau menjuntai di sandaran kursi.

Still life shots dari sepatu, perhiasan, dasi, dan pernik lainnya.

Detail foto dari buket bunga pengantin wanita dan pengirinya.

Foto candid saat pengiring pengantin mengenakan pakaiannya.

Ibu membantu mengancingkan gaun atau kebaya pengantin.

Ibu membantu merapikan pakaian pengantin, seperti veil gaun pengantin atau lipatan kain
kebaya.

Foto seluruh badan dari pengantin yang sudah mengenakan gaun atau kebayanya sambil berkaca di cermin.

Ayah menatap pengantin putri dalam gaun atau kebayanya.

Pengantin putri bersama orangtua dan saudara-saudaranya.

Pengantin putri bersama para pengiringnya.

Pengantin pria bersiap bersama ayah dan pengiringnya.

Foto close-up dari cincin kawin.

Pengantin pria bersama orangtua dan saudara-saudaranya.

Pengantin pria bersama para pengiringnya.

Pengantin pria merapikan dasi atau kancing jas atau beskapnya.

Kedua pengantin secara terpisah berangkat menuju lokasi pemberkatan atau akad.


Upacara perkawinan

Bagian interior atau eksterior dari lokasi upacara sebelum tamu tiba.

Kedua pengantin menunggu untuk memasuki lokasi pemberkatan/akad nikah.

Ekspresi kedua pengantin secara close-up saat memasuki lokasi pemberkatan/akad nikah.

Kedua orangtua pengantin berjalan memasuki tempat upacara.

Orangtua dan keluarga pengantin menempati tempat duduk masing-masing.

Kedua pengantin duduk di tempat yang sudah disediakan.

Ekspresi kedua orangtua pengantin saat upacara berlangsung.

Wide shot dari altar atau mesjid, dari sudut pandang tamu.

Wide shot tamu, dari sudut pandang pasangan pengantin.

Momen khusus seperti saat pengantin pria mengucapkan ijab kabul.

Close-up dari pengantin pria dan wanita saat mengucapkan janji perkawinan.

Close-up tangan pengantin pria dan wanita saat bertukar cincin.


Sungkem, cium, dan peluk

Kedua pengantin sungkem kepada kedua orangtua untuk meminta restu.

Kedua pengantin saling mencium pipi.

Ekspresi close-up dari kedua pengantin setelah sah menjadi suami-istri.

Kedua pengantin berpelukan dengan keluarga dan teman-teman.

Kedua pengantin berjalan keluar dari tempat upacara.


Sebelum resepsi

Pengantin pria dan wanita berdiri bersama.

Pengantin wanita dengan orangtua.

Pengantin wanita dengan saudara-saudaranya.

Pengantin wanita dengan seluruh keluarga.

Pengantin pria dengan orangtua.

Pengantin pria dengan saudara-saudaranya.

Pengantin pria dengan seluruh keluarga.

Kedua pengantin dengan orangtua pengantin wanita.

Kedua pengantin dengan orangtua pengantin pria.

Kedua pengantin dengan kedua orangtua pengantin.

Kedua pengantin dengan seluruh anggota keluarga.

Kedua pengantin dengan para pengiring pengantin.

Kedua pengantin dengan seluruh panitia.


Resepsi

Bagian eksterior maupun interior dari tempat
event party.

Still-life shots dari bunga, menu, dekorasi, table setting, kue pengantin, tumpeng, atau gelas
Champagne
(bila ada).

Tamu-tamu tiba, dan menandatangani buku tamu.

Kedua pengantin tiba.

Ekspresi para temu menyaksikan kehadiran kedua pengantin.

Kedua pengantin menyesap Champagne.

Kedua pengantin saling bertegur sapa dengan tamu.

Kedua pengantin saling berdansa (bila ada).

Kedua pengantin menerima salam dari para tamu.

Ekspresi close-up dari kedua pengantin saat menyambut tamu.

Shot dari MC atau pengisi acara tengah tampil.

Kedua pengantin memotong kue pengantin atau tumpeng.

Bouquet toss (lempar bunga).

Kedua pengantin keluar dari tempat resepsi.

Mobil pengantin, serta saat kedua pengantin memasuki mobil.


kompas.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Selengkapnya Gaya Foto Pernikahan

Tips Foto Pernikahan Anda

Diposting oleh malamjumat on Oct 13, 2008

Mengabadikan saat-saat penuh bahagia di hari pernikahan pastilah menjadi bagian tak terpisah dari rangkaian acara di hari istimewa Anda. Setiap momen penuh arti diabadikan dalam bentuk video (video shooting) maupun foto. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa fotografi sebagai salah satu media mengabadikan kebahagian, berikut adalah tips yang mudah-mudahan bisa menjadi pengetahuan tambahan mengenai fotografi bagi Anda.

1. Paket dengan harga mahal bukan jaminan bahwa Anda akan mendapat kualitas baik. Kualitas karya fotografi, kualitas weddings photographers tidak melulu dikaitkan dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Jika Anda bijak memilih, syukur-syukur kalau Anda juga mengetahui setidaknya sedikit hal dasar mengenai fotografi Anda akan lebih jeli mencari studio atau fotografer yang tidak membuat budget pernikahan Anda di luar batas.

2. Paket yang murah. Hei, seorang teman yang menyukai fotografi mengatakan bahwa fotografi bukan produk generik. Jadi Anda jangan langsung memilih produk dengan harga sangat murah dan di bawah rata-rata tanpa mempedulikan kualitasnya. Adalah benar bahwa yang mahal belum tentu menawarkan kualitas terbaik, namun jangan jadi langsung asal pilih yang paling murah. Perhatikan betul kualitas jasa foto pernikahan atau jasa foto pre wedding jika harga yang ditawarkan ternyata di bawah rata-rata.

3. Foto Studio. Jika Anda memilih untuk berfoto di studio foto yang memiliki lebih dari satu weddings photographers, pastikan Anda mengetahui benar hasil karyanya. Anda dapat memilih dan menentukan fotografer mana yang ingin Anda ajak bekerja sama (misalnya dari kualitas foto, video, video shooting). Sebelum hari pemotretan tiba, sempatkan bertemu dulu dengan sang fotografer. Foto Anda selain akan menjadi bagian dari dokumentasi juga akan menjadi karya seni, karenanya chemistry dan kesepahaman antara Anda, pasangan, dan sang fotografer harus dibangun dulu sebelum pemotretan dilakukan. Ini juga berguna untuk mengetahui gaya yang sesuai untuk Anda dan pasangan.

4. Hitam & Putih. Jika foto hitam putih menjadi pilihan Anda, tips berikut ini perlu Anda simak. Pastikan bahwa sang fotografer akan menangani langsung foto Anda tersebut. Hampir tak mungkin mendapatkan hasil cetak foto hitam putih yang berkualitas kecuali sang fotografer menanganinya sendiri. Dengan teknologi digital yang sekarang banyak diterapkan dalam dunia fotografi, pastikan juga bahwa Anda menyetujui rentang warna pada foto Anda. Detail pada area yang paling ingin ditonjolkan, dan shadow pada latar belakang sangat perlu diperhatikan dengan detail sebelum Anda menyetujui untuk mencetak foto tersebut.

5. Pencahayaan. “Payung” dan kotak-kotak yang terdapat di studio dimanfaatkan untuk membuat pencahayaan yang lebih lembut. Untuk itu Anda harus menyimak betul penampilan Anda sebelum dipotret. Perhatikan apakah gradasi putih gaun pengantin Anda akan terlihat cukup tajam nantinya, untuk ini yang mesti Anda lakukan adalah bercermin pada kaca tiga dimensi, tidak hanya pada cermin datar yang biasa Anda lakukan.

6. Negatif foto. Sehalus mungkin tolak “ajakan” fotografer yang menawarkan negatif foto sebagai bonus saja. Jika Anda ingin memperbesar ukuran foto dari format medium menjadi ukuran kanvas lukisan, misalnya, pastikan juga Anda mencetak negatif foto di studio profesional. Perlu kesabaran tentu saja, dan juga biaya lebih, namun hal itu cukup berharga, kok untuk mengenang hari bahagia Anda.

7. Kontrak. Jika Anda membuat perjanjian mengenai jasa foto pernikahan, misalnya jumlah foto pernikahan atau jasa foto pre wedding yang akan Anda terima, apakah Anda juga akan mendapatkan foto Anda dalam bentuk CD atau tidak, jangan hanya menaruh kepercayaan pada ucapan saja. Pastikan bahwa Anda dan pasngan membuat perjanjian tertulis dengan studio atau fotografer perorangan yang akan mengabadikan kenangan Anda dan pasangan. Bentuk perjanjian tertulis paling sederhana adalah bukti pembayaran dengan rincian produk dan layanan yang akan Anda terima sebagai konsumen mereka.

8. Saran terakhir, sebaiknya, sih Anda lebih memilih fotografer penuh waktu. Bukan berarti fotografer paruh waktu tidak berkualitas, bukan sama sekali. Hanya saja ada kecenderungan orang yang mengabdikan diri dengan total dalam pekerjaannya menghasilkan karya yang lebih baik. Kecuali jika Anda yakin bahwa fotografer paruh waktu yang Anda inginkan memang berkualitas.

http://www.indonesia-tourism.com

Temukan Weddings Photographers, Video Shooting, Wedding Video Shooting, Foto Pernikahan, Jasa Foto Pernikahan, Foto Pre Wedding, Weddings Photographers & Video Shooting : Jasa Foto Pernikahan & Pre Wedding hanya di 88db.com

Selengkapnya Tips Foto Pernikahan Anda