Tips Pinjaman Bank Untuk Modal Usaha

Diposting oleh Wikey on Dec 23, 2009


Saat ini, fasilitas pinjaman kredit bank yang ditawarkan oleh bank untuk keperluan modal usaha tidak hanya ditujukan bagi perusahaan, tetapi juga perorangan. Hal ini tentu akan sangat bermanfaat bagi kita yang sedang mulai berwirausaha, dan ingin mengembangkan usaha menjadi lebih besar. Sudah saatnya kita mengambil Pinjaman Bank sebagai alternatif, karena selain prosesnya tidak berbelit, suku bunganya pun cukup bersaing.

Kriteria penilaian dari bank mencakup lima hal yang disebut sebagai 5C:

1. Character. Menyangkut komitmen Anda sebagai pihak yang mengajukan permohonan pinjaman bank, bagaimana track record Anda, bagaimana gaya manajemen Anda (apakah one man show, keluarga, atau partnership).

2. Capital. Berapa besar dana pribadi yang Anda keluarkan, "Karena tidak mungkin seluruh modal berasal dari bank," kilah Ayu. Lalu struktur pemodalan (berapa jumlah modal awal yang disetor, dan laba yang terakumulasi menjadi modal), komposisi kepemilikan modal (siapa saja pemilik modal, siapa pemodal jaminan, dan apakah pemodal juga menjadi pengurus perusahaan), dan modal aset, yang terdiri atas tangible asset (tanah, bangunan, mesin, stock, dll.) dan intangible asset (merek, goodwill, nama baik, dll.).

3. Capacity. Yang dinilai antara lain: bagaimana tren hasil penjualan (naik, turun, atau stagnan), struktur biaya (fixed cost, variable cost), perbandingan biaya dan pendapatan, hutang dan tagihan (lebih besar, lebih kecil, atau setara), proyeksi arus kas (surplus atau defisit), tenaga kerja (tetap atau kontrak, bagaimana skill dan pengalamannya), hingga kapasitas produksi (jumlah produksi per hari, apakah sesuai dengan penjualan).

4. Condition. Meliputi perijinan usaha, kondisi industri sejenis (apakah berisiko kecil, menengah, atau tinggi), prospek usaha, situasi persaingan (apakah menjadi market leader, market follower, niche market, atau single fighter), dan ini yang terpenting: apa selling point atau keunikannya (apakah mudah ditiru, atau sulit ditiru, dan sampai kapan berlangsung).

5. Collateral. Apakah ada jaminan dari pinjaman bank, baik yang bersifat tangible (cash, stock, peralatan, kendaraan, dan yang sifatnya tidak bergerak seperti tanah dan bangunan), intangible (personal guarantee, company guarantee, asuransi kredit, asosiasi/koperasi penjamin, dll.).

Agar proposal pengembangan usaha Anda menarik minat bank, buatlah sedetail dan serealistis mungkin. Siapkan bahan presentasi secara singkat namun komprehensif, dengan poin-poin seperti:

1. Penjelasan tujuan pengembangan usaha.

2. Target kenaikan penjualan dan aset yang diharapkan secara rinci.

3. Faktor-faktor yang dibutuhkan untuk pencapaian target.

4. Kekuatan, kelemahan, dan peluang yang akan dihadapi dalam pengembangan usaha tersebut.

5. Jadwal dan target waktu penyelesaian rencana kerja.

6. Penjelasan pihak-pihak yang terkait dengan pengembangan usaha tersebut.

7. Rencana penggunaan fasilitas kredit atau pinjaman bank, dan jadwal pengembaliannya.

Jadi, jika Anda memang berniat mengembangkan usaha, dan punya komitmen terhadap diri sendiri maupun terhadap Pinjaman Bank atas kelangsungan usaha Anda, tak ada lagi hal-hal yang perlu dikhawatirkan.

/female.kompas.com

Selengkapnya Tips Pinjaman Bank Untuk Modal Usaha

Pendidikan Bisnis: Pendidikan Seputar Bisnis

Diposting oleh Wikey on


Bisnis pendidikan adalah bisnis yang bergerak di industri pendidikan.

Sedangkan Pendidikan Bisnis biasa diartikan sebagai pendidikan yang menyampaikan materi-materi seputar bisnis.

Pendidikan bisnis bisa juga diartikan pendidikan yang bersifat bisnis. Lebih tegasnya lagi, yang dimaksud pendidikan di sini adalah jasa yang dihasilkan oleh produsen.

Alih-alih membahas bisnis di dunia pendidikan, lebih baik bahas produk-pendidikan yang dihasilkan dalam konteks bisnis.

Harga mahal untuk produk pendidikan karena memenuhi permintaan konsumen yang menjadi target market pebisnis pendidikan.

Tidak baik mengeluhi mahalnya harga jasa pendidikan yang dijual oleh badan usaha (yang bergerak di bidang pendidikan). Mereka hanya memenuhi permintaan konsumen pada segmen pasar mereka. Setiap badan usaha pendidikan pasti telah mempertimbangkan faktor harga jual yang dapat diterima oleh pangsa pasarnya.

Produk dari Pendidikan Bisnis mereka adalah “jasa pendidikan“. Selama masih ada konsumen yang bersedia membayar lebih mahal untuk produk tersebut, mereka akan terus menaikkan harga jual.

Bila anda termasuk orang-yang-tidak-mau membayar jasa mereka, maka seharusnya tahu diri dengan mengkonsumsi produk pendidikan lain yang lebih murah atau malah tidak-membayar. Analoginya: jangan protes karena harga nasi-goreng yang dijual di McD (Mak Deh) lebih mahal daripada warteg (warung-tega, tanpa eL).

Para calon konsumen yang mau pasti juga punya cara untuk meng-evaluasi apakah harga sepadan dengan jasa yang ditawarkan. Di Indonesia, salah satu tolok ukur dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN – PT). Sayangnya, BAN ini tidak menampilkan “biaya studi” sebagai bahan pembanding.

Seperti perusahaan dalam industri lain, badan usaha juga memiliki tanggungjawab sosial (corporate social responsibilities). Dan, tanggungjawab sosial bukan berarti sekedar bagi-bagi rejeki. Selalu ada “udang di balik batu“. Ini juga wajar! Siapa mau rugi? Eits, jangan mengutuk dulu. Bila ada sejumlah pilihan berbuat baik ada yang memberi keuntungan lain, mengapa tidak kerjakan yang menguntungkan terlebih dahulu? Dalam istilah orang agama-is berbunyi: beramal secara cerdas.

Salah satu cara “beramal cerdas” adalah dengan memberi beasiswa. Masyarakat lingkungan (social) ***ntungkan karena ada kesempatan bagi beberapa orang pintar yang-tidak-berdaya-beli.

gatut.edublogs.org

Selengkapnya Pendidikan Bisnis: Pendidikan Seputar Bisnis

Astaga.com Lifestyle On The Net

Diposting oleh malamjumat on Dec 22, 2009

astaga.com lifestyle sebuah nama yang unik dan sebagian besar di antara kita mungkin sudah mengenalnya. Contennya menarik dengan aneka tips, gaya hidup, dan sebagainya yang akan menampah ilmu dan wawasan para pembaca. Mulai dari kuliner, film terbaru, maupun pembahasan film lain, kesehatan, kecantikan, dan sebagainya.

bersambung... (coba masih awam, hehe)

Selengkapnya Astaga.com Lifestyle On The Net

Baju Import Asal Cina Lebih Disukai Pembeli

Diposting oleh Wikey on



Barang impor tekstil dan produk tekstil (TPT) khususnya pakaian jadi atau Baju Import, terus membanjiri berbagai pasar dan minimarket busana di Kota Bandung dan sekitarnya, sehingga meresahkan sejumlah pengusaha pakaian jadi. Pasalnya, banyak pedagang pakaian lebih memilih produk cina yang harganya lebih murah.

Anan, pengusaha pakaian jadi di Pasirkaliki Bandung, selasa mengakui pesanan memang mulai sepi sekitar satu-dua tahun yang lalu dan pasar lokal banyak dicaplok oleh pakaian asal cina karena harganya lebih murah. "Jumlah pelanggan tetap mulai berkurang karena mereka beralih berdagang pakaian impor, " katanya.

Sementara itu, Tuwarno, seorang pengusaha konveksi asal Banyumas, di Pasar Atas Cimahi Bandung, mengakui untuk bisa bertahan ia terpaksa menurunkan kualitas produknya dengan menggunakan bahan baku tekstil yang lebih murah, seperti bahan pollyester sebagai ganti katun untuk menurunkn ongkos produksi.

Menurutnya, di tahun 2006 ini order sangat sepi dibanding awal tahun 2000an. Diakuinya dirinya kini lebih menunggu order daripada jemput order.

Produk baju import asal Cina diakui sejumlah pedagang di Pasar Baru Trade Centre, juga minimarket busana di kawasan Jln Otoiskandardinata lebih diminati pengujung lokal maupun pengunjung musiman karena kualitas dan modelnya yang lebih trend.

Sirait Situmorang, pengusaha minimarket busana dikawasan Otoiskandardinata, Selasa mengakui kualitas baju import Cina lebih bagus daripada produk lokal. Selain itu harganya lebih murah dan pedagang dapat untung lebih cepat.

Harga baju anak-anak masih bisa didapat dengan harga Rp. 7.500, celana remaja dan dewasa paling tinggi harganya Rp. 49.900, kemeja Rp. 25.000, pakaian dalam pria wanita paling tingi Rp. 12.500 per paket, dan pakaian muslim antara Rp. 22.000, hingga Rp. 65.000 per stel.

Hal senada ***ngkapkan pedagang busana di Pasar Baru Trade Center Lt. 5, Handy Kurniawan. Dari satu produk yang sama, katanya, keuntungan menjual pakaian impor mencapai 10 -25 persen. hal ini karena baju import lebih murah, sehingga keuntungan menjadi lebih tinggi pada harga yang sama dengan produk lokal.

Sedangkan Cecep, pedagang kakilima (PKL) di Pasar Astana Anyar, mengatakan, dirinya memilih menjual produk Baju Import Cina karena konsumen pembeli kebanyakan lebih menyukai modelnya yang lebih bervariasi. (ant)

banten.go.id/
Selengkapnya Baju Import Asal Cina Lebih Disukai Pembeli

Memulai Bisnis Grosir Jilbab Online

Diposting oleh Wikey on



BISNIS kerudung atau Grosir Jilbab kini merupakan salah satu pilihan bisnis yang menarik.

Kebutuhan kaum muslimah akan gaya dan model jilbab makin hari makin beragam. Terlebih dewasa ini banyak bermunculan desainer-desainer muslim berbakat di ranah mode Tanah Air. Mereka menawarkan banyak pilihan kepada kaum muslimah.

Memulai dan mengembangkan bisnis dapat dengan banyak cara. Selain cara-cara konvensional, membuka outlet atau berjualan langsung, sekarang kita bisa memanfaatkan fasilitas teknologi informasi. Bermodal komputer dan internet, kita bisa membuka toko grosir jilbab online. Daya jangkaunya luas menyapa calon konsumen.

Salah satu pilihan adalah berbisnis jilbab. Pemilihan jilbab didasarkan banyak pertimbangan. Misalnya, setiap perempuan muslim dapat dipastikan memiliki lebih dari satu jilbab. Juga, seorang muslimah tentu menginginkan beragam gaya berbusana yang santun dan anggun. Ini salah satunya ditentukan oleh model grosir jilbab yang pasti pilihannya tidak satu. Jadi kebutuhan akan jilbab sangat besar.

Alasan lain ialah grosir jilbab dinilai lebih potensial ketimbang, misalnya, mukena. Tingkat penjualan mukena biasanya terpengaruh musim. Hanya ramai pada saat tertentu, seperti menjelang Idul Fitri. Jilbab tidak demikian. Kemudian, juga dapat dikatakan bahwa memproduksi jilbab lebih sederhana prosesnya ketimbang busana muslim .

Setelah cocok dengan jilbab sebagai pilihan berbisnis, tentu kita harus mencari alternatif penjualan yang efisien, yang tidak menghabiskan biaya banyak. Media online, yang kini memang sedang menjadi trend, banyak dipilih pebisnis sebagai media alternatif. Media ini lebih ramah biaya daripada membuka outlet secara langsung,.

Keuntungan lain berbisnis Grosir Jilbab online ialah mengenai waktu. Misalnya buat seorang ibu rumah tangga. Tanpa harus banyak keluar rumah, dia bisa menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Kisah sukses seputar ibu-ibu rumah tangga melakoni usaha toko online tidak sedikit. Menjual jilbab sampai ke berbagai benua dalam waktu yang tidak begitu lama kini menjadi mungkin.

Tentu saja, sebuah kesuksesan ditunjang banyak strategi. Mempromosikan sebuah komoditas seperti grosir jilbab, seorang pengusaha toko online pun kini dapat memanfaatkan situs-situs jejaring sosial, semacam Facebook dan Twitter, yang sedang populer digandrungi banyak orang, selain melalui milis-milis, portal bisnis, dan forum-forum lain di internet.

id.rumahlamara.com/
Selengkapnya Memulai Bisnis Grosir Jilbab Online

Merawat Tanaman Buah Dalam Pot Buah

Diposting oleh Unknown on




Siapa bilang membudidayakan tanaman buah dalam pot (tabulampot) itu sulit? Selama anda paham tata caranya, tabulampot bisa jadi alternatif penghijauan di lahan terbatas.
Banyak keluhan tentang terbatasnya lahan hijau di jakarta. Lahan yang sempit dan mahal membuat banyak orang terpaksa mengutamakan ruang tempat tinggal ketimbang taman. Namun, jangan patah arang dulu, banyak alternatif yang bisa dipilih, salah satunya memelihara tanaman buah dalam pot (tabulampot).
Tabulampot sebenarnya bukan hal yang baru lagi, sudah lama budi daya bibit tanaman buah ini dilakukan banyak orang. "awalnya, dulu kan orang jual tanaman buah, tapi karena ada beberapa yang tidak laku, kemudian akhirnya didiamkan dalam polybag. Tapi malah berbuah juga, dari sini barulah timbul ide tabulampot," ujar pemilik lana nursery, iman kusmanto.
Bahkan, jenis tabulampot yang bisa dibudidayakan saat ini sudah sangat banyak. Seperti bibit tanaman buah durian, jambu bol, jambu air, jambu biji, nangka, jeruk, duku, srikaya, manggis, sawo, rambutan, delima, mangga, kelapa pandan dan lain-lain.
"pilihan tabulampot yang paling sering misalnya tanaman kedondong, belimbing, jambu, sawo, mangga atau lebih simelnya buah-buah yang ritme tumbuhnya tiga sampai empat bulanan," ujar feby gintings, marketing manager kebon wisata pasirmukti.
Menurutnya, menanam mangga memang tidak semudah jambu air, tapi tetap bisa tumbuh paling tidak setahun sekali. "tidak semua pohon bisa dimasukkan ke dalam tong juga karena keterbatasan wadah," ujarnya lagi.
Senada dengan iman, feby mengungkapkan, tabulampot menjadi pilihan favorit karena lebih cepat berbuah dibandingkan varietas lain. Apalagi jika bibitnya berasal dari okulasi yang bisa berbuah kurang dari setahun. Tanaman varietas binjai juga memiliki keindahan tersendiri, binjai memiliki 4-5 cabang sehingga lebih rimbun, buahnya juga mudah terkelupas dan manis.
"pokoknya yang banyak ditanam di pekarangan rumah kita saja, karena tujuan utamanya adalah penghijauan, bukan untuk usaha, jadi tumbuhnya buah lebih untuk kesenangan saja," tukasnya.
Dari segi perawatan, tabulampot tidak tergolong sulit. Sama halnya dengan tanaman tanpa media pot, harus dipupuk dan diberi air. Namun, ada beberapa trik agar media potnya tidak menghalang pertumbuhan si tanaman. "benar, perawatannya memang tidak jauh berbeda, tetap memupuk, bisa secara pupuk kandang atau memakai pupuk npk," ujar feby.



Http://lifestyle.okezone.com

Selengkapnya Merawat Tanaman Buah Dalam Pot Buah

Cerdas Membangun Bisnis Rumahan

Diposting oleh Unknown on



Memiliki bisnis sendiri tentulah sangat menyenangkan. Apalagi jika bisnis tersebut mendatangkan keuntungan besar. Bagaimana cara merealisasikannya?

Membangun kerajaan bisnis yang menguntungkan bukanlah hal gampang. Bagi anda yang tinggal meneruskan usaha yang dirintis oleh keluarga, bersyukurlah karena anda tak perlu lagi mencari celahnya.
Nah, bagi anda yang memulainya dari nol, pastilah butuh kerja keras plus kejelian melihat peluang. Banyak hal yang harus dipersiapkan, direncanakan, dan dilaksanakan dengan ketekunan. Ingin tahu tips sukses membangun bisnis, simak tips berikut ini:
Riset pasar
Sekecil apa pun usaha yang hendak dibangun, langkah ini tetap harus dilakukan. Pasalnya, riset merupakan landasan utama dalam membangun bisnis. Pelajari kebiasaan masyarakat di mana anda akan membuka usaha. Apakah usaha yang akan dibangun memiliki pasar yang prospektif. Tentukan mana yang akan jadi sasaran utama, anda atau konsumen anda jadi lebih kecil. Jangan tergiur melihat tren bisnis dan latah begitu saja mengikutinya. Apalagi bila anda sudah menjadi yang ketiga, keempat, atau kelima, anda pun akan susah mendapatkan pasar. Kecuali bila anda memiliki nilai plus dibanding kompetitor.
Modal yang memadai
Membuka usaha identik dengan dana tunai dan dana usaha yang besar. Memang ada benarnya. Inilah yang membuat orang berpikir dua kali saat hendak membuka usaha dan dibenturkan pada kebutuhan modal yang besar. Sementara mereka belum yakin apakah usahanya akan sukses seperti dalam perkiraan. Jangan buru-buru nyerah ketika terbentur soal modal. Saat ini ada beberapa jenis pilihan pinjaman dana yang tersedia untuk mendapatkan modal usaha. Ada dapat memilih ikut program pemerintah dalam membangun usaha kecil.Anda bisa mulai mengajukan pinjaman dana pada bank yang menangani usaha kecil dan mendapatkan pinjaman berjumlah kecil. Atau anda bisa mengambil pinjaman pribadi di bank. Pilihan lain adalah mencari rekanan yang mau berinvestasi untuk memulai usaha bersama.

Partner yang tepat
Membangun usaha butuh dukungan dari berbagai pihak cth pihak pinjaman dana tunai dan pinjaman dana usaha. Mulai penyuplai barang, pemasaran, hingga konsultan. Nah, untuk urusan ini anda harus benar-benar selektif memilihnya. Pilihlah partner kerja yang benar-benar bisa mendukung anda.
Beberapa pengalaman manajemen juga lebih disukai. Jika anda ingin rekan kerja yang memenuhi latar belakang financial, mereka perlu memiliki kredit yang bagus atau kemampuan untuk menawarkan dukungan financial.
Ciptakan image yang kuat
Untuk menyiasati sengitnya persaingan bisnis, sebelum memulai berbisnis anda harus memikirkan bagaimana untuk menjadi beda dan tak terlupakan. Ini berkaitan dengan brand image yang akan anda sebarkan kepada konsumen. Mungkin anda bisa memulainya dengan desain tempat usaha yang unik dan eye cathing. Pada masa awal buatlah program-program penjualan yang menarik. Sabar pada awal usaha pinjaman dana tunai dan pinjaman dana usaha , jauhkan keinginan untuk mendapatkan laba besar. Lebih baik sebagian keuntungan diberikan untuk memberikan servis tambahan kepada konsumen


Http://lifestyle.okezone.com
Selengkapnya Cerdas Membangun Bisnis Rumahan