Mencari Kenalan Baru dengan Cara Unik

Diposting oleh malamjumat on Dec 15, 2009

Usia para gadis ini mungkin baru menginjak 14-15 tahun, tapi mereka cukup bernyali kenalan dengan lelaki dengan cara yang tidak lazim. Gadis-gadis belia ini menyebarkan nomor ponsel dengan cara menuliskannya di punggung mereka menggunakan sunblock berwarna biru. Mereka berharap trik ini akan berhasil dan menarik perhatian para lelaki yang akan menghubungi.

Aksi ini dilakukan sekumpulan remaja cewek yang bertempat tinggal di tengah kota Sydney. Mereka rela menempuh jarak lumayan jauh ke Cronulla beach, yang berlokasi di bagin selatan, dan Manly beach yang berada di sebelah utara kota itu.

Mungkin bagi para cewek itu cara mencari kenalan mereka unik, tapi tidak bagi Komite Perlindungan Anak yang khawatir jika perilaku mereka diikuti remaja lain. Cara mencari kenalan ini dinilai salah karena bisa saja yang menanggapinya para lelaki iseng yang hanya ingin memanfaatkan mereka.

Lizzy, salah satu gadis belia tersebut, membenarkan hal ini. Ia mengakui bahwa seorang lelaki tua telah menghubunginya. “Sebelumnya memang ada laki-laki tua yang mencoba mengajak saya kenalan. Ia juga berusaha memotret kami,” ucapnya kepada The Mainly daily.

Seorang pengarang yang banyak menulis tentang perempuan, Nikki Goldstein, juga menanggapi aksi ini. Ia mengatakan bahwa tindakan para cewek itu berbahaya. “Kami tidak pernah menyarankan gadis-gadis remaja untuk menyebarkan nomor ponsel kepada siapa pun. Ini bisa membuat mereka menjadi korban dari orang-orang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, bahwa mempertontonkan tubuh dengan bikini dan membuat diri sendiri sebagai objek merupakan tindakan yang sangat tidak bijak.

http://mathub2003.wordpress.com

Selengkapnya Mencari Kenalan Baru dengan Cara Unik

Jenis dan Kategori LSM

Diposting oleh malamjumat on

Secara garis besar dari sekian banyak organisasi non pemerintah (disingkat ornop atau ONP, Bahasa Inggris: non-governmental organization; NGO)yang ada dapat di kategorikan sbb :

* Organisasi donor, adalah organisasi non pemerintah yang memberikan dukungan biaya bagi kegiatan ornop lain.

* Organisasi mitra pemerintah, adalah organisasi non pemerintah yang melakukan kegiatan dengan bermitra dengan pemerintah dalam menjalankan kegiatanya.

* Organisasi profesional, adalah organisasi non pemerintah yang melakukan kegiatan berdasarkan kemampuan profesional tertentu seperti ornop pendidikan, ornop bantuan hukum, ornop jurnalisme, ornop kesehatan, ornop pengembangan ekonomi dll. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan butuh NGO training bagi para pekerja/stafnya.

* Organisasi oposisi, adalah organisasi non pemerintah yang melakukan kegiatan dengan memilih untuk menjadi penyeimbang dari kebijakan pemerintah. Ornop ini bertindak melakukan kritik dan pengawasan terhadap keberlangsungan kegiatan pemerintah

Sebuah laporan PBB tahun 1995 mengenai pemerintahan global memperkirakan ada sekitar 29.000 ONP internasional. Jumlah di tingkat nasional jauh lebih tinggi: Amerika Serikat memiliki kira-kira 2 juta ONP, kebanyakan dibentuk dalam 30 tahun terakhir. Russia memiliki 65.000 ONP. Lusinan dibentuk per harinya. Di Kenya, sekitar 240 NGO dibentuk setiap tahunnya.

Sekarang juga telah banyak NGO yang menyediakan NGO training bagi para staf maupun calon stafnya.

id.wikipedia.org

Selengkapnya Jenis dan Kategori LSM

Solusi Depresi

Diposting oleh malamjumat on

* Terbuka dan jangan suka memendam masalah.

Di dunia ini tidak ada orang yang luput dari masalah. Orang yang tidak mempunyai masalah cenderung tidak mempunyai pegangan. Sedikit sekali ada orang yang selalu bisa mengatasi masalahnya sendiri, jadi berbagilah kepada teman dekat. Kalau tidak mau terbuka terhadap orang tertentu bisa melakukan konsultasi psikologis.

* Curhat dan Sharing.

Kalau masalah tidak bisa dipecahkan secara sendiri lebih baik mengajak temam untuk sharing, terlebih ke pacar, atau siapa pun orang yang kita percayai. Bisa juga sharing dengan seorang ahli misalnya konsultasi psikologis. Katakan masalah Anda.

Karena dengan begitu siapa tahu kita bisa dpat bantuan solusi untuk memecahkan masalah. Kalaupun enggak, paling tidak dengan berbagi cerita, perasan jadi lebih enteng dan pikiran tidak stres. Kalau beginim jadi bisa mikirin solusinya lagi kan.

* Kerjakan banyak hal.

Saat waktu senggang dan masih muda, banyak cara untuk menghilangkan beban perasaan. Selain olahraga, membaca buku, menonton dan istirahat adalah pentung artinya dalam hidup.

* Mencoba yang belum pernah.

Bukan berarti coba-coba sesuatu yang mengundang risiko, akan tetapi menguji nyali diri untuk melakukan tantangan yang dapat men-supprot diri.

* Banyak cara untuk meraih cita-cita, mewujudkan keyakinan dan harapan asal dengan sungguh dan pantang menyerah. Cara berserah diri dan sabar adalah pegangan supaya tidak terpeleset ke jurang kebimbangan.

www.solusisehat.net

Selengkapnya Solusi Depresi

Mengenal Kepercayaan Masyarakat Jepang

Diposting oleh malamjumat on

Berikut ini sedikit gambaran mengenai sistem kepercayaan masyarakat Jepang. Dikatakan bahwa tidak ada Negara lain di dunia ini yang memiliki sistem kepercayaan primitif sekuat Jepang. Hal ini bisa dipahami dari masih kuatnya nilai-nilai tradisional kepercayaan Shinto dalam masyarakat.

Shinto, yang berarti ”Jalan dewa” merupakan kepercayaan asli Jepang. Shinto didasarkan pada pemikiran yang percaya dengan banyak dewa (polytheisme) dan kekuatan alam (matahari, bulan, gunung, laut, ombak, angina, petir, dll). Sehingga, hal ini berpengaruh pada sikap hormat yang sangat tinggi masyarakat Jepang kepada alam, ditunjukkan dengan sikap merawat alam, hingga saat ini.

Shinto pada dasarnya merupakan keyakinan yang terbentuk karena adanya pengaruh Budha yang masuk dari China dan Korea, sehingga Butsudo (Jalan Budha) disebut sebagai kepercayaan dari ”luar”. Pada prosesnya, nilai-nilai Budha disesuaikan dengan nilai-nilai Jepang (di-Jepangkan).


Sebenarnya, kepercayaan Shinto sangat sekuler (dalam arti hanya bersifat kepercayaan keduniawian), dan mereka percaya tidak ada kehidupan setelah mati. Kepercayaan masyarakat inilah yang menjadi dasar orang Jepang untuk mengejar keduniawian dan tidak takut mati (karena tidak percaya adanya neraka). Sedangkan di sisi lain, dalam Budha ada kepercayaan tentang kehidupan setelah mati (akhirat) dan ada surga. Maka, hampir 98% masyarakat Jepang menggunakan tata cara Budha dalam upacara kematiannya.


Bisa dikatakan bahwa masyarakat Jepang menyatukan kepercayaan Shinto dan Budha (disebut Shinbutsu shugo à shin = Shinto, butsu = budha, shugo = penyatuan). Maksudnya, ada dualisme pada orang Jepang dimana dewa Budha disamakan dengan dewa Shinto (Honji suijyaku). Selain itu, dualisme ini ditunjukkan dengan kepercayaan Jepang kepada keduanya, yaitu Shinto sebagai kehidupan dunia, dan Budha sebagai kehidupan akhirat. Dengan kata lain, dualisme ini menunjukkan pragmatisme masyarakat Jepang dalam memandang agama, bukan secara doktrinal. Dalam Shinto tidak ada kitab suci, hanya ada babad mitologi saja sehingga Shinto bukanlah termasuk ”agama”.


Dari penjelasan tersebut bisa ditarik pemahaman bahwa apa yang terjadi dalam masyarakat Jepang adalah agama tidak dijalankan sebagai doktrinal filosofis, namun sebatas nilai-nilai umum saja. Maka, tak heran apabila kita sering melihat kasus bunuh diri (harakiri) dalam masyarakat Jepang, karena mereka memang tidak takut mati dan tidak percaya adanya kehidupan sesudah kematian.


Sekarang mau menjelaskan tradisi orang Jepang terkait dengan Shinto. Sering kan kita lihat ada banyak sekali Matsuri atau festival, yang sering menjadi daya tarik wisata Jepang? Pembagian Matsuri berdasarkan macamnya adalah sebagai berikut :


1. Tsukagirei à upacara ritual terkait daur ulang hidup ; ex : upacara kelahiran, hamil, tujuh bulanan, shichi go san, kematian, dll
2. Nin I girei à upacara ritual yang sifatnya insidental (sewaktu-waktu, kapan saja dan di mana saja)
3. Nenchugyoji à upacara ritual yang dilakukan sepanjang tahun. Setiap doa yang dilakukan termasuk Matsuri, karena matsuri pada dasarnya adalah bentuk pendekatan diri pada dewa (berdoa).

Menurut Yanagita Kunio, Matsuri merupakan upacara ritual Shinto (memuja dewa), yang berfungsi sebagai bentuk pendekatan diri kepada dewa-dewa. Maka, dari pengertian dan pembagian tersebut, maka tak heran apabila ada sekitar 50.000 macam matsuri setiap tahunnya.

http://chikupunya.multiply.com
Selengkapnya Mengenal Kepercayaan Masyarakat Jepang

Menjaga Barang Saat Berlibur

Diposting oleh malamjumat on

Ketika musim liburan tiba, semua obyek pariwisata termasuk juga daerah pertokoan, mall banyak dikunjungi orang. Anda dan keluarga mungkin juga sudah berencana untuk pergi liburan atau hanya sekedar mengunjungi mall atau pusat perbelanjaan. Namun terkadang kemeriahan masa liburan membuat Anda menjadi ceroboh dan tidak hati-hati ketika Anda menyimpan benda/barang beharga.

Agar tidak terjadi 'Celaka 13', simak tip berikut:

Menjaga Dompet

Dompet biasanya adalah barang yang paling dicari oleh copet. Beberapa pencegahan agar Anda tidak kehilangan dompet:

* Pilih dompet dalam warna yang sangat terang, sehingga menarik perhatian di dalam tas Anda. Masukan ke dalam kantong yang memiliki resleting di dalam tas Anda, dan selalu menaruhnya kembali di sana.

* Coba untuk tidak menggonta ganti tas terlalu sering.

Menjaga Kartu Kredit

* Jika Anda memiliki kartu kredit, tarolah di dalam satu dompet.

* Ketika Anda melakukan transaksi dengan kartu kredit Anda, jangan lepaskan perhatian Anda pada kartu kredit. Jika sudah selesai, segeralah minta kembali kartu kredit Anda.

* Buat kopian dari kartu kredit Anda tampak depan dan belakang. Pastikan nomor customer service jelas tercantum. Lalu simpan. Hal ini sebagai tindakan pencegahan, jika barang hilang dalam hal ini kartu Anda, Anda masih punya salinannya dan bisa langsung menghubungi customer service.

Menjaga Ponsel

* Selalu simpan ponsel Anda pada kantong yang sama di dalam tas Anda.

* Agar lebih aman, simpan ponsel Anda dalam kantong ponsel. Lalu gunakan kancing tempel untuk menempelkan dalam kantong di tas Anda. Sehingga jika kantong tersebut bolong, ponsel Anda tetap ada di dalam kantong.

* Jika Anda tidak bisa atau tidak ingin membawa tas, gunakan kantong ponsel yang bisa Anda gantungkan atau gantungan ponsel yang bertali sehingga Anda bisa gantungkan di leher Anda.

Jadi berhati-hatilah menjaga barang terutama barang berharga Anda. Jangan sempai barang hilang. Mudah-mudahan bermanfaat!

www.conectique.com

Selengkapnya Menjaga Barang Saat Berlibur

Donasi Dana Rp 5 Miliar Untuk Korban Gempa Sumbar

Diposting oleh Wikey on


PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) melalui produknya Esia dan Bakrie Untuk Negeri menyerahkan Donasi Dana sebesar Rp 5 miliar kepada korban gempa di Sumatera Barat.

Donasi Dana tersebut digunakan untuk pembangunan maupun perbaikan berbagai fasilitas kesehatan, pendidikan, dan ibadah di empat wilayah Sumatera Barat, yakni Padang, Pasaman Barat, Padang Pariaman, dan Pariaman.

Fasilitas yang dibangun antara lain masjid Asra di Padang, SDN 03 Batang Anai di Padang Pariaman, dan SDN 14 Marunggi di kota Pariaman.

Dalam siaran pers Bakrie Telecom yang diperoleh VIVAnews di Jakarta, Sabtu 21 November 2009, disebutkan, Esia juga menyalurkan donasi dana Rp 1,3 miliar yang disisihkan Rp 10 ribu dari setiap hasil penjualan Hape Esia Slank.

Donasi Dana itu merupakan tanda simpati kelompok band Slank bagi masyarakat Sumatera Barat. Mereka juga yang menentukan peruntukan dana donasi termasuk pihak-pihak yang akan menerima bantuan.

Direktur Pelayanan Korporat Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi menjelaskan, selain menyerahkan donasi dana, Esia dan pemerintah kota (pemkot) Padang serta Bakrie Untuk Negeri menggelar acara zikir bersama bertajuk Berzikir Untuk Nagari.

Pelaksanaan zikir bersama yang dipimpin ustadz M Arifin Ilham dan didukung donasi dari Hape Esia Slank itu menunjukkan kepedulian dan rasa kebersamaan perusahaan pada masyarakat Sumatera Barat.

"Seluruh aktivitas sosial tersebut merupakan langkah perusahaan untuk terus bersama dengan masyarakat Sumatera Barat," ujar Rakhmat.

Sementara itu, Hisyam Sulaiman, ketua pelaksana harian Bakrie Untuk Negeri mengatakan Donasi Dana Rp 3,5 miliar dari Bakrie Untuk Negeri merupakan dukungan yang diberikan berbagai unit usaha di bawah Kelompok Usaha Bakrie.

"Kami merasakan keprihatinan akibat bencana gempa karena beberapa unit usaha Bakrie telah lama hadir menjalankan usaha di ranah Minang," ujarnya.

nasional.vivanews.com

Selengkapnya Donasi Dana Rp 5 Miliar Untuk Korban Gempa Sumbar

Tempat Pemakaman Umum di Jakarta Dijadikan Taman

Diposting oleh Wikey on


Tempat Pemakaman umum (TPU) di Jakarta nantinya akan hilang dari kesan anker dan menyeramkan. Teduh dan nyaman akan menjadi tampilan baru TPU.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ery Basworo, mengatakan saat ini di Jakarta terdapat 96 tempat pemakaman umum, seperti Pondok Kelapa, Pondok Rangon, Semper, Karet Bivak, dan Kampung Kandang. Kesemuanya akan direvitalisasi sehingga lahan tersebut tidak hanya sebagai tempat penguburan jasad, namun juga daerah resapan air layaknya taman kota.

Selain ditanami dengan beberapa pohon peneduh seperti Bintaro, Glodogan, dan Damar, Tempat Pemakaman Umum akan dihiasi dengan air mancur dan tempat duduk yang nyaman. Lahan pembagian makam juga tidak lagi berbentuk kotak namun asimetris dengan ruang antara kelompok makam satu dengan lainnya dipisahkan dengan saluran air.

"Bentuknya seperti taman pemakaman San Diego Hill (Karawang Barat). Kita akan ubah imej taman yang angker menjadi indah," jelasnya di acara RTH Jakarta Menuju 30 % di Hotel Sari Pan Pacific, Rabu (9/12/2009).

Untuk membuat Tempat Pemakaman yang indah, asri, dan sejuk, pihaknya akan menggelontorkan dana hingga Rp6 miliar yang akan dibagi untuk masing-masing dinas.

Sementara untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) Jakarta menjadi sesuai target, yaitu 30 persen, seperti diamanatkan Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007, tentang penataan ruang Pasal 9 ayat 1, pihaknya akan mengubah tepian sungai, pantai, jalan-jalan tol, median, rel kereta api, dan sutet menjadi ruang hijau.

Lahan-lahan tersebut menjadi alternatif karena untuk membebaskannya di Jakarta sangat sulit. Ini dikarenakan ketiadaan anggaran dan manajemen dokumentasi tanah yang semrawut. Komunikasi antarbirokrasi juga masih belum terbangun dimana banyak pohon yang ditebang karena harus dibuat jalan.

"Seperti di Cengkareng Drain, kita berhasil selamatkan 160 pohon agar tidak kena turap," terangnya.

news.okezone.com

Selengkapnya Tempat Pemakaman Umum di Jakarta Dijadikan Taman