Trik Mudah Memasang Iklan baris

Diposting oleh pulat on May 18, 2010


Anda bisa terhindar dari Penyakit Iklan Gratis dengan menjalankan Tips Beriklan di Iklan Baris Gratis satu ini, yaitu Fokus Ketika memasang iklan gratis Anda.

Maksud saya fokus adalah, ketika memasang iklan terutama iklan baris maka pasanglah sampai beres. Misalnya Anda berencana memasang iklan gratis di 5 tempat maka kalau perlu jangan lihat kiri-kanan (lihat iklan orang lain) sampai kelima iklan Anda itu terpasang dengan baik. Waktunya pasang ya pasang saja, waktunya tengak tengok iklan orang lain nanti lah, setelah Anda selesai.

Jika Anda tidak fokus, maka hampir dipastikan iklan yang berhasil Anda pasang akan sangat sedikit, atau bahkan malah tidak jadi beriklan. Gimana mau banyak iklan kalau habis pasang satu, lantas lihat bunyi iklan orang lain, kemudian anda telusuri, baca-baca kemudian malah mikir pengen beli. Lah kapan masang yang kedua, ketiga dan seterusnya kalau lihat iklan orang lain terus?

Namanya saja Iklan Baris Gratis, terutama yang ramai, apalagi yang namanya Iklan Gratis Tanpa Daftar maka akan ada ratusan bahkan ribuan informasi disana. Dan jika semua iklan orang lain tersebut berhasil menggoda Anda karena Anda kurang fokus maka waktu dan tenaga Anda akan “Dimakan” oleh iklan tersebut.

Itu saja tips beriklan dari saya kali ini, semoga Anda tetap ingat untuk selalu fokus ketika memasang iklan baris gratis Anda ya.


http://iklangratismu.com
Temukan semuanya tentang Bisnis, Pasang Iklan, Iklan Jasa , Iklan Baris
Selengkapnya Trik Mudah Memasang Iklan baris

Tips dan Trik Mudah Pasang Iklan Gratis di Blogspot

Diposting oleh pulat on


Bagaimana cara pasang iklan di bloger? Memang tidak semua blogger ingin kalau blog-nya di pasang iklan. Apalagi kalau iklannya itu berupa banner besar-besar, sudah pasti dihindari oleh para blogger.

Blogger yang baru sekarang sudah friendly user, cukup dengan 4 langkah iklan dari Google Adsense, kumpulblogger.com, kliksaya.com, paneniklan.com, PPCIndo.com, dan mekingmoney program yang lainnya iklan bisa terpasang di blog Anda.

Setelah Anda punya blog di Blogger.com dan mendaftarkan di salah satu program pencari uang baik luar maupun lokal, ambil kode iklan yang Anda dapat dari program tersebut lalu untuk sementara paste di notepad di komputer Anda.

1. Agar lebih bagus tampilan iklannya, tentukan dahulu pasang iklan akan diletakan  di mana apakah di bawah header/judul blog, di atas posting, atau sidebar. Berikut gambaran ukuran bagian blog dengan iklan yang dipasang:
a. Samping kanan/kiri judul blog: 468 x 60
b. Di bawah judul blog berukuran: 728 x 90
c. Di bawah / di atas posting blog: 468 x 60 atau 336 x 280
d. Sidebar: 200 x 200, 160 x 600,
e. Di akhir blog atau fotter: 728 x 90


2. Login/masuk ke Panel Kontrol blog Anda.
3. Setelah masuk di menu Tata Letak, pilih menu Tambah Gadget
4. Kemudian akan muncul macam-macam gadget yang bisa Anda tambahkan, pilih HTML/Javascript dengan klik tanda plus (+).
5. Copy kode iklan yang tadi di paste di notepad, lalu paste di kolom kedua, lalu klik Simpan. Selesai, coba Anda review, iklan sudah terpasang diblogger Anda


http://haryantotips.blogspot.com

Temukan semuanya tentang Bisnis, Pasang Iklan, Iklan Jasa , Iklan Baris
Selengkapnya Tips dan Trik Mudah Pasang Iklan Gratis di Blogspot

Pajak dan Biaya Jual-Beli Rumah

Diposting oleh pulat on


Berkaitan dengan masalah jual beli rumah, bagaimana pajak dan biaya lainnya? Pihak mana saja yang dikenakan pajak dan bagaimana formula perhitungannya?  Bagaimana perhitungan pajak bila harga jual di bawah atau melebihi NJOP?

Jawaban:

Pada transaksi jual beli pada dasarnya terdapat dua jenis pajak yang dapat terkait, yaitu Pajak Penghasilan (PPh) atas Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (selanjutnya disebut PPh TB) dan  Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (selanjutnya disebut BPHTB). PPh TB terutang di sisi penjual, sementara BPHTB terutang di sisi pembeli. Adapun formula perhitungan kedua pajak tersebut berikut rinciannya adalah:

PPh TB

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 1994 yang telah diubah terakhir dengan PP Nomor 79 Tahun 1999, PPh TB yang terutang ditetapkan sebesar 5% dari  jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan. Adapun yang dimaksud dengan nilai pengalihan hak tersebut adalah nilai yang tertinggi antara nilai berdasarkan Akta Pengalihan Hak dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah dan/atau bangunan menurut Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB tahun yang bersangkutan. Sementara jika SPPT tahun yang bersangkutan belum terbit, maka yang digunakan adalah NJOP menurut SPPT tahun pajak sebelumnya.

Jika penjual merupakan Wajib Pajak badan termasuk koperasi yang usaha pokoknya melakukan transaksi pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, maka tidak dikenakan pemotongan PPhTB, pemajakannya mengikuti ketentuan umum PPh. Sementara jika penjual tergolong Wajib Pajak orang pribadi, yayasan atau organisasi yang sejenis, yang usaha pokoknya melakukan transaksi pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, pajak yang dimaksud bersifat final.

BPHTB

Berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 1997 yang telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2000 (UU BPHTB), BPHTB yang terutang ditetapkan sebesar 5% dari Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak (NPOPKP). Sementara NPOPKP merupakan selisih dari Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) dengan NPOPTKP/Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak).

Masih berdasarkan peraturan yang sama, NPOP untuk jual beli adalah harga transaksi. Seandainya NPOP tidak diketahui atau lebih rendah dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) PBB pada tahun terjadinya perolehan, maka dasar pengenaan pajak yang dipakai adalah NJOP PBB. Sedangkan NPOPTKP untuk transaksi jual beli ditetapkan paling banyak Rp60 juta.

UU yang sama juga mengatur bahwa atas transaksi jual beli, BPHTB terutang sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya akta. Pajak yang terutang pada prinsipnya harus dilunasi pada saat terjadinya perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan.



http://www.detikfinance.com
Temukan semuanya tentang Bisnis, Pasang Iklan, Iklan Jasa , Iklan Baris
Selengkapnya Pajak dan Biaya Jual-Beli Rumah

Pilah Pilih Botol Susu Bayi

Diposting oleh Wikey on May 17, 2010



BAGI bayi yang minum susu formula, peranan si Botol Susu beserta dot-nya tentu sangat besar. Berilah botol susu dan dot yang sesuai dengan kebutuhan buah hati Anda.

Nah, agar Moms tak bingung memilih, hal-hal di bawah ini bisa dijadikan bahan pertimbangan! Berikut ulasan dr Rusmala Deviani SpA, dari RS Setia Mitra, Jakarta Selatan. Sesuaikan ukurannyaDi pasaran terdapat berbagai ukuran botol, yang biasanya menyatu dengan dot. Botol kecil berukuran 30-50 ml, botol sedang berukuran 120 ml dan ukuran besar di atas 200 ml. Sesuaikan botol dengan banyaknya kebutuhan asupan susu si kecil setiap harinya.Aman bagi kesehatan

Botol yang terbuat dari bahan gelas lebih awet, tahan lama dan proses sterilisasinya mudah. Hanya saja, botol ini cukup berat hingga kurang nyaman digunakan dan mudah pecah. Berbeda dengan botol plastik, botol ini lebih tahan lama. Bayi pun aman memegang botolnya sendiri.Hindari botol dengan banyak gambar

Sebab, gambar-gambar itu berisiko terkelupas saat disterilisasi dalam air mendidih. Sedangkan botol dengan aksesori, seperti kepala boneka atau mainan boleh saja dijadikan pilihan, selama tak menyulitkan proses sterilisasi atau pemberian susu kepada bayi.Memiliki regulator antisedak

Untuk bayi berusia 0-3 bulan, dapat menggunakan botol susu yang dilengkapi dengan regulator. Regulator merupakan alat yang berfungsi untuk mengatur aliran susu sesuai dengan irama isapan bayi. Dengan menggunakan regulator maka susu dari botol susu tidak akan mengalir bila tidak dihisap sehingga susu tidak mudah tumpah dan hal ini menghindari bayi tersedak. Dengan regulator maka dapat dihindari dot mengempis secara tiba-tiba dan terhisapnya udara oleh bayi yang dapat membuat bayi menjadi kembung. Sekat ini juga berguna untuk menahan aliran susu jika botol miring/terbalik. Jadi, saat bepergian di mana kita sering menyimpan botol dalam tas, tak ada kekhawatiran lagi air susu akan tumpah.

Botol susu dengan pegangan

Botol Susu jenis ini diperuntukkan bagi bayi usia 6 bulan ke atas. Pada masa tersebut, berilah kesempatan pada si kecil untuk memegang botolnya sendiri. Dengan begitu, selain menikmati susu, kemampuan motoriknya juga akan terlatih.Ukuran dot

Ukuran dot umumnya disesuaikan dengan ukuran mulut bayi. Untuk bayi kecil, berikan dot berukuran kecil dengan lubang yang kecil pula. Demikian juga dengan bayi yang memiliki tubuh sedang dan besar. Ukuran dot yang tidak sesuai bisa membuat bayi tersedak dan mengganggu pernapasan. Misal, bayi kecil diberi dot besar. Atau, bayi besar diberi dot kecil, maka dia akan cepat lelah karena kemampuan isapnya sangat kuat sementara volume air susu yang keluar amat sedikit.

Silikon atau Lateks?

Saat ini terdapat dua bahan dot yang banyak dijual di pasaran, yaitu silikon (umumnya berwarna putih) dan lateks (berwarna kuning). Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dot karet lebih lentur dan lembut tapi umumnya mudah rusak. Dot karet juga mudah berjamur dan menimbulkan bau. Sebaliknya, silikon kurang lembek tapi awet dan tahan lama.

Nah, untuk memilih dot dengan bahan yang mana, kenali dulu refleks isap si kecil. Bila kemampuan mengisapnya cukup kuat, dot silikon bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, jika refleks isapnya lemah, pilihlah dot karet. Yang pasti, jangan pilih dot dari bahan yang tidak fleksibel dan mudah rusak.

newsains.staf.portalump.net

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris
Selengkapnya Pilah Pilih Botol Susu Bayi

Membangun Jiwa Bisnis Agar Berhasil

Diposting oleh Wikey on


Saat Anda menjalankan sebuah bisnis sampingan, bisa dibilang Anda adalah seorang pengusaha. Pertanyaannya adalah: apakah Anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses? Saya yakin Anda akan menjawab ya. Siapa yang tidak ingin berhasil? Namun banyak orang hanya ingin mencapai kesuksesan tanpa memahami harga yang harus dibayar untuk mencapainya.

Kenyataannya, tidaklah mudah menjadi seorang pengusaha yang berhasil dalam bisnis. Ada banyak tantangan yang harus Anda lalui untuk mencapainya. Ada kalanya bisnis sampingan Anda tidak mencapai hasil yang Anda harapkan. Atau mungkin muncul saingan yang dapat memberikan produk lebih baik atau harga lebih murah. Belum lagi masalah dengan pelanggan atau supplier Anda.

Oleh karena itu, satu hal yang sangat penting adalah membangun jiwa bisnis seorang pengusaha sukses. Anda perlu memiliki sikap mental yang benar bila Anda ingin mencapai keberhasilan. Di sini kita akan membahas dua sikap mental yang perlu dibangun.

Pertama, Anda perlu memiliki sikap ulet. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan. Bila Anda ingin berhasil, mau tidak mau Anda harus bekerja keras, bahkan mungkin bekerja lebih keras daripada saat Anda menjadi karyawan. Sebagian orang tidak ingin bekerja keras seperti ini. Mereka ingin mencapai keberhasilan tanpa perlu bersusah payah. Jangan terjebak dalam kesalahan ini. Hal ini akan membuat Anda cepat menyerah sehingga bisnis sampingan apapun yang Anda jalankan akan menemui kegagalan.

Kedua, Anda perlu memiliki kebiasaan berpikir positif. Ada kalanya Anda tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan, bahkan sekalipun Anda sudah bekerja keras. Di saat-saat seperti itu, kemampuan untuk berpikir positif sangatlah penting. Bila Anda berpikir negatif, mungkin Anda akan meragukan kemampuan Anda sendiri dan mengucapkan hal-hal yang meruntuhkan semangat. Namun bila Anda berpikir positif, Anda akan selalu berpikir bahwa di balik hal yang buruk pasti ada hal positif yang dapat dipetik. Dengan demikian semangat Anda tidak akan runtuh. Anda juga dapat maju menghadapi setiap tantangan yang ada dengan kepala tegak.

Memiliki kedua sikap mental ini sangat penting untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan dan sikap mental Andalah yang paling menentukan apakah Anda akan berhasil atau tidak.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Selengkapnya Membangun Jiwa Bisnis Agar Berhasil

Pengelolaan Keuangan Bisnis Sampingan

Diposting oleh Wikey on


Satu aspek penting yang perlu Anda perhatikan sebelum mengambil sebuah peluang bisnis sampingan adalah manajemen keuangan pribadi Anda. Jangan sampai Anda mengalami kesulitan keuangan pada saat Anda menjalankan bisnis. Untuk itu, Anda harus melakukan beberapa langkah sebelum memulai sebuah bisnis.

Pertama, biasakan untuk mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan Anda. Ini mungkin terasa merepotkan, namun hal ini penting untuk mengetahui kondisi keuangan Anda yang sebenarnya. Banyak orang tidak sadar bahwa mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan yang buruk dalam hal keuangan. Misalnya, mungkin mereka mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pakaian baru. Atau mereka menghabiskan banyak uang untuk makan di luar. Dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, Anda akan dapat melihat dengan jelas pos-pos pengeluaran Anda dan di titik mana Anda perlu berhemat. Dengan demikian Anda dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan keadaan keuangan pribadi Anda.

Kedua, pastikan pengeluaran Anda lebih kecil daripada pemasukan. Hal ini mungkin tampak sederhana, tapi banyak orang yang tidak melakukannya. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan kartu kredit. Dengan menggunakan kartu kredit, banyak orang memiliki pengeluaran yang melebihi pemasukan. Anda perlu memastikan bahwa hal ini tidak terjadi pada diri Anda.

Ketiga, pastikan bahwa Anda memiliki dana cadangan yang cukup untuk keadaan darurat. Jangan sampai seluruh simpanan Anda dipakai untuk mengejar sebuah peluang bisnis sehingga saat keadaan tidak terduga terjadi Anda kelabakan. Para ahli keuangan biasanya menyarankan agar Anda memiliki dana cadangan sebesar 3-6 bulan biaya hidup Anda (beserta keluarga jika Anda sudah berkeluarga).

Keempat, kurangilah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat konsumtif. Pengeluaran yang bersifat konsumtif hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, namun banyak masalah keuangan yang bisa timbul di jangka panjang. Untuk melakukan hal ini, Anda mungkin perlu menyesuaikan gaya hidup Anda. Anda mungkin tidak bisa lagi membelanjakan uang seperti dulu. Tapi percayalah bahwa melalui pengorbanan tersebut Anda akan mendapatkan manfaat jangka panjang yang lebih besar.

Dengan melakukan tips-tips di atas, Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kesulitan keuangan saat menjalankan bisnis sampingan yang Anda pilih. Manajemen keuangan pribadi yang efektif berperan besar untuk membantu Anda mencapai kesuksesan.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Selengkapnya Pengelolaan Keuangan Bisnis Sampingan

Penelolaan Keuangan Bisnis Sampingan

Diposting oleh Wikey on


Satu aspek penting yang perlu Anda perhatikan sebelum mengambil sebuah peluang bisnis sampingan adalah manajemen keuangan pribadi Anda. Jangan sampai Anda mengalami kesulitan keuangan pada saat Anda menjalankan bisnis. Untuk itu, Anda harus melakukan beberapa langkah sebelum memulai sebuah bisnis.

Pertama, biasakan untuk mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan Anda. Ini mungkin terasa merepotkan, namun hal ini penting untuk mengetahui kondisi keuangan Anda yang sebenarnya. Banyak orang tidak sadar bahwa mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan yang buruk dalam hal keuangan. Misalnya, mungkin mereka mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pakaian baru. Atau mereka menghabiskan banyak uang untuk makan di luar. Dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, Anda akan dapat melihat dengan jelas pos-pos pengeluaran Anda dan di titik mana Anda perlu berhemat. Dengan demikian Anda dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan keadaan keuangan pribadi Anda.

Kedua, pastikan pengeluaran Anda lebih kecil daripada pemasukan. Hal ini mungkin tampak sederhana, tapi banyak orang yang tidak melakukannya. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan kartu kredit. Dengan menggunakan kartu kredit, banyak orang memiliki pengeluaran yang melebihi pemasukan. Anda perlu memastikan bahwa hal ini tidak terjadi pada diri Anda.

Ketiga, pastikan bahwa Anda memiliki dana cadangan yang cukup untuk keadaan darurat. Jangan sampai seluruh simpanan Anda dipakai untuk mengejar sebuah peluang bisnis sehingga saat keadaan tidak terduga terjadi Anda kelabakan. Para ahli keuangan biasanya menyarankan agar Anda memiliki dana cadangan sebesar 3-6 bulan biaya hidup Anda (beserta keluarga jika Anda sudah berkeluarga).

Keempat, kurangilah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat konsumtif. Pengeluaran yang bersifat konsumtif hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, namun banyak masalah keuangan yang bisa timbul di jangka panjang. Untuk melakukan hal ini, Anda mungkin perlu menyesuaikan gaya hidup Anda. Anda mungkin tidak bisa lagi membelanjakan uang seperti dulu. Tapi percayalah bahwa melalui pengorbanan tersebut Anda akan mendapatkan manfaat jangka panjang yang lebih besar.

Dengan melakukan tips-tips di atas, Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kesulitan keuangan saat menjalankan bisnis sampingan yang Anda pilih. Manajemen keuangan pribadi yang efektif berperan besar untuk membantu Anda mencapai kesuksesan.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Selengkapnya Penelolaan Keuangan Bisnis Sampingan