Klub Aerobik & Tarian Latin Jadi Gaya Hidup

Diposting oleh Wike Furyandi on Nov 3, 2009




Aktivitas kebugaran senam aerobik sudah menjadi kebutuhan dan bagian hidup masyarakat Serang dan sekitarnya. Di Celebrity Aerobic dan latin center Dance di Jalan Ki Wasyid, Lontar, Serang, sedikitnya tercatat 100 orang yang masih rutin melakukan aerobik dan tarian latin setiap bulan.

“Jumlah ini baru yang tercatat sebagai pemegang kartu anggota. Kalau di luar itu, sejak dibuka Mei 2008 lalu tercatat 958 orang. Saat ini, setiap hari selalu tercatat ada anggota baru,” jelas Cucu Sudrajat, Manager Celebrity Aerobic dan Latin Center, yang ditemui di lobby utama.

Diakui Cucu, pada saat ini aerobik bukan lagi kebutuhan kalangan tertentu dengan imej glamor, melainkan menjadi kebutuhan semua lapisan masyarakat. Terbukti dengan banyaknya sanggar atau tempat penyedia layanan aerobik di Serang atau Cilegon.

Cucu mengaku, optimis Celebrity dapat bersaing dengan segala kelebihan fasilitas yang dimiliki, seperti ruang latihan berkapasitas 50 orang dan full AC, 8 ruang ganti, 36 loker, dan soundsystem memadai. Kelebihan lain, Celebrity hanya mengutamakan privasi dengan hanya menyelenggarakan aerobik untuk wanita sedangkan di kelas tarian latin center, bisa diikuti lelaki dan wanita.

Jenis aerobik yang ada di Celebrity, seperti body language, filates, hip hop, fun robic, dan lain-lain. Disiapkan 4 orang instruktur latin center terlatih, dengan jadwal latihan 4 kali dalam sehari, yakni 2 kali pada pagi hari dan 2 kali pada sore dan malam hari.

Kelas latin dance disiapkan 2 instruktur, yang mengajarkan tari salsa, samba, jive, chacha, dan rumba, hanya sekali dalam sehari yakni pukul 17.30-19.00.

“Masih perlu waktu untuk memperkenalkan secara luas kelas tarian latin. Selama ini imej mempelajari tarian latin hanya untuk pesta, padahal menguasai tarian ini bisa diikutkan dalam kompetisi yang rencananya pada PON mendatang akan dipertandingkan,” papar Cucu.

Cucu mengungkapkan, tidak mudah untuk menjadikan tarian latin menjadi suatu aktivitas yang akrab dengan masyarakat. Padahal, latin center seperti yang dihadirkan karena menyesuaikan peralihan gaya hidup masyarakat Serang yang mulai metropolis, seperti ibukota provinsi lainnya.

“Selama ini peminat tarian latin masih didominasi orang dewasa, baik lelaki maupun wanita. Tapi kalau aerobik, sudah merata di semua usia, diikuti anak usia SD sampai usia di atas 50 tahun,” terang Cucu lagi.

Meski begitu, Cucu optimis Celebrity latin center dapat menjadi salah satu sanggar yang dapat mempercepat mengenalkan aerobik dan tarian latin kepada masyarakat, dan secara perlahan mengikis anggapan kedua aktivitas ini masih dimiliki kalangan tertentu.

radarbanten.com

{ 1 komentar ... read them below or add one }

Benkbenk said...

Tulisan yang bagus. Silahkan mampir juga ke blogs kami.