Penemuan Penting Dalam Ilmu Kecantikan

Diposting oleh Tukang Tambal Ban on Dec 16, 2009




Dalam era modern ini, para wanita begitu dimanjakan dengan berbagai produk yang dapat membantu kecantikan wanita. Namun pernahkah kita merasa bersyukur hidup di jaman ini? Pernahkah anda membayangkan orang jaman dahulu harus menggunakan krim yang lengket dan tidak meresap di kulit untuk melindungi dari sinar matahari? Oleh karena itu, ada baiknya kita sedikit mengetahui bagaimana sejarah penemuan penting dalam dunia kecantikan.
Abad 18 merupakan awal terciptanya banyak penemuan dalam dunia kecantikan manusia. Tahun 1846 di Amerika, Theron T. Pond menemukan bahwa sari pati teh witch hazel dapat menyembukan goresan kecil pada luka, yang kemudian saat ini dikenal dengan nama Pond’s Extract. Tahun 1859, Robert A. Chesebrough menemukan getah kayu mentah yang disuling menjadi gel berwarna terang, dan kemudian dikenal dengan nama Vaseline. Tahun 1870, Dr. Charles Browne membuat pelembab bibir yang terbuat dari lilin tanpa sumbu dan dibungkus dengan kertas timah yang saat ini dikenal dengan nama lip balm. Di tahun 1890, ditemukan bedak tabur yang aman digunakan oleh bayi dan orang dewasa yang dibuat oleh Johnson & Johnson. Masih di tahun yang sama, Alexandre Gidefoy menciptakan hair dryer pertama, dimana sebelumnya merupakan adaptasi dari mesin penghisap debu
Kemudian berlanjut memasuki abad 19, dimulai tahun 1900an Charles Nestle menciptakan alat pengeriting rambut pertama yang masih sederhana. Tahun 1905, Sarah Breedlove McWilliams Walker menemukan sebuah metode untuk menghaluskan rambut wanita negro dengan menggunakan sisir panas. Tahun 1916, Bobby Pins mempopulerkan jepit rambut untuk pertama kali di amerika. Tahun 1923, Leo Gerstenzang menciptakan kapas yang disematkan pada plastic tipis dan saat ini dikenal dengan nama Cotton Bud. Tahun 1930, HA Milton Blake menciptakan krim yang dapat mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari. Tahun 1937, Alfred Woelbing menciptakan balsam dari bahan menthol, camphor, dan phenol untuk mengatasi kulit kering dan pecah-pecah. Tahun 1940, Helen Barnet menciptakan deodorant dalam bentuk roll on. Tahun 1944, Benjamin Greene menciptakan suntan cream untuk melindungi kulit tentara dari sinar matahari, dimana awalnya krim tersebut masih lengket dan berwarna merah, namun kemudian terus dikembangkan menjadi tabir surya UVA dan UVB di tahun 80an. Tahun 1946, Estee Lauder membuat produk kosmetik dalam bentuk cream dan lotion.


http://divadivo.net

{ 0 komentar ... read them below or add one }