Showing posts with label jual kerajinan. Show all posts
Showing posts with label jual kerajinan. Show all posts

Kendala Bahan Baku Dalam Kerajinan Kulit

Diposting oleh malamjumat on Jun 12, 2009

Meski tidak terpengaruh krisis ekonomi global, kegiatan produksi kerajinan kulit di Tanah Air mulai tersendat. Seretnya pasokan bahan baku berupa kulit kambing dan domba menjadi penyebab utama lesunya industri kerajinan. Akibatnya sebagian besar pesanan yang masuk terpaksa ditolak.Pasokan kulit mulai tersendat sejak sebulan terakhir ke pusat kerajinan. Kulit kambing atau domba terutama dipakai untuk membuat jaket kulit. Stok jaket kulit sudah mulai menipis, bahkan di sebagian tempat mulai habis.

Minimnya pasokan kulit membuat perajin kesulitan memproduksi jaket, padahal permintaan cukup tinggi. Jaket kulit memang menjadi andalan selain produk
kerajinan sepatu. Pembelinya berasal dari berbagai kota. Banyak penolakan pesanan karena bahan baku industri kerajinan salah satunya.

Sampai sekarang perajin
kerajinan kulit tidak tahu pasti penyebab seretnya pasokan bahan baku tersebut. Untuk menjaga kelangsungan pasokan, perajin rencananya akan menjalin kerjasama dengan peternak hewan yang menghasilkan kulit.

www.kompas.com

Temukan informasi lainnya mengenai
Kerajinan Kulit - Industri Kerajinan - Industri Kerajinan Kulit - Pusat Kerajinan - Pusat Kerajinan Kulit - Kerajinan hanya di Kerajinan Kulit: Industri Kerajinan Kulit & Pusat Kerajinan Kulit Bandung Jawa Barat hanya di pada 88db.com
Selengkapnya Kendala Bahan Baku Dalam Kerajinan Kulit

Kerajinan Gerabah Lombok

Diposting oleh Wikey on May 26, 2009

Kerajinan gerabah yang menjadi bagian dari kekayaan ragam budaya Indonesia perlu terobosan dalam bentuk dan desain supaya memiliki daya saing dengan produk serupa dari negara lain. Dengan demikian, masyarakat yang memiliki tradisi turun-temurun dalam pembuatan Kerajinan gerabah dapat terus berkreasi dan menjadikannya sumber penghidupan yang dapat diandalkan. Kerajinan Lombok Island dan Lombok Island

"Sebenarnya mereka mampu membuat desain apa pun dan mudah belajar. Tapi memang perlu didorong untuk bisa berkreasi tidak dalam model tradisional saja, namun bisa memadukan dengan selera masyarakat yang berkembang,( Lombok Handicraft) " kata Husni Hakim, konsultan independen Yayasan Pengembangan Pengrajin Lombok (YPLL) dalam pameran Interior and Craft Industry Exhibition 2007 di Balai Sidang Senayan, Jakarta. Klik Lombok Island dan Handicraft Wholesale.

Husni mencontohkan, pada 1990-an, gerabah asal Lombok menjadi produk primadona bagi daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sentra-sentra kerajinan gerabah (Lombok Handicraft) muncul di Pulau Lombok, di antaranya Banyumelek di Lombok Barat, Penujak di Lombok Tengah, dan Masbagik di Lombok Timur. Pada saat itu, gerabah Lombok (Kerajinan Lombok ) mencapai puluhan negara tujuan ekspor.

Namun, lama-kelamaan pembeli mulai jenuh dengan Kerajinan Lombok model gerabah yang ada. Permintaan Handicraft gerabah Lombok pun terus menurun dan tentu saja ini berdampak tidak baik terhadap ekonomi masyarakat. Lihat Lombok Handicraft Wholesale dan Kerajinan Lombok Island.

Guna merangsang kembali gairah para pengrajin, YPLL dan British Council mengadakan program pengembangan desain Handicraft gerabah Lombok bagi pengrajin lokal dengan mengundang desainer keramik asal Inggris, Jhan Stanley. Pelatihan ini telah menghasilkan lebih dari 200 prototipe gerabah yang lebih menarik, tidak melulu seperti yang lazim dibuat pengrajin di daerah ini.

Sumber: www2.kompas.com

Temukan berbagai informasi lain mengenai Lombok Handicraft - Lombok Handicraft Wholesale - Kerajinan Lombok Island - Kerajinan Lombok - Lombok Island - Handicraft Wholesale - Handicraft - Kerajinan hanya di Lombok Handicraft:Gili Lombok Handicraft & Kerajinan Lombok Island 88db.com

Selengkapnya Kerajinan Gerabah Lombok

Sukses dengan Kerajinan Kuningan dan Tembaga

Diposting oleh Wikey on May 6, 2009

PROGRAM pelatihan ala instansi pemerintah ternyata bisa juga berjalan efektif. Banyak pengusaha atau perajin yang sukses setelah mendapat sen-tuhan tangan ahli yang disediakan pemerintah ini. Salah satu contohnya adalah Slamet Hanafi, perajin barang - Kuningan Tembaga di Boyolali, Jawa Tengah.

Berkat pelatihan itu, Slamet bisa sukses membangun usaha Kerajinan Tembaga Kuningan hasil tambang tersebut. Beragam hasil buah karyanya, seperti relief, kaligrafi, beragam jenis tempat lampu, vas bunga, atau kubah masjid sudah menghiasi beberapa tempat ternama. Misalnya, masjid emas di Depok maupun masjid di kompleks Istana Wakil Presiden.

Bahkan, sewaktu pameran program kemitraan yang belum lama berlangsung, salah satu keluarga Cendana, Siti Hediati Soeharto, memesan sebuah kubah tembaga. “Beliau pesan satu dulu. Kalau bagus baru pesan lagi,” tutur Slamet.

Lelaki asli Boyolali ini memang sejak awal menekuni Kerajinan Tembaga dan Kerajinan Kuningan. Malah, sewaktu masih remaja, ia sudah nyemplung di bisnis ini.

Maklum, di sekitar tempat tinggalnya di Kecamatan Cepo-go, Boyolali, banyak tetangganya menekuni pembuatan perabot rumah tangga dari tembaga dan kuningan/Handicraft Tembaga.

Nah, kebetulan saat itu ada program pelatihan kerja dari Pemerintah Kabupaten Boyolali. Slamet pun tidak mau ketinggalan sebagai peserta pelatihan.

Beruntung, sang pengajar, yakni Sunarno yang dosen sebuah perguruan tinggi seni di Yogya-karta, banyak membantu kemajuan Slamet.

Selepas pelatihan, Sunarno langsung mengajak Slamet bergabung ke bengkel kerja Kerajinan Logam tembaga dan kuningan miliknya di Yogyakarta. “Terus terang saya banyak dapat ilmu di sana,” kenang Slamet.

Selama enam tahun lebih Slamet bekerja dan mengasah ilmu di tempat kerja Sunarno. Dengan bekal pengalaman panjang ini, Slamet lalu mempraktikkannya ke berbagai tempat kerajinan tembaga dan kuningan (Copper Handicraft), mulai dari Yogyakarta, Cila-cap, hingga ke Jakarta.

Bosan malang melintang sebagai pegawai, pada 1993 Sla-met memutuskan untuk pulang kampung. Saat pulang, ia membawa satu cita-cita: dia ingin mengembangkan kerajinan tembaga dan kuningan dengan beragam variasi. Maklum, saat itu warga desanya masih berkutat pada pembuatan alat-alat rumahtangga. “Saya ambil kesempatan ini,” ungkap Slamet.

Dengan modal tidak sampai Rp 1 juta, Slamet membuka bengkel kerajinan (Copper Handicraft) di rumahnya di Desa Tumang Keprabon, Cepogo, Boyolali. Di masa awal usahanya ini, ia baru merekrut dua pekerja. Agar mereka mampu menjadi perajin, Slamet pun melatih mereka lebih dulu.

Usaha ini berjalan mulus. Maklum, Slamet sudah paham betul liku-liku pemasaran produk kerajinan ini. Sehingga, produk Slamet lancar merambah pasar Yogyakarta, Cilacap, dan juga Jakarta.

Uniknya, Slamet malah jarang mendapat pesanan dalam bentuk satuan. Dia lebih sering mengerjakan proyek. Entah itu untuk hotel, masjid, hingga perumahan. “Waktu itu rata-rata omzet saya bisa Rp 100 juta per bulan,” ujar Slamet.

Slamet merasa bersyukur karena BUMN Asuransi mau meminjamkan duit sebesar Rp 25 juta. “Tujuan saya ikut program dari ASEI ini untuk pemasaran produk,” kata dia.

Langkah Slamet memang pas. Saat pameran mitra binaan BUMN itu, produk kerajinannya banyak mendapat perhatian. Kini, pelan tapi pasti, omzet bulanan Slamet telah meraih angka Rp 40 juta.

sumber: weekend.kontan.co.id

Temukan informasi lain mengenai Kerajinan Tembaga - Copper Handicraft - Kerajinan Tembaga Kuningan - Kerajinan Tembaga Logam - Kuningan Tembaga - Handicraft Tembaga - Kerajinan Kuningan - Handicraft Logam - Tembaga Logam - Kerajinan Logam - Tembaga Kuningan - Handicraft Kuningan - Logam Tembaga - Tembaga Copper hanya di Kerajinan Tembaga : Copper Handicraft & Kerajinan Tembaga Kuningan - Kerajinan Tembaga Logam 88db.com
Selengkapnya Sukses dengan Kerajinan Kuningan dan Tembaga

Tembaga Bermanfaat Untuk Kerajinan

Diposting oleh karpetitem on Apr 7, 2009

Kerajinan tembaga di Desa Tumang, Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menembus pasar Amerika dan Australia.
Kerajinan dari desa ini mampu bersaing dan menjaga kualitas produksi hammered handicraft, sehingga permintaan ekspor kerajinan tembaga terus meningkat, kata Eni Dwi Hariani, perajin hammered handicraft tembaga di Desa Tumang, Cepogo, Boyolali, Selasa.

Menurut Eni, produk andalan kerajinan tembaga / kerajinan handicraft ini meliputi bunga, lampu dinding, kaligrafi, dan produk aksesori rumah tangga.
Pesanan kerajinan kuningan yang datang dari Amerika, Australia, dan Belanda di antaranya, kerajinan handicraft vas bunga yang harganya berkisar Rp250 ribu-Rp1 juta, kaligrafi Rp200 ribu-Rp1 juta, kerajinan logam lampu dinding Rp350-Rp900 ribu per unit dan kerajinan logam bak mandi sekitar Rp3,7- Rp7 juta per unit.
Untuk pasar kerajinan kuningan dalam negeri, pesanan datang dari Jakarta, Solo, dan Surabaya.
"40% produk kami untuk pasar ekspor dengan nilai sekitar Rp60 juta per bulan," kata Eni yang juga pemilik kerajinan tembaga "Muda Tama" Tumang.
Ia mengaku, setiap bulannya rata-rata mampu memproduksi sekitar 200 unit dan mempekerjakan 60 orang dan rata-rata menghasilkan uang sekitar Rp 60 juta - Rp70 juta per bulan.

Meskipun demikian, kata Eni, sejumlah perajin tembaga di Tumang ini menghadapi kendala sulitnya mencari bahan baku di pasaran lokal dan harus mendatangkan tembaga dari Korea maupun Italia.
Selain itu, harga bahan baku tembaga juga naik sekitar Rp300 per lembar ukuran 08 milimeter. "Tembaga sebelumnya Rp1,2 juta per lembar, kini naik menjadi Rp1,5 juta."
Kenaikan harga bahan baku membuat perajin terpaksa menaikkan harga jual produksinya.

Perajin lainnya, Supri Haryanto, mengatakan banyak perajin yang menghadapi keterbatasan modal. (*/lin)


http://www.kapanlagi.com/

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Hammered Handicraft - Kerajinan Tembaga - Kerajinan Logam - Kerajinan Kuningan - Kerajinan Handicraft dan Hammered Handicraft & Kerajinan Tembaga:Kerajinan Logam & Kuningan Boyolali Jawa Tengah di 88db.com
Selengkapnya Tembaga Bermanfaat Untuk Kerajinan

Cara Pemilahan Sampah

Diposting oleh Wikey on Mar 18, 2009

Pengolahan sampah yang efektif adalah sinergi dari semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah. Hal ini untuk mengurangi permasalahan sampah yang kian menggunung serta keterbatasan ruang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Berbagai cara pun dilakukan, mulai dari penghematan hingga daur ulang, tapi tetap saja sampah menggunung.

Ada usaha alternatif dan kreatif yang bisa sedikit mengurangi persoalan sampah. Ide ini muncul dari bagaimana mengolah sampah agar menjadi uang. Anda bisa melirik persoalan sampah ini menjadi celah usaha yang menguntungkan.

Banyak
Industri Kerajinan dan Industri Rumahan yang memanfaatkan sampah menjadi Usaha Kerajinan atau Produk Kerajinan. Bagi Industri Kerajinan ini merupakan hal yang positif selain bisa mengurangi masalah sampah juga bisa mengurangi tingkat pengangguran, sedangkan bagi Industri Rumahan ini sangat membantu sekali. Dari Usaha Kerajinan atau Produk Kerajinan mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan, salah satunya dari Kerajinan Kaleng.

Kerajinan Kaleng merupakan bisa menjadi usaha yang sangat bagus. Dengan sedikit sentuhan lukisan pada Kaleng Bekas yang sudah dibersihkan, ini akan mengubahnya menjadi uan

Ada sedikt tips sebelum melakukan pengolahan sampah, terlebih dahulu harus mengetahui apa saja material yang dapat didaur ulang. Dari jenis sampah organik, kita bisa mendaur ulang:

1.Sampah rumah tangga (sampah sisa kegiatan rumah tangga), di antaranya: sayuran dan buah-buahan yang dibuang dalam proses memasak, serta makanan sisa (nasi basi, tulang ikan, dan buah-buahan busuk)

2.Sampah anorganik, diantaranya: botol bekas dari kaca, kertas,
Kaleng Bekas, bekas kemasan kue, rangka meja, besi, dan rangka beton, plastik bekas wadah shampoo, deterjen, ember, dan lainnya.

Ada empat jenis sampah yang perlu di daur ulang (recycle) antara lain sampah plastik, kertas, aluminium, kayu, sampah organik, ban bekas, dan lainnya.

Mengolah sampah plastik adalah sebuah harga mutlak, karena plastik tidak bisa diuraikan oleh tanah. Hal ini bisa mengurangi krisis sampah plastik. Salah satunya adalah mengolah sampah plastik menjadi biji plastik sehingga bisa dimanfaatkan kembali menjadi suvenir pernikahan.

Sumber: http://id.answers.yahoo.com

Temukan informasi lainnya di Industri Kerajinan | Industri Rumahan | Usaha Kerajinan | Produk Kerajinan | Kerajinan Kaleng | Kaleng Bekas dan Industri Kerajinan & Rumahan : Usaha Produk Kerajinan Kaleng Bekas Cilandak Jakarta Selatan di 88db.com
Selengkapnya Cara Pemilahan Sampah

Memburu Kerajinan Tangan Unik Di Pekalongan

Diposting oleh sabuk item on Aug 29, 2008

Pekalongan memang sangat identik dengan batik, namun sekarang kota di pesisir pantai ini pun mulai dikenal dengan berbagai kerajinan tangan unik berupa perkakas rumah tangga yang terbuat dari bahan-bahan alami.
Di kesempatan pulang ke kampung halaman, liburan panjang lalu, saya menyempatkan diri berburu berbagai ragam kerajinan tangan rakyat. Usaha rumahan yang telah digalakkan selama beberapa tahun ini, terbukti menguntungkan bagi masyarakat Pekalongan.

Salah satu sentra membuat kerajinan tangan yang menjadi pilihan pertama saya adalah 'Medono', letaknya tak jauh dari kota sehingga mudah untuk dicapai. Tinggal pilih, mau naik angkot atau becak, semua orang Pekalongan tahu tempatnya.

Sesampainya di sana, saya memasuki sebuah rumah toko yang bernama "Rossa", letaknya di Jl. Dharma Bakti. Di dalamnya, aneka barang kerajinan tangan yang umumnya perkakas rumah tangga ini dijajakan.

Bahan-bahan alami seperti tanah liat, anyaman serat enceng gondok, akar wangi, dedaunan kering, tenun ATBM (alat tenun bukan mesin), kerajinan bambu dan lainnya, di sulap si empunya rumah - yang juga bernama Rossa - menjadi perkakas menarik.
Di outletnya, berbagai barang seperti serbet, taplak meja, sajadah, tempat tissue, sandal, lampu meja dari tanah liat, tas berbagai bentuk dan ukuran, ukiran kayu, yang semuanya terlihat indah dan unik, dipamerkan.

Tapi yang paling membuat saya bahagia, harga barang-barang tersebut tidak membuat kantong jebol, karena ditawarkan dengan harga relatif murah. Orang yang akan menerima pun akan bahagia, sebab bentuknya unik dan menarik.

Salah satu contohnya, aneka tas yang unik dijual sekitar R. 10 ribu hingga Rp. 80 ribu. Sementara pelengkap alat makan, seperti serbet, alas piring dan taplak meja, dijual dengan harga antara Rp. 5.000 sampai Rp. 75.000. Sedang sandal, sajadah hingga hiasan dinding, dibanderol seharga Rp. 10 ribu sampai Rp. 100 ribu.

Bagi yang senang tawar menawar, boleh mengadu kebolehannya, sebab harga barang-barang di atas masih bisa ditawar. Apalagi bila Anda membeli dalam jumlah banyak, atau untuk dijual kembali.
Puas memborong oleh-oleh di Medono, saya langsung cabut menuju sebuah pasar kulakan yang letaknya dipinggiran kota Pekalongan. Namanya Pasar Grosir Setono, nama pasar ini diambil dari nama daerahnya, yaitu Setono.

Di pasar ini, Anda bisa menjumpai jejeran toko yang menjual berbagai barang industri kerajinan khas Pekalongan. Termasuk puluhan toko batik yang tentunya menyediakan produk batik dan batik cirebon, serta toko-toko kerajinan tangan, seperti tenun serat alam dan kerajinan tangan seperti di toko Rossa.

Tujuan saya adalah mampir ke toko 'Fariz' milik Ferry, yang merupakan teman adik saya. Di toko ini, saya menemukan tempat menyimpan koran yang terbuat dari kayu dan tenun surat alam ATBM dengan beragam bentuk dan warna yang sangat menarik. Harga? Luar biasa menarik, karena sebuahnya hanya Rp. 25 ribu.

Barang lainnya yang membuat tangan saya gatal untuk membeli adalah, satu set alas piring dan serbet makan yang dikemas dalam boks cantik, tikar ATBM, tas-tas mungil dari serat alam awrna-warni, kerajianan rotan, sandal dari enceng gondok dan batik, gorden, lukisan kaca serta lainnya.

Bagi penggemar batik, Pekalongan adalah surganya. Anda akan terpuaskan dengan berbagai pilihan melimpah yang tersedia di pusat pasar grosir ini. Sebab hampir setiap toko memiliki produk yang unik dan menarik, tinggal pilih yang sesuai dengan selera Anda.

Bila dibandingkan dengan produk batik yang dijual di pusat-pusat perbelanjaan di Jakarta, dengan produk kerajinan batik yang dijual di sini, sebenarnya hampir sama. Tapi harganya jauh lebih murah, dijamin akan membuat Anda tercengang-cengang!

Itulah secuil cerita mudik saya yang telah menjadi wisata belanja kerajinan Indonesia menyenangkan. Semoga perburuan saya kali ini bisa menjadi panduan bila suatu hari Anda bertandang atau berwisata ke kota kelahiran saya, Pekalongan.

(Anto Chasanny)
http://www.halohalo.co.id/
Selengkapnya Memburu Kerajinan Tangan Unik Di Pekalongan