Showing posts with label lampu bambu. Show all posts
Showing posts with label lampu bambu. Show all posts

Ornamen Penghias Ruangan

Diposting oleh karpetitem on Jul 27, 2009

Lampu hias cantik sering dipakai dalam ruangan baik di gedung-gedung resmi maupun rumah pribadi. Saking pentingnya sebagai ornamen penghias tambahan, permintaan ke penjual lampu terhadap produk lampu gantung hias ini cukup tinggi.

Halim Ansori pemilik PT Start Art awalnya tidak menyangka produk lampu gantung hiasnya banyak digemari orang. Namun melalui terobosan inovatifnya, lampu hias di penjual lampu gantung ternyata tidak hanya dibuat dari lampion konvensional saja.
Melalui tangan kreatifnya, mote (butiran kecil warna-warni) yang tidak terpakai ia sulap menjadi produk yang bernilai jual tinggi. Begitu pula dengan kaca mika yang selama ini sebagai pelindung lampu gantung hias dari penjual lampion, ia urai dan ditempelkan dengan mote yang berwarna-warni. Walhasil produk lampu hias cantik, siap menjadi lumbung laba.

K
isah sukses Halim bermula sejak tahun 2003 lalu, mantan karyawan supervisor sales promotion (SPG) disebuah perusahaan retail ini, menemukan ide cemerlang berawal ketika ia menemukan ratusan karung mote dari penjual lampu yang terbuang sia-sia. Dari situ lah ide membuat lampu gantung hias bertabur mote berawal. "Ibu saya di desa, punya kerajinan yang memakai mote, tapi banyak sisa tidak terpakai, berkarung-karung tidak terpakai," kata Halim kepada detikFinance akhir pekan lalu.

Kini produk lampu hias cantik dari penjual lampu gantung, sudah mampu menembus pasar penjual lampion di seluruh Indonesia, bahkan yang mencengangkan lagi produknya sudah mampu keliling dunia. Tak heran pembeli-pembeli asing asal Belanda, Amerika, Jepang, Abu Dhabi mengantri membeli produk lampionnya.

Lampu hias yang ia buat harganya relatif terjangkau mulai dari Rp 40.000 sampai Rp 350.000 untuk jenis standing lamp. Tak jarang juga ia pernah menjual produk lampu standing lamp hingga Rp 5 juta lebih.
Melalui toko yang berlokasi kota Surabaya, ia berani jamin produk-produk buatannya mampu bertahan hingga lima tahun.

M
eskipun tidak banyak, 5 karyawannya selalu setia mendampinginya untuk membuat produk-produk lampu hias. Dalam sebulan Halim mampu membuat kurang lebih 1.000 buah lampu hias dengan omset rata-rata Rp 50 juta lebih per bulan. Halim mengakui bisnis lampu hias cukup menarik, karena selain permintaannya masih tinggi, pemainnya pun belum terlalu banyak. Bahkan dari sisi margin, modal produksinya relatif kecil dibandingkan margin yang diperoleh lebih besar. "Berbisnis ini perlu kreatifitas itu, justru yang menarik," katanya.

Selain membuat, lampu hias dari hiasan mote, ia juga membuat produk sejenis dari produk lukisan pelepah pisang, sebagai produk segmen atas yang harganya juga sangat selangit.
"Bisnis itu harus dibedakan bagi produk massal dan produk seni. Saya juga buat lampu hias dari lukisan pelepah pisang tapi itu buat segmen atas," ucapnya. Berbicara soal bahan baku, produk-produk mote bisa diperoleh melalui produk lokal meski dalam jumlah terbatas. Meskipun umumnya banyak diimpor dari China dan Taiwan.

http://www.detikfinance.com/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Selengkapnya Ornamen Penghias Ruangan

Membuat Sendiri Lampu Hias Eksotik

Diposting oleh mabok euyyy on Mar 31, 2009



Mempunyai Lampu Hias di ruang tamu atau foyer tidak harus mahal. Bahkan Anda dapat membuatnya sendiri, yakni dengan memanfaatkan bambu besar atau bambu petung. Ruang Anda akan tampil eksotik bahkan romantis.

Lampu hias / Wood Lamps semacam ini dapat diletakan di berbagai sudut ruang, seperti ruang tamu, foyer atau di sudut taman. Selain menjadi lampu hias / Wood Lamps, lampu semcam ini dapat juga dipakai sebagai accent lighting untuk membimbing orang ke tempat tertentu, misalnya koridor restoran,

Anda mau mencoba membuat Lampu Hias ?
Bahan: Bambu, Lampu Tidur yang hemat energi 5 watt warna kuning, kabel secukupnya, cat atau pelitur, cat poxy clear, semen dan amplas.

Cara membuatnya:
1. Pilihlah bambu yang sudah kering untuk Kerajinan Lampu, yang cukup besar dengan diameter sekitar 10 cm. Potong bambu dengan panjang 1,5 m atau sesuai kebutuhan.

2. Amplas dan cat kesuluruhan bambu dengan warna coklat atau pelitur. Tunggu sampai kering.

3. Pilih salah satu ruas yang akan menjadi dudukan Lampu Hiasan. Bagian atas dari ruas itu digergaji sebagian (lihat foto). Jangan lupa ada bagian dari ruas itu yang tetap utuh untuk dudukan lampu.

4. Amplas bagian yang sudah terbuka agar serbuk bambu hilang.

5. Lubangi bagian tengah bambu untuk kabel.

6. Untuk membuat dudukan Lampu Kerajinan bambu gunakan semen. Anda dapat memafaatkan ember kecil atau bekas cat untuk cetakan. Ketinggian dudukan antara 7 s.d. 10 cm.

7. Cat kembali seluruh bambu untuk Lampu Tidur hias, dudukannya, termasuk bagian dalam ruas yang sudah terbuka. Gunakan cat poxy clear untuk membuat warna coklat dan ruas terbuka itu mengkilap.

8. Pasang Lampu Kerajinan bambu dan letakkan lampu di tempat yang sudah direncanakan.

9. Bila Anda ingin meletakkan Kerajinan Lampu bambu di ruang terbuka., tutuplah bagian Lampu Hiasan yang terbuka dengan akrilik atau kaca.
Nah, Anda sekarang sudah mempunyai lampu hias buatan sendiri. Selamat mencoba!

Temukan info menarik lainnya di Lampu Hias - Wood Lamps - Lampu Kerajinan - Lampu Hiasan - Kerajinan LampuLampu Tidur dan Lampu Hias / Wood Lamps : Lampu Kerajinan & Hiasan – Lampu Tidur Majalengka Jawa Barat pada 88db.com


Sumber : annahape.com

Selengkapnya Membuat Sendiri Lampu Hias Eksotik