Memilih Program Desain untuk Bikin Website

Diposting oleh Wike Furyandi on Sep 30, 2010




Ada begitu banyak program desain untuk web design yang bisa Anda gunakan. Mulai dari yang open source, gratis, hingga yang bernilai ratusan dollar (kalau memang beli yang asli.. hehehe..). Makanya banyak pilihan juga bisa bikin orang bingung harus menggunakan yang mana. Nah, pembahasan web design pada bulan ini akan diawali dengan artikel yang akan membantu Anda dan saya agar dapat menentukan software mana yang paling pas untuk membuat sebuah desain web yang cantik. Software dan program desain apa saja itu?


Web Editor

Software pada kategori ini hanya bertugas untuk mengolah skrip HTML, CSS, PHP, atau JavaScript yang hanya terdiri dari teks. Jadi sebenarnya gak perlu software berat yang ribet-ribet amat. Hanya dengan Notepad bawaan Windows sebenarnya sudah bisa, tapi menggunakan aplikasi yang bukan dibuat untuk web editor tentu ada kekurangannya.

Dalam suatu file teks bisa saja terdapat berbagai skrip pemrograman web. Maka diperlukan sebuah web editor yang cerdas yang dapat membantu Anda membedakannya. Cara umum yang digunakan web editor adalah dengan memberikan warna yang berbeda pada masing-masing bahasa pemrograman juga perintah-perintahnya.

Salah satu web editor populer adalah Adobe Dreamweaver (dulu bernama Macromedia Dreamweaver). Web editor ini juga menggunakan sistem WYSIWYG (What You See Is What You Get). Jadi desain web yang Anda lihat pada Adobe Dreamweaver itulah yang akan Anda lihat pada browser. Selain fitur membedakan warna (syntax coloring) terdapat juga berbagai fasilitas lain yang banyak membantu seorang web designer.

Kalau mau cari yang gratisan tapi hebat maka pilihan saya jatuh kepada Notepad++. Berbagai macam bahasa pemrograman juga didukungnya, kira-kira ada 48 bahasa pemrograman. Kekurangannya adalah Notepad++ bukan web editor WYSIWYG. Jadi Anda hanya akan melihat skrip yang berisi kumpulan sintaks pemrograman tanpa melihat tampilan aslinya sedikitpun. Oleh sebab itu biasanya Notepad++ jarang digunakan oleh web designer pemula karena lebih ditujukan bagi mereka yang suka coding secara murni. Jadi mau pilih Adobe Dreamweaver atau Notepad++? Ya, terserah Anda.


Graphic Application

Para web desainer senior menyarankan untuk menggunakan aplikasi grafis dan
program desain yang populer saat mendesain web. Alasannya adalah ada banyak komunitas desainer yang juga menggunakannya sehingga berbagi pengalaman dan pemecahan masalah menjadi lebih cepat dan mudah ketimbang menggunakan aplikasi yang tidak populer. Tutorial yang ada untuk aplikasi grafis yang populer juga lebih banyak sehingga Anda dapat menjadi lebih banyak berkreasi sesuai dengan kebutuhan desain Anda. Untuk urusan mengolah gambar pilihan utama saya adalah Adobe Photoshop. Tidak ada istilah tawar menawar lagi untuk menggantikan aplikasi yang hebat, canggih, dan populer ini.
Web Server

Aplikasi Web Server ini Anda butuhkan jika website Anda menggunakan bahasa pemrograman selain HTML. Misalnya PHP atau ASP. Tugas aplikasi ini adalah mensimulasikan komputer kita menjadi sebuah server situs web. Jadi untuk mengetes tampilan website/blog yang kita buat tidak perlu menggunakan koneksi internet betulan. Caranya cukup dengan mengakses alamat standar website/blog kita yaitu http://localhost/.

Untuk CMS blog seperti WordPress yang menggunakan bahasa PHP & MySQL, ada begitu banyak aplikasi web server. Namun pilihan saya hingga saat ini adalah WampServer. Kestabilan, tampilan, serta kompatibilitas Wamp sudah tidak meragukan lagi. Sudah 2 tahun lebih saya menggunakan WampServer. Keuntungan yang jelas dengan menggunakan web server adalah biaya koneksi Internet yang tidak diperlukan bisa ditekan. Karena pengerjaan desain website/blog sepenuhnya dilakukan dikomputer kita tapi kondisinya seolah-olah sedang online di Internet.

sumber: dhinata.com

{ 0 komentar ... read them below or add one }