Showing posts with label baju bekas. Show all posts
Showing posts with label baju bekas. Show all posts

Pakaian Import Lebih Laku

Diposting oleh Wikey on Apr 2, 2009

Barang Pakaian Import tekstil dan produk tekstil (TPT), khususnya pakaian jadi, terus membanjiri berbagai pasar dan minimarket busana di Kota Bandung dan sekitarnya, sehingga meresahkan sejumlah pengusaha pakaian jadi, karena banyak pedagang pakaian lebih memilih produk Cina yang harganya lebih murah.

Produk Pakaian Import asal Cina diakui sejumlah pedagang di Pasar Baru Trade Centre, juga minimarket busana di kawasan Jl Otoiskandardinada lebih diminati pengunjung lokal maupun pengunjung musiman karena kualitas dan modelnya yang lebih tren.

Sirait Situmorang, pengusaha minimarket busana di kawasan Otoiskandardinata, Selasa, mengakui, "kualitas Baju Import Cina lebih bagus daripada produk lokal, selain itu, harganya juga lebih murah dan kami juga dapat untung lebih cepat".

Harga Jual Baju Import anak-anak masih bisa didapat dengan harga Rp. 7.500, celana remaja dan dewasa paling tinggi harganya Rp. 49.900, kemeja Rp. 25.000, pakaian dalam pria wanita paling tinggi Rp. 12.500 per paket, dan pakaian muslim antara Rp. 22.000 hingga Rp. 65.000 per stel.

Hal senada diungkapkan pedagang busana Pakaian Impor di Pasar Baru Trade Centre Lt 5, Handy Kurniawan, "dari satu produk yang sama, keuntungan menJual Pakaian Import mencapai 10-25 persen. Hal ini karena Pakaian Impor lebih murah, sehingga keuntungan menjadi lebih tinggi pada harga yang sama dengan produk lokal", ucapnya.

Sedangkan Cecep, pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Astana Anyar, mengatakan, dirinya memilih menJual Pakaian Impor Cina karena konsumen pembeli kebanyakan lebih menyukai modelnya yang lebih bervariasi.

"Baju Import Cina selain disukai semua golongan masyarakat karena harganya lebih terjangkau, desainnya lebih bervariasi, juga selalu mengeluarkan dengan cepat mode-mode baru, sementara produk lokal mode-modenya kurang variatif juga monoton," kata Cecep. (*/rit)

Sumber: kapanlagi.com

Temukan berbagai informasi lain mengenai Baju Import - Pakaian Import - Jual Baju Impor - Baju Impor - Pakaian Impor - Jual Pakaian Impor - Jual Baju Import - Jual Pakaian Import hanya di Baju Import & Pakaian Impor : Jual Baju Impor & Pakaian Import Jakarta 88db.com
Selengkapnya Pakaian Import Lebih Laku

Kelebihan Baju Impor

Diposting oleh malamjumat on Mar 27, 2009

Apakah Anda pernah mendengar istilah 'ba-be-bo'? atau kependekan dari 'barang bekas bos', atau 'awul-awul'? yang merupakan tempat jualan baju bekas alias second hand yang diimpor entah dari negara mana.

Konon dinamai 'awul-awul' karena baju-baju import itu ditumpuk begitu saja sehingga jadi berantakan, alias awul-awulan (berantakan). Ditambah lagi jika memilih juga harus meng-awul-awul bajunya dari tumpukan.

Nah, Anda yang suka jalan-jalan untuk hunting pakaian, pasti pernah mampir ke showroom tempat jual pakaian impor dadakan maupun yang sudah permanen untuk memilih baju impor berharga 'miring' tersebut.

'Bisnis baju impor' atau 'baju bekas' ini memang tumbuh subur di daerah sub-urban perkotaan, karena karakter konsumennya yang ingin tampil serba branded dengan SES (Social Economic Size) B dan C. Bisnis jual baju import ini bahkan untuk kelas ekonomi A pun seringkali rela berdesak-desakkan, untuk mencari baju atau aksesoris yang mereka inginkan di tempat tersebut.

Di Indonesia sendiri, kemunculan pasar pakaian import ini tidak berjalan merata. Pasar baju bekas di Sumatera, Batam, Kalimantan, dan Sulawesi misalnya, lebih dulu muncul daripada di Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya. Toko baju bekas di sini lazim disebut dengan toko 'baju impor' , karena memang baju-baju bekas itu asalnya dibawa dalam karung-karung besar dari pelabuhan.

Jenis barang yang dijual di toko macam ini bermacam-macam, mulai dari kaos, hem, jaket, celana panjang, sampai selimut-selimut tebal dan bed cover. Harga barang-barang yang dijual di kota-kota yang dekat dengan pelabuhan, biasanya lebih murah daripada di kota-kota lain. Harga jual pakaian import juga bervariasi.

Pada awalnya, konsumen terbesar pakaian impor bekas adalah anak-anak muda. Karena selain soal knowledge, anak muda tentu lebih ter-influence dengan kultur luar negeri, dalam konteks ini, mereka lebih memilih membeli baju bekas karena ingin meniru gaya Kurt Cobain, Ramones, atau Gong Li misalnya.

Pakaian import bekas tercatat ikut membentuk gaya subkultur anak muda yang khusus dan unik. Selain merefleksikan posisi keuangan anak-anak muda yang terbatas, juga menggambarkan gairah akan gaya pakaian-pakaian retro yang otentik dan tidak ada kembarannya. Jenis baju yang dijual di toko-toko pakaian impor bekas biasanya berjumlah terbatas, atau malah hanya tersedia sebanyak satu buah saja, sehingga terkesan lebih personal.

Di sisi lain, khalayak umum yang ikut meramaikan pasar baju import bekas pada akhirnya, memiliki alasan tersendiri, di antaranya adalah soal tuntutan untuk tampil maksimal di setiap kesempatan, atau alasan ekonomis yang kerap mengurungkan niatan untuk belanja Gucci, Luis Vuitton, Prada atau Armani. Bagaimana dengan Anda?.

www.kapanlagi.com

Temukan informasi lainnya mengenai Baju Import - Pakaian Import - Jual Baju Impor - Baju Impor - Pakaian Impor - Jual Pakaian Impor - Jual Baju Import - Jual Pakaian Import hanya di Baju Import & Pakaian Impor : Jual Baju Impor & Pakaian Import Jakarta pada 88db.com
Selengkapnya Kelebihan Baju Impor