Memilih Oleh-oleh Perjalanan Wisata

Diposting oleh malamjumat on Jul 17, 2009


Belanja souvenir merupakan salah satu kegiatan yang disukai banyak orang saat berwisata. Pelaku bisnis di industri pariwisata pun melihat wisatawan sebagai pasar yang potensial. Maka, munculah istilah wisata belanja souvenir: berwisata sambil belanja souvenir atau belanja souvenir sambil berwisata. Obyek wisata belanja souvenir seperti mal dan plasa pun bertumbuhan.

Jika Anda memang berniat melakukan wisata belanja souvenir dan uang bukan masalah, Anda tinggal membuat daftar barang yang ingin dibeli serta daftar lokasi yang hendak dituju. Tetapi jika kantong Anda cekak dan merasa perlu membeli souvenir khas dari daerah yang dikunjungi, untuk kenang-kenangan atau sekedar oleh-oleh, Anda perlu kiat khusus saat belanja souvenir agar perjalanan Anda bisa tetap berlangsung mulus dan menyenangkan.


Apa saja kiatnya? Langkah pertama, Anda tetap harus membuat daftar sebelum ke
souvenir store, atau paling tidak tahu persis apa yang ingin dibeli. Selanjutnya, tentukan plafon anggaran yang akan digunakan. Jangan sampai besar pasak daripada tiang.


Setelah itu, cari informasi tentang tempat penjualan barang-barang
gifts souvenir yang ingin Anda beli. Informasi itu bisa dapatkan dari berbagai sumber (internet atau koran). Salah satu sumber jitu adalah masyarakat lokal.


Di
souvenir store, jangan terbuai program diskon atau promosi. Program diskon yang tampak jor-joran bisa mendorong Anda membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Jika akhirnya tergoda, teliti dengan cermat barang yang akan dibeli.


Carilah harga
gifts souvenir termurah untuk barang dengan kualitas yang kurang lebih sama. Karena itu, jangan lupa melakukan penawaran. Lakukan penawaran dengan tenang, jangan menunjukkan kesan Anda sangat tertarik pada suatu barang. Ajukan harga penawaran setengah dari harga diajukan penjual.


Belanja souvenirlah dengan tenang, jangan terburu-buru. Hindari belanja souvenir saat jam sibuk atau jika Anda tidak punya cukup waktu.


www.kompas.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

{ 0 komentar ... read them below or add one }