Showing posts with label alternatif pengobatan. Show all posts
Showing posts with label alternatif pengobatan. Show all posts

Oksigen Membantu Proses Pengobatan

Diposting oleh karpetitem on Jul 28, 2009

Penyembuhan suatu penyakit kesehatan tidak harus dengan obat-obatan. Therapy menghirup oksigen murni, ternyata dapat membantu pengobatan penyakit dan pengobatan kesehatan. Ruang udara bertekanan tinggi atau hyperbolic chamber, awalnya hanya digunakan pada kasus-kasus penyelaman. Namun dalam perkembangan pengobatan nabi, ditemukan bahwa alat thibbun nabawi ini juga memiliki banyak manfaat klinis, sehingga akhirnya digunakan pula untuk kepentingan klinis.

Di Rumah Sakit TNI AL Dr Mintohardjo di Jakarta, alat pengobatan penyakit ini telah digunakan sejak tahun 1970-an. Kepala Sub Departement Hyperbolic dr Janti Undari menjelaskan prinsip utama alat pengobatan kesehatan ini adalah pemberian oksigen, yang juga dianggap sebagai obat alami.

Pada keadaan normal, yaitu pada tekanan satu atmosfir, manusia menghirup 21 % oksigen dari udara yang dihirup. Sedangkan didalam ruangan tersebut, tekanan udara dibuat lebih dari satu atmosfir dengan 100 % oksigen murni, karena lebih banyak yang dihirup oksigen dapat mencapai daerah-daerah yang biasanya tidak terjangkau.

Menurut dr Janti, 40 persen datang untuk tujuan kebugaran. Sedangkan sisanya 60 untuk tujuan pengobatan nabi. Kasus thibbun nabawi yang paling banyak ditangani adalah tuli mendadak dan stroke. Dengan therapy penyakit kesehatan ini, penyakit lain pun bisa dipulihkan secara lebih cepat. Seperti patah tulang, luka bakar, atau bahkan autisme. Untuk masing-masing kasus, lama therapy bervariasi. Sekali therapy berlangsung 60 atau 90 menit dan diulang hingga puluhan kali. Dr Janti menegaskan therapy ini bukan merupakan pengobatan alternatif, melainkan pengobatan tambahan.(Tingka Adiati dan Rudi Asmoro/Idh)

http://www.indosiar.com/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang
Selengkapnya Oksigen Membantu Proses Pengobatan

Keladi Tikus Cegah Kanker

Diposting oleh Wikey on Apr 6, 2009


Keladi Tikus, Orang banyak mengenal keladi sebagai umbi talas yang bisa menjadi salah satu bahan untuk makanan. Jenisnya pun berbeda-beda. Di Papua, talas menjadi bahan makanan pokok. Namun, keladi tikus berbeda lagi dari yang biasa. Keladi tikus lebih banyak dijadikan bahan untuk obat tradisional (Obat Kanker Herbal).Keladi tikus (typhonium flagiliforme) mulai banyak dan semakin dikenal sebagai bahan untuk obat pembasmi kanker payudara(Obat Kanker). Di sebut keladi tikus karena ukurannya kecil daripada keladi biasa. Terna menahun ini berukuran tinggi 10 sampai 45 centimeter. Bagian yang lebih mirip binatang tikus adalah mahkota bunganya yang berwarna putih, berbentuk panjang kecil, mirip ekor tikus.

Tanaman berbatang basah ini banyak tumbuh di tempat terbuka pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Daun tunggalnya muncul dari umbi. Bentuk daunnya bulat denga n ujung meruncing berbentuk jantung. Warnanya hijau segar. Umbi keladi tikus ini berbentuk bulat rata sebesar buah pala. Bagian dalam maupun luar umbi berwarna putih. Untuk perkembangbiakannya, bisa menggunakan umbinya atau anakan yang tumbuh dari umbi tersebut. Pada musim kemarau, batangnya menghilang. Sedangkan pada musim hujan, tumbuhan ini muncul lagi di atas permukaan tanah dari umbi yang terpendam di dalam tanah(Obat Kanker Herbal).

Menurut Potopoy Pasau yang banyak menggunakan keladi tikus sebagai obat tradisional, tanaman ini tak berdaun di musim panas seperti sekarang ini. Karena itu, ia merasa kesulitan menemukannya. Ia mengaku, untuk obat tradisional, ia tak mengembangbiakan sendiri, melainkan mencari di tempat-tempat tumbuhnya keladi tikus ini. ”Keladi tikus lebih banyak digunakan untuk Penyakit Kanker, khususnya kanker payudara.

Bagian yang digunakan adalah seluruh tanamannya, baik daun, hingga ke umbinya. Semuanya digerus dan ditambah air sedikit. Air sari ngannya itu yang diminum rutin,” ujar Patopoy. Tanaman ini terasa hangat, asam, dan beracun. Keladi tikus berkhasiat sebagai antiradang, antipembengkakan, dan dapat membekukan darah atau mengurangi pendarahan(Kanker Herbal). Karena mengandung racun, keladi tikus bisa menimbulkan gatal pada tenggorokan, mulut, dan kulit. Untuk mengatasi racun tersebut, perlu perlakuan khusus seperti mencucinya dalam air mengalir. Selain itu, bisa juga ditambahkan madu untuk menghilangkan gatal di mulut(Pengobatan Kanker).

Keladi yang punya nama laoshu yu (Tionghoa) itu ternyata sudah banyak digunakan dan dibuat dalam obat paten. Obat itu dibentuk dalam tablet. Hanya saja, untuk penyakit yang parah, konsultasi ke dokter tetap dianjurkan. Untuk pemakaian luar, seluruh tanaman keladi tikus dicampur beberapa bahan lain, dihaluskan dan ditempelkan pada bagian yang sakit(Kanker Herbal). Sedangkan, untuk pemakaian dalam, sebanyak 50 gram keladi tikus dam bahan lainnya dihaluskan, ditambah air matang, disaring dan diminum.

Beberapa penyakit bisa diatasi dengan pengobatan luar dengan keladi tikus(Penyakit Kanker). Contohnya saja, pertolongan pertama untuk gigitan lipan atau ular, radang kulit (pyoderma), bisul (furunculus), tumor yang berasal dari pembuluh darah (hemangioma), luka, borok, koreng, dan patek (frambusia).Penyakit Kanker yang bisa diatasi lewat pemakaian dalam antara lain kanker payudara. Untuk penyakit ini, digunakan seluruh bagian tanaman keladi tikus, dihaluskan dan ditambah 40 cc air matang, lalu disaring. Bisa ditambahkan madu ke dalamnya. Diamkan selama 30 menit sebelum makan. Larutan itu diminum rutin tiga kali sehari. Hanya saja, bagi penderita gangguan lambung, larutan ini diminum setelah makan. wed

Sumber: Republika online

Temukan informasil lainnya Pengobatan Kanker - Kanker Tumor - Penyakit Kanker - Penyakit Tumor - Obat Kanker - Kanker Herbal -
Obat Tumor - Pengobatan Tumor - Obat Kanker Herbal
dan Pengobatan Kanker & Tumor : Penyakit Kanker - Obat Kanker Herbal & Pengobatan Tumor di 88db.com
Selengkapnya Keladi Tikus Cegah Kanker