Tips Praktis Belajar Berbicara Didepan Umum

Diposting oleh Wikey on Feb 22, 2010



Tanpa kita sadari, bagi kita yang tinggal di budaya timur, sering kali kita merasa malu untuk berbicara/presentasi di depan umum / Khalayak ramai, kadang kita merasa minder, kurang percaya diri, takut ditertawakan, merasa belum layak, sehingga membuat banyak sekali kesempatan disepan mata yang lewat begitu saja, dan diambil oleh orang lain.

Prinsip tak ada seorang pun yang awalnya berpengalaman, contohnya pada waktu kita lahir ,saat bayi tidak bisa langsung bisa berdiri,butuh merangkak dan belajar berdiri, tidak ada seorang wanitapun yang awalnya pernah punya pengalaman melahirkan seorang bayi.

Saat ini saya mau sharing langkah-langkah apa saja yang perlu disiapkan sebelum kita berbicara didepan orang lain atau mungkin anda menuju suatu profesi Event Entertainer:

1. Persiapkan bahan untuk presentasi kita, apa saja yang perlu dibicarakan, singkat, padat, buat point-pointnya. Usahakan selalu ditulis sehingga kita mudah membaca, saat presentasi , dan membuat kita lebih focus akan apa yang kita sampaikan.

2. Persiapkan penampilan kita saat presentasi. Perhatikan penampilan kita dari bawah sampai atas, sepatu, usahakan bersih, celana, kemeja, usahakan warnanya selaras dengan dasi, jas. Rambut rapi, dan lain-lain, ini merupakan faktor penting sehingga membuat kita lebih Percaya diri saat berbicara.

3. Latihan berbicara didepan kaca, dengan pasangan anda,saudara, orang terdekat dan persilahkan mereka menilai penampilan anda. Siapkan intonasi, gaya bahasa, susunan kata,

4. Siapkan mental positif bahwa anda bisa melakukannya walaupun yang pertama kali, ingat selalu ada titik awal dalam melangkah, ada pribahasa dari tiongkok mengatakan, 1000 langkah dimulai dari langkah pertama.

5. Selalu mengevaluasi diri anda setelah latihan, mungkin dengan merekam suara anda lewat Hp, atau Alat perekam lainnya.

No Body perfect , but u can be learn and learn to be perfect, Mentor saya selalu berkata coba, coba, coba dan usaha lagi, dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, kerja berkualitas, kerja tuntas, kerja dengan sepenuh hati, dan iklas.

Persaingan (Event Entertainer) semakin ketat, sukar atau tidak , kita harus maju terus meraih kesuksesan.(ruby heman)

andriewongso.com
Selengkapnya Tips Praktis Belajar Berbicara Didepan Umum

Bengkel Mobil Uji Emisi Banyak Pelanggan

Diposting oleh Wikey on



Bengkel-bengkel uji emisi di awal November ini kebanjiran order. Banyak pengendara mobil yang mengunjungi bengkel (Bengkel Mercy) untuk mengecek kadar gas buang kendaraan pribadi mereka.

Seperti bengkel NAWILIS yang terletak di jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan ini. Bengkel bersetifikasi lulus uji emisi itu sejak awal November 2009 ramai dikunjungi.

"Sejak awal November bengkel kita terus dikunjungi konsumen," kata petugas uji emisi di bengkel NAWILIS Dwi Purwani kepada detikOto.

Menurutnya ramainya konsumen (Bengkel Mercy) karena pemberitaan di media selama ini yang mengharuskan setiap kendaraan bermotor harus lulus emisi gas buang.

Data yang detikOto terima dari bengkel tersebut, pada 1 November 2009 bengkel NAWILIS mendapatkan 65 unit mobil, 2 November 56 unit mobil dan 3 November 2009 sampai pukul 11.00 WIB mendapatkan 26 unit mobil.

"Dari akhir Oktober sudah ramai tapi belum seramai di awal November ini," pungkasnya.

Dan kebanyakan mobil yang datang, lanjut Dwi adalah mobil yang usianya 3 sampai 6 tahun. "Usia mobil konsumen bervariasi ada yang baru 3 tahun ada juga sampai 6 tahun yang uji emisi," cetusnya.

oto.detik.com
Selengkapnya Bengkel Mobil Uji Emisi Banyak Pelanggan

Tips Memilih Keyboard Komputer

Diposting oleh Wikey on



Keyboard merupakan salah satu komponen atau Accessories Komputer yang penting dalam melengkapi komputer. Bagi Anda yang sering menghabiskan waktu di depan komputer, menggunakan keyboard yang benar-benar nyaman dipakai adalah hal yang penting diperhatikan agar jari-jari dan pergelangan tangan Anda tidak sakit dan tegang.

Bagaimana memilih keyboard yang baik dan nyaman dipakai? Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan pertimbangan.

Pilih keyboard yang ergonomis.
Bagi yang sering berinteraksi dengan komputer, disarankan untuk memilih keyboard yang ergonomis. Keyboard ergonomis biasanya berbentuk datar dan umumnya dibagi dalam dua segmen. Terkadang juga terdapat track ball yang bisa digunakan sebagai mouse. Semua fasilitas ini dihadirkan guna menghindari pengguna meletakkan tangannya dalam posisi yang salah, yang akan berakibat pada sakit yang berkepanjangan.

Warna keyboard juga berpengaruh pada penglihatan.
Warna juga menjadi salah satu unsur penting ergonomis. Hindari warna yang kontras, karena warna-warna seperti itu tidak termasuk dalam kategori ergonomis. Pilih warna keyboard yang tidak 'sakit' dipandang mata. Umumnya hitam dan perak menjadi warna pilihan banyak konsumen.

Pertimbangkan fungsi ekstra yang disertakan pada keyboard.Fungsi-fungsi ekstra tersebut akan mempermudah kerja Anda selagi bergulat dengan komputer. Beberapa keyboard yang mahal bahkan ada yang dilengkapi tombol untuk memunculkan program kalkulator saku Windows. Ada juga keyboard yang memungkinkan pengguna memberi fungsi pada tombol tambahan. Artinya, seluruh aktifitas yang sudah dilakukan bisa dipanggil kembali hanya dengan menekan sebuah tombol di keyboard.

Bagi pengguna yang menginginkan keamanan pada komputernya, bisa dimulai dari keyboard.Pasalnya, saat ini sudah tersedia keyboard yang bisa mendeteksi sidik jari. Sidik jari inilah yang menentukan apakah seseorang bisa menggunakan keyboard tersebut atau tidak.

Pilihlah keyboard dengan port USB.
Fasilitas ini akan memudahkan Anda yang senang bergelut dengan pemutar MP3 atau kamera digital.

Sesuaikan harga keyboard dengan kantong Anda.
Soal harga? Pastinya ada banyak variasi Accessories Komputer termasuk harga keyboard mulai dari US$ 10 untuk keyboard biasa hingga US$ 300 untuk keyboard yang dilengkapi dengan 3 port USB. Sementara itu keyboard ergonomis tersedia dengan harga sekitar US$ 40. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas kantong Anda sesaat akan membeli keyboard.

Rawat keyboard dengan cara rajin membersihkannya.
Barang mahal sekalipun, jika tidak dirawat lama kelamaan akan rusak. Gunakan kuas untuk membersihkan sela-sela tombol keyboard. Dan tentu saja, jangan makan atau minum di dekatnya karena bisa saja tanpa sengaja Anda menumpahkan makanan atau minuman pada keyboard. (dk)

sumber: cbn.net.id
Selengkapnya Tips Memilih Keyboard Komputer

Bisnis Digital Foto Studio Omzet Sampai 60%

Diposting oleh Wikey on



Lezatnya kue bisnis teknologi di bidang foto digital, menarik DAG Studio terjun ke bisnis ini, dan ternyata bisa meraup untung sampai 60% dari total omset. DAG Studio, dibawah PT. Karya Neon Perdana, juga menjual peralatan yang berhubungan dengan bisnis cetak foto digital, seperti peralatan untuk mencetak foto diatas kaos, mug, keramik dan ID card. Sampai dimana potensi bisnis cetak foto digital imaging ini?

Benny Mulyadi & Mantora Dani yang sering nongkrong bareng, pada suatu waktu muncul ide bisnis diantara mereka untuk membuat sebuah Studio Foto digital. Kebetulan, Benny adalah jebolan IT dan tidak asing lagi dengan hal-hal yang berhubungan dengan teknologi. Dan Mantora juga langsung mengikuti sebuah kursus, untuk menunjang rencana mereka.

Dengan bendera PT Neon Karya Perdana, dibukalah workshop Digital Imaging (DAG) Studio di Plaza Slipi Jaya, Jakarta Barat. Dan apa yang mereka perkirakan memang jitu. Bisnis studio foto digital dengan softwere photoshop itu laris manis.

Selain membuka workshop foto studio digital, DAG Studio juga menjual peralatan-peralatan yang berhubungan dengan bisnis cetak foto digital. Seperti mesin press sablon digital yang bisa mencetak foto pada media kaos, tas dan keramik. Selain itu, juga dijual mesin cetak foto pada mug, mesin untuk press ID card dan mesin untuk foto box. Menurut Hadi, mesin yang paling diminati konsumen adalah mesin press ID card dan mesin press sablon digital.

Adapun teknik-teknik pemasaran yang dilakukan DAG Studio dalam menjual peralatan cetak foto digital antara lain melalui website, juga melalui Yahoo Messenger serta online sales via internet. Respon dari pasar juga bagus, peralatan-peralatan itu sudah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. Potensi bisnis cetak foto digital ternyata sangat menggiurkan. Workshop DAG Studio di Slipi Jaya bisa membukukan omset 30 juta perbulan dari usaha cetak foto digital ini.

Bahkan DAG Studio juga menawarkan sistem franchise kepada khalayak ramai yang berminat serta telah membuka cabang di Plaza Semanggi, Jakarta Pusat. Biaya investasi menjadi mitra DAG Studio sekitar Rp 100 juta di luar sewa tempat. Biaya investasi ini meliputi initial fee untuk 2 tahun, peralatan, sistem dan promosi, dengan target BEP 9-10 bulan. Bagi calon franchise / mitra yang berminat, harus memperhitungkan dengan cermat pemilihan lokasi. Lokasi harus strategis dan ramai, misalnya di mal atau pusat perbelanjaan.

Namun demikian, dalam pemilihan lokasi tempat usaha calon mitra, pihak DAG Studio tetap melakukan survey terlebih dahulu, untuk melihat kelayakan sebuah lokasi untuk usaha cetak Studio Foto digital, atau mencari tahu di sekitar lokasi itu ada kompetitor atau tidak. Perjanjian kerjasama di perbaharui setiap 2 tahun, dan jika suatau saat setelah habis masa kontrak pihak mitra tidak ingin melanjutkan kontrak kerjasama, hal itu tidak menjadi masalah.

partisimon.com
Selengkapnya Bisnis Digital Foto Studio Omzet Sampai 60%

Pakai BiOS - Billing Open Source Untuk Warnet Linux!

Diposting oleh Wikey on



Billing Open Source (BiOS) Baliwae, merupakan sebuah System Billing yang diistimewakan untuk Warnet berbasis Linux. Meski demikian, aplikasi ini juga dapat dijalankan di berbagai sistem operasi. Aplikasi ini dibuat berbasis web dengan menggunakan PHP dan MySQL, serta beroperasi di atas aplikasi web server seperti Apache atau Lighttpd. Aplikasi ini terdiri dari dua bagian utama. Tampilan untuk operator (server), dan tampilan untuk pengguna warnet (client). Client dapat memantau durasi pemakaian dan biaya yang dikeluarkan dari komputernya, Administrator dapat menetapkan aturan biaya koneksi, dapat memonitor biaya yang harus dibayarkan client, memulai, menghentikan dan mereset billing client termasuk mencetak bill/nota untuk pelanggan dan menyajikan laporan pendapatan dalam bentuk grafis 3D, dsb.

Sebagai aplikasi buatan dalam negeri, fitur yang terdapat di BiOS tidak kalah dengan aplikasi System Billing komersial lainnya. Beberapa fitur yang dimiliki antara lain, memiliki interface yang mudah digunakan, tidak memerlukan kompilasi di client, bersifat ringan, mendukung berbagai macam varian tarif warnet, minim penggunaan bandwidth, dan dapat diakses dari beragam desktop manager (tidak tergantung pada satu macam distro linux tertentu).

Features dan kelebihan BiOS dibandingkan billing lain:

* Hadir dengan Lisensi Open Source, GNU/GPL versi 3
* Sudah pernah ***ji di Warnet Linux selama 2 tahun
* BiOS dapat berjalan di hampir semua sistem operasi - cross platform, baik client maupun server (linux, windows, freebsd, etc)
* Memiliki interface yang sederhana, mudah penggunaan untuk client dan operator.
* Tidak perlu instalasi (compilasi) di client. Sangat mudah diinstal. karena cukup diinstal di komputer operator atau di proxy server yang telah dilengkapi dengan webserver (ex: apache server, lightttpd, dll), php dan database mysql. hampir semua distro linux saat ini menyediakan aplikasi builtin ini.
* Aplikasi sangat ringan, responsif, hanya membutuhkan space <>* Dapat diakses dari modus GUI (xwin: kde, gnome, fluxbox, icewm, jvm, dsb)
* Terdapat akses berjenjang untuk client, operator dan administrator
* Unlimited client
* AJAX
* Apabila komputer billing terhubung ke internet, pemilik dapat memantau dan mengakses cpanel billing dari manapun. Dengan begitu dia tetap dapat memantau kondisi warnetnya, dsb.

Versi terbaru saat artikel ini dibuat adalah versi 1.4B

linux.or.id
Selengkapnya Pakai BiOS - Billing Open Source Untuk Warnet Linux!

Ubah Penampilan Sofa Anda Dengan Slipcover

Diposting oleh Wikey on



Slipcover, seperti yang dipakai Ibu Rere, adalah sebutan untuk selubung kain yang menutupi sofa. Di Indonesia, cara ini memang belum terlalu populer. Orang lebih sering mengganti kain sofa atau merogoh kantongnya untuk membeli sofa baru ketimbang menggunakan slipcover untuk mengubah penampilan sofa (Cuci Sofa).

Padahal, slipcover memiliki banyak kelebihan. Yang utama, slipcover dapat diganti dengan mudah semudah mengganti baju, sehingga Anda bisa dengan cepat merubah penampilan sofa. Sebagai catatan, untuk mengganti kain sofa diperlukan waktu 2—3 minggu, sedangkan untuk membuat slipcover hanya dibutuhkan waktu kurang dari seminggu. Kalau bosan, Anda dapat dengan mudah menggantinya lagi tanpa mesti mengeluarkan banyak uang.

Dari segi kesehatan, menggunakan slipcover ternyata lebih sehat dibandingkan dengan sofa biasa. Kenapa bisa begitu? Dibandingkan dengan kain sofa yang permanen, perawatan slipcover lebih mudah; tinggal buka dan cuci (Cuci Sofa) seperti biasa. Jadi, debu-debu dan kotoran tidak akan ngendon lama di sofa.

Pesan Saja
Saat ini slipcover bisa didapatkan di department store atau di toko yang menjual pernak-pernik penataan interior. Tapi lebih baik bila Anda memesannya di pembuat slipcover, agar slipcover melekat pas di sofa Anda.

Biasanya, si penjual akan datang ke rumah untuk mengukur sofa Anda (untuk tahu apa yang ***kur, lihat boks: Bikin Sendiri). Dari hasil ukuran itu, dia akan menentukan seberapa banyak bahan yang dibutuhkan untuk melapisi kursi Anda (biasanya, untuk sofa satu dudukan bahan yang dibutuhkan sebanyak 2—3 m). Setelah itu, Anda mesti memilih bahan apa yang Anda inginkan. Bahan yang Anda pilih akan menentukan harga slipcover. Semakin bagus bahannya, semakin mahal pula harga slipcover Anda.

Kalau punya bahan sendiri, Anda hanya perlu membayar jasa penjahitan. Yanthi Yuliantri dari Graza Design, salah satu pembuat slipcover, memberi harga sekitar 125—150 ribu untuk jasa penjahitan slipcover satu dudukan.

Semua Sofa Bisa
Sekarang pertanyaannya, sofa yang bagaimana yang bisa diberi slipcover? Menurut Yanthi, pada dasarnya semua jenis sofa bisa diberi slipcover. Namun yang paling pas diberi slipcover adalah sofa “murni”, alias sofa yang tidak terlalu banyak campuran antara busa dan kayu. Salah satu contoh sofa yang tidak bagus jika diberi slipcover adalah sofa jenis klasik, yang lengannya terbuat dari busa dan kayu. Jika dipaksakan, di ujung lengan sofa akan timbul tonjolan, yang pastinya mengganggu penampilan sofa secara keseluruhan.

Selain sofa, kursi makan juga bisa diberi slipcover. Untuk yang satu ini, pembuatannya lebih gampang dibanding dengan sofa sehingga harga yang dipatok pun lebih murah. Kalau kursi Anda hanya terbuat dari kayu dan tidak dilengkapi dengan busa empuk, Anda bisa memesan kepada si pembuat untuk menambahkan busa di dudukan dan sandarannya. Sim salabim, kursi makan Anda pun akan berubah dalam sekejap. (rma)

Tabloid Rumah
Selengkapnya Ubah Penampilan Sofa Anda Dengan Slipcover

Profesi Badut Masih Eksis

Diposting oleh Wikey on



Charlie Chaplin pernah bilang, “Cuma badut yang bisa membuat manusia terbang ke awan, bukannya para politikus yang tukang berantem,” mulai terbukti kebenarannya.

Profesi badut sebenarnya tak kalah tua dengan kemampuan manusia berpolitik praktis. Konon, sejak zaman Yunani dan Romawi kuno, sudah ada manusia penghibur yang memoles wajahnya dengan bedak tebal dan berpakaian aneh, serta fasih memperagakan mimik-mimik lucu.

Belakangan, istilah badut sendiri melebar ke mana-mana. Lihat saja, hampir semua pelawak dan pemancing tawa kini juga kerap dijuluki sebagai badut. Bahkan orang serius yang sedang bertingkah laku konyol pun dikatai badut. Ya, sebagai istilah, badut memang mengalami perluasan makna.

Tapi kalau melihat sejarahnya, badut mengacu pada seseorang yang punya dandanan lucu (kadang meniru karakter komik). Selain itu, didukung make-up tebal cenderung menor, hingga kostum berwarna norak nan unik. Ditambah kemampuan memperagakan mimik lucu dan gerakan-gerakan konyol, tanpa sedikit pun melepas kata-kata. Inilah yang membedakannya dengan pelawak konvensional. Badut mulai berkembang seiring perkembangan zaman, misalnya badut pesta, badut ulang tahun, dan beberapa tempat juga ada sanggar badut.

Di Abad Pertengahan (sekitar tahun 500 M hingga 1.500 M) contohnya, tersebutlah karakter badut atau Professional Clown yang sangat terkenal. Masyarakat Eropa, khususnya Italia, mengenalnya sebagai arlecchino atau harlequin, yang dipopulerkan kelompok sandiwara commedia dell' arte. Kostum yang digunakan pun masih sangat sederhana, belum se-ngejreng sekarang.

Sedangkan busana badut seperti yang dikenal sekarang, sesungguhnya hasil perkembangan kostum yang pernah populer di Jerman dan Inggris, sekitar abad ke-18 M. Kala itu, dandanan dan gaya pantomim Pickellherring begitu terkenal. Cirinya, baju dan sepatu gombrong (kebesaran), penutup kepala warna-warni, serta renda besar yang melingkar di seputar leher sang badut.

Salah satu pelopor pemakaian kostum badut modern, sekaligus bintang sirkus di awal abad ke-18 M, adalah karakter Jocy yang diciptakan Joseph Grimaldi. Konon, kelebihan Jocy yang membuatnya dikenang dalam sejarah perbadutan adalah kemampuannya menghidupkan tokoh badut yang diperankan. Jocy tak sekadar melucu, tapi juga memainkan perasaan penontonnya, lewat mimik sedih, bahkan ketakutan.

Menjelang era perfilman modern, karakter badut mengilhami banyak tokoh bisnis hiburan. Komedian Charlie Chaplin dan Buster Keaton misalnya, mengadopsi spirit para badut dalam semua film bisunya. Mulailah perkembangan era baru perbadutan, dari awalnya mengamen di jalan, menjadi bagian tak terpisahkan dari bisnis hiburan.

Kini, badut-badut atau Professional Clown bisa dengan mudah ditemukan di berbagai tempat hiburan, semisal badut pesta, badut ulang tahun. Tentu, dengan beragam aksesori tambahan yang makin bikin geregetan. Uniknya, dengan tujuan yang selama berabad-abad lamanya tak pernah berubah, untuk memancing tawa dan menghibur siapa pun yang memandangnya.

Barangkali benar kata penulis lagu beken Amerika, Cole Porter (1893-1964): “All the world loves a clown.” Ya, sepertinya memang tak seorang pun di muka bumi ini yang tak suka badut. Tak salah kalau dia layak diberi gelar warga favorit dunia

rileks.com
Selengkapnya Profesi Badut Masih Eksis