Nutrisi Makanan Mengurangi Resiko Penyakit Kronis

Diposting oleh pulat on Oct 4, 2010





Sudah Menjadi rahasia umum bahwa memakan beragam makanan sehat bagus bagi tubuh. Akan tetapi, sibuk aktivitas waktu menyiapkan makanan mungkin membuat orang menjatuhkan pilihan pada tablet multivitamin, suplemen kalsium dan komponen pengganti lainnya. Apakah cara ini bisa membantu?

dikutip para pakar nutrisi makanan, suplemen kemungkinan bisa membantu. Tapi, mereka tetap menekankan bahwa nutrisi dari makanan lebih baik dibandingkan mengonsumsi pil.

namun faktanya, American Dietetic Association telah memperbarui panduan mengenai suplementasi nutrisi makanan dan sekarang menekankan bahwa mengonsumsi beragam makanan kaya nutrisi merupakan cara terbaik mendapatkan nutrisi makanan dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Ada alasan tersendiri Mengapa nutrisi dari makanan lebih baik? "Makanan sangat istimewa," terang Andrea P. Boyar dari Lehman College of the City University of New York. Makanan, lanjut Boyar, bersifat kompleks. Selain itu, nutrisi makanan di dalamnya berinteraksi dengan cara yang berbeda dan lebih menguntungkan dibandingkan nutrisi dalam suplemen. Di samping itu, banyak makanan kaya akan serat,
yang tidak terkandung dalam suplemen multivitamin.

"Nutrisi Makanan masih menjadi pilihan yang ideal," tambah Boyar, seperti dikutip situs healthday.com. Akan tetapi, terang Boyar lagi, makanan yang dimaksud adalah makanan utuh, makanan yang belum diolah atau makanan yang paling sedikit menjalani proses pengolahan.

Walaupun begitu, Boyar dan pakar nutrisi lain mengakui bahwa suplemen seringkali bisa mengisi kekurangan nutrisi dari diet, khususnya vitamin D dan kalsium pada orang tua. Selain kedua suplemen ini, terang Boyar, perempuan juga memerlukan tambahan besi. Dan perempuan usia subur memerlukan suplemen folat, yang telah terbukti mencegah cacat lahir.

Yang perlu diperhatikan bahwa pemakaian suplemen berlebih, lanjut Boyar, dapat  membahayakan kesehatan. Vitamin E dalam dosis besar misalnya, terang dia, justru bisa mengancam kesehatan.


sumber: www.mediaindonesia.com
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

{ 0 komentar ... read them below or add one }