Showing posts with label kamus bahasa mandarin. Show all posts
Showing posts with label kamus bahasa mandarin. Show all posts

Hubungan Bahasa Lisan dan Tertulis dalam Bahasa Mandarin

Diposting oleh malamjumat on May 27, 2009

Hubungan antara bahasa Mandarin lisan dan tertulis cukup kompleks - kompleksitas hubungan ini makin dipersulit dengan adanya bermacam-macam variasi bahasa Mandarin lisan yang telah melewati evolusi selama berabad-abad sejak setidaknya zaman akhir-dinasti Han. Meskipun begitu, bentuk tulisannya tidak mengalami perubahan yang sebesar itu.

Hingga abad ke-20, kebanyakan tulisan
Mandarin yang formal berbentuk Mandarin Klasik (wenyan) yang sangat berbeda dari semua varian lisan Mandarin seperti halnya bahasa Latin Klasik berbeda dari bahasa Roman modern. Aksara Mandarin yang lebih mirip dengan bahasa lisannya digunakan untuk menulis karya-karya informal seperti novel-novel yang mengandung bahasa sehari-hari.

Sejak Gerakan 4 Mei (1919), standar formal tulisan Mandarin adalah baihua (Bahasa Mandarin Vernakular), yang mempunyai tata bahasa dan kosa kata yang mirip - namun tidak sama - dengan tata bahasa dan kosa kata bahasa Mandarin lisan modern. Meskipun hanya sedikit karya baru yang ditulis dalam Mandarin Klasik, Mandarin Klasik masih dipelajari di tingkat SMP dan SMU di Cina dan menjadi bagian dari ujian tes masuk universitas. Di tempat
kursus Mandarin/les Mandarin mungkin ada dipelajari.

Aksara Mandarin adalah huruf-huruf yang tidak berubah meskipun cara pengucapannya berbeda. Jadi meskipun "satu" dalam bahasa Mandarin adalah "yi", dalam bahasa Kantonis adalah "yat" dan dalam bahasa Hokkien adalah "tsit/cit", mereka semua berasal dari satu kata Mandarin yang sama dan masih menggunakan satu huruf yang sama:
一. Namun demikian, cara penggunaan huruf-huruf tersebut tidak sama dalam setiap dialek Mandarin. Kosa kata yang digunakan dalam dialek-dialek tersebut juga telah diperluas. Selain itu, meski kosa kata yang digunakan dalam karya sastra masih sering mempunyai persamaan antara dialek-dialek yang berbeda (setidaknya dalam penggunaan hurufnya karena cara bacanya berbeda), kosa kata untuk bahasa sehari-hari seringkali mempunyai banyak perbedaan. (Kita bisa belajar Mandarin melalui kursus bahasa Mandarin maupun otodidak)

Interaksi yang kompleks antara bahasa Mandarin tertulis dan lisan bisa digambarkan melalui bahasa Kantonis. Terdapat dua bentuk standar yang digunakan untuk menulis bahasa Kantonis: Kantonis tertulis formal dan Kantonis tertulis biasa (bahasa sehari-hari). Kantonis tertulis formal sangat mirip dengan bahasa Mandarin tertulis dan bisa dimengerti oleh seorang penutur bahasa Mandarin (sekarang banyak yang
kursus Mandarin, les Mandarin) tanpa banyak kesulitan, namun Kantonis tertulis formal cukup berbeda daripada Kantonis lisan. Kantonis tertulis biasa lebih mirip dengan Kantonis lisan tapi sulit dimengerti oleh penutur bahasa Mandarin yang belum terbiasa.

Bahasa Kantonis mempunyai keistimewaan dibandingkan dengan bahasa-bahasa daerah non-Mandarin lainnya karena mempunyai bentuk tulisan standar yang digunakan secara luas. Bahasa-bahasa daerah lainnya tidak mempunyai bentuk tulisan standar alternatif seperti Kantonis namun mereka menggunakan huruf-huruf lokal atau menggunakan huruf-huruf yang dianggap kuno di "baihua".

Selain bahasa diatas, ada pula jenis
bahasa Mandarin lain yang dituturkan seperti bahasa Hakka atau khek dan bahasa Tiochiu.

http://id.wikipedia.org

Temukan informasi lainnya mengenai
Kursus Mandarin - Les Mandarin - Kursus Bahasa Mandarin - Belajar Mandarin - Bahasa Mandarin hanya di Kursus Mandarin & Les Mandarin:Les Bahasa & Kursus Bahasa Mandarin Jakarta pada 88db.com
Selengkapnya Hubungan Bahasa Lisan dan Tertulis dalam Bahasa Mandarin

Belajar Bahasa Mandarin Melalui Lagu

Diposting oleh malamjumat on May 7, 2009

Mengajarkan bahasa asing memang sulit. Namun, bila dilakukan dengan media seperti nyanyian, belajar pun terasa lebih menyenangkan. Itulah yang dilakukan di lembaga prasekolah Apple Tree.

Sekolah ini merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mendukung langkah orangtua dalam mempersiapkan anak menuju era globalisasi. Hal ini diwujudkan dengan kurikulum kegiatan belajar para siswa Apple Tree yang mempergunakan dua bahasa asing sekaligus, yakni bahasa Inggris dan Mandarin.

Center principal Apple Tree Pondok Indah, Jenny, mengatakan latar belakang dimasukkannya kedua bahasa asing tersebut ke dalam kurikulum sekolah adalah pertimbangan untuk mempersiapkan anak-anak dalam persaingan di masa yang akan datang.

"Kami menganggap bahwa 10-20 tahun mendatang, salah satu kualifikasi untuk anak-anak ikut dalam persaingan kerja ialah bahasa yaitu Inggris dan Mandarin. Jadi anak-anak seharusnya belajar bahasa tersebut sedini mungkin," ujar Jenny.

Apalagi, para siswa Apple Tree yang berusia mulai 1-6 tahun tengah berada dalam fase menyerap materi pelajaran. Sehingga materi seperti belajar Mandarin & bahasa Inggris diharapkan bisa diterima dengan mudah. Dengan syarat, materi pelajaran tersebut harus ditampilkan secara menarik bagi anak.

"Yang penting bagi anak ialah belajar tidak disertai stres. Awalnya, kami lakukan cara-cara belajar dengan fleksibel atau melalui permainan agar menarik bagi anak. Jadi kami tidak memaksa anak untuk belajar," tegas wanita berkewarganegaraan Filipina.

Menurut Jenny, pengenalan bahasa Mandarin & Inggris dilakukan sejak kelas awal yaitu Toddler untuk usia 1-2 tahun. Melalui lagu-lagu Mandarin yang dinyanyikan, diharapkan anak-anak dapat melatih mulut dan lidahnya.

Terkadang, lanjutnya, bagi anak-anak yang usianya masih sangat muda, perhatiannya seringkali beralih. Namun, meski anak belum intensif memperhatikan lagu-lagu tersebut, mereka dapat mempelajarinya dengan mendengar.

"Meskipun mereka sedang bermain atau tidak mau mendengar, tapi sebenarnya mereka dapat mendengar para pengajar. Sehingga tiba-tiba anak itu bisa berbicara bahasa Mandarin, kemudian ia juga mengerti perintah yang sederhana seperti mencuci tangan," ungkap Jenny.

Ia mengakui, lebih mudah bagi anak-anak mempelajari bahasa Inggris karena anakanak seringkali mendengarnya. Di sekolah pun semua instruksi dilakukan dalam bahasa Inggris. Namun, untuk mendorong keinginan anak belajar bahasa Mandarin, para pengajar di Apple Tree selalu menekankan bahwa tidak ada yang sulit untuk dipelajari.

"Kami selalu tekankan bahwa bahasa Mandarin mudah, dengarkan dan bergabung saja. Jangan sampai sisi psikologis anak yang berpikir bahwa belajar bahasa Mandarin itu sulit. Tapi jika diperkenalkan hal ini mudah, maka anak akan berpikir benar-benar mudah," tutur Jenny.

http://lifestyle.okezone.com

Temukan informasi lainnya mengenai Belajar Mandarin ~ Belajar Bahasa Mandarin ~ Bahasa Mandarin ~ Belajar Bahasa hanya di Belajar Mandarin:Belajar Bahasa Mandarin-Bahasa Mandarin&Belajar Bahasa Tangerang pada 88db.com

Selengkapnya Belajar Bahasa Mandarin Melalui Lagu